Kolaborasi Alodokter dan Pemerintah Gelar Pelatihan Vaksinator Massal
Logo BeritaSatu

Kolaborasi Alodokter dan Pemerintah Gelar Pelatihan Vaksinator Massal

Kamis, 8 April 2021 | 14:54 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Jakarta, Beritasatu.com – Alodokter, platform kesehatan digital di Indonesia, berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah (Puslatkesda), dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengadakan pelatihan vaksinator massal untuk membantu percepatan program vaksinasi pemerintah, yang menargetkan lebih dari 180 juta orang Indonesia telah divaksin pada Kuartal I-2022.

Pelatihan tersebut menargetkan lebih dari 10.000 tenaga kesehatan untuk berpartisipasi dan mendapatkan sertifikasi vaksinator Covid-19.

Seperti diketahui, pemerintah telah melakukan secara gencar langkah-langkah pemutusan rantai penularan Covid-19 secara cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergis. Respons masyarakat Indonesia terhadap program vaksinasi pemerintah serta pelaksanaannya cenderung positif dan antusias. Namun, harus diakui jumlah dan sebaran vaksinator juga menjadi kunci kecepatan vaksinasi.

Beberapa daerah telah mengalami kendala terbatasnya kecepatan penyuntikan vaksin per hari diakibatkan kurangnya jumlah vaksinator. Rasio vaksinator dan populasi harus dapat diseimbangkan sehingga target vaksin harian bisa tercapai. Inilah sebabnya dibutuhkan segera program-program yang dapat mencetak lebih banyak vaksinator.

“Tenaga dan logistik adalah dua hal yang harus kita perhatikan saat ini untuk memperlancar proses vaksinasi. Setelah mengikuti pelatihan, maka peserta akan mampu melakukan pelayanan vaksinasi Covid-19 sesuai dengan protokol, yang antara lain menjelaskan epidemiologi dan patofisiologi Covid-19, melakukan microplanning dan pengelolaan rantai dingin vaksin, melakukan pelayanan vaksinasi, melakukan pencatatan dan pelaporan vaksinasi, melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan vaksinasi, serta melakukan surveilans Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Ini mengapa pelatihan sangat penting karena vaksinator harus bersertifikat,” ujar Kepala Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah Provinsi DKI Jakarta, dr. Nisma Hiddin SH, MH, dalam virtual press conference, Rabu (7/4).

Ditambahkan oleh Kepala Seksi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dr. Verry Adrian M.Epid, bahwa upaya memutuskan mata rantai penularan virus Covid-19 melalui upaya pemberian vaksin merupakan upaya kesehatan masyarakat paling efektif dan efisien.

“Kami optimis bahwa Indonesia akan segera pulih dengan adanya pelatihan-pelatihan virtual seperti ini. Kita semua harus bertindak dengan cepat dan tepat agar capaian vaksinasi di lapangan maksimal. Metode pelatihan akan dilaksanan secara full online dengan platform yang paling mudah diikuti oleh semua peserta,” katanya.

Sekretaris IDI Wilayah DKI Jakarta dr. Fery Rahman, MKM mengatakan, bahwa upaya sosialisasi terkait program vaksinasi yang promotif telah berjalan dengan baik, sekarang saatnya fokus pada penatalaksanaan vaksinasi yang merata di Indonesia.

“IDI telah secara konsisten melakukan pelatihan vaksinator dari akhir tahun kemarin guna persiapkan sumber daya manusia saat vaksin terlah tersedia. Kolaborasi pelatihan massal seperti ini sangat dibutuhkan sekarang agar seluruh daerah di Indonesia terjangkau,” ujarnya.

Program Pelatihan Vaksinator tersebut akan dilaksanakan dalam tiga gelombang di mana gelombang pertama telah dimulai pada awal pekan ini. Sementara itu, sertifikat akan diberikan kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan memenuhi persyaratan yaitu telah mengikuti minimal 95% dari keseluruhan jumlah jam pembelajaran, serta memenuhi nilai minimal 70 dari hasil evaluasi dari pelatihan.

Presiden Direktur & Co-founder Alodokter Suci Arumsari menyampaikan bahwa Alodokter melalui Alomedika merasa bangga dilibatkan dalam program kolaborasi pelatihan vaksinator akbar ini. Pihaknya percaya pemanfaatan teknologi digital secara optimal dapat memberi peluang yang lebih besar bagi percepatan vaksinasi di Indonesia.

“Pelatihan vaksinator ini sesuai dengan misi Alomedika untuk membantu pelaku industri kesehatan di era health-tech meningkatkan mutu pelayanan medis. Saat ini Alomedika adalah komunitas dokter terbesar di Indonesia dengan lebih dari 40.000 dokter begabung didalamnya. Komunitas ini berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan para dokter dengan menyediakan berbagai fitur seperti, SKP Points, informasi, panduan, forum, serta kesempatan bekerja. Alodokter selalu memberi yang terbaik dari apa yang kami miliki untuk dapat wujudkan Indonesia bebas Covid-19,” kata Suci.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bahan Belum Lengkap, Raker DPR dengan Menkes, BPOM, dan Bio Farma Diskors

Raker akan kembali dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB.

KESEHATAN | 8 April 2021

Satgas: PPKM Mikro Diperluas untuk Antisipasi Liburan Ramadan dan Idulfitri

20 provinsi akan menjalankan PPKM mikro sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 7 Tahun 2021 tentang PPKM berbasis mikro.

KESEHATAN | 8 April 2021

Tingkat Kebugaran Erat Kaitannya dengan Aktivitas Fisik

Meskipun dalam situasi pandemi perilaku hidup sehat aktif harus tetap dilakukan.

KESEHATAN | 7 April 2021

"Gerakan Berikan Protein" Jadi Solusi Hidup Sehat dan Peluang Hilirisasi Olahan Perikanan

“Gerakan Berikan Protein” pada 6 April 2021 jadi solusi gaya hidup sehat sadar protein.

KESEHATAN | 7 April 2021

Persentase Kasus Aktif Sudah Single Digit, Airlangga : Tetap Harus Berhati-Hati

Meski persentase kasus aktif Covid-19 di Indonesia sudah "single digit", Airlangga Hartarto mengingatkan masyarakat untuk tetap hati-hati.

KESEHATAN | 7 April 2021

9,1 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 di Indonesia

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama sampai Rabu (7/4/2021), telah mencapai 9,1 juta lebih.

KESEHATAN | 7 April 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 77.496

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Rabu (7/4/2021) jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 77.496.

KESEHATAN | 7 April 2021

Update Covid-19: Tambah 4.860, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.547.376

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Rabu (7/4/2021) sebanyak 4.860. Total kasus positif Covid-19 di Indonesia jadi 1.547.376.

KESEHATAN | 7 April 2021

Mengenal Meningitis, Penyakit yang Merenggut Nyawa Glenn Fredly

Meningitis merupakan peradangan pada meningen atau selaput otak.

KESEHATAN | 7 April 2021

Studi: Sepertiga Penyintas Covid-19 Alami Gangguan Otak dan Jiwa

Satu dari tiga penyintas Covid-19 didiagnosis dengan gangguan otak atau kejiwaan dalam waktu enam bulan.

KESEHATAN | 7 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS