Vaksin Nusantara Disebut Buatan Asing, BPOM: Masyarakat yang Menilai
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 473 (4)   |   COMPOSITE 5928 (47)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1400 (9)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 165 (0)   |   IDX30 468 (4)   |   IDX80 126 (1)   |   IDXBASIC 1227 (14)   |   IDXBUMN20 356 (2)   |   IDXCYCLIC 731 (3)   |   IDXENERGY 739 (8)   |   IDXESGL 128 (1)   |   IDXFINANCE 1321 (7)   |   IDXG30 132 (2)   |   IDXHEALTH 1286 (3)   |   IDXHIDIV20 414 (2)   |   IDXINDUST 951 (5)   |   IDXINFRA 866 (3)   |   IDXMESBUMN 101 (0)   |   IDXNONCYC 729 (12)   |   IDXPROPERT 870 (4)   |   IDXQ30 134 (0)   |   IDXSMC-COM 279 (2)   |   IDXSMC-LIQ 330 (4)   |   IDXTECHNO 3335 (-5)   |   IDXTRANS 1037 (14)   |   IDXV30 125 (1)   |   INFOBANK15 950 (3)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 403 (3)   |   ISSI 174 (1)   |   JII 570 (7)   |   JII70 202 (2)   |   KOMPAS100 1121 (10)   |   LQ45 880 (8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1578 (13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 299 (2)   |   PEFINDO25 291 (6)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 291 (3)   |   SRI-KEHATI 338 (2)   |   TRADE 872 (0)   |  

Vaksin Nusantara Disebut Buatan Asing, BPOM: Masyarakat yang Menilai

Selasa, 13 April 2021 | 15:07 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JEM

Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito menyerahkan kepada masyarakat terkait penilaian apakah vaksin Nusantara bisa dikategorikan vaksin buatan dalam negeri atau asing. Penny mengatakan BPOM mempunyai tanggung jawab untuk memberikan informasi yang benar terkait pengembangan vaksin Nusantara termasuk alasan mengapa tidak lolos tahap uji klinis fase 1.

“Apakah itu kriteria disebut vaksin dalam negeri atau vaksin anak bangsa, saya kira silakan masyarakat yang menilai,” kata Penny di sela-sela workshop pengawalan vaksin Merah Putih di Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Dalam rapat kerja dengan Komisi IX, Kamis (8/4/2021), Penny mengatakan keterlibatan tim peneliti asing sangat dominan. Pasalnya, sejak tahap awal tim peneliti asing yang menjelaskan, membela, berdiskusi dan memproses tentang pengembangan vaksin Nusantara. Penny juga menyebut vaksin Nusantara memakai komponen dari luar negeri.

“Di dalam pembahasannya tim peneliti asinglah yang menjelaskan, yang membela dan berdiskusi, yang memproses pada saat kita hearing tersebut, dan terbukti proses pelaksanaan uji klinik, proses produksinya dilakukan oleh tim peneliti asing dari AIVITA,” kata Penny saat rapat kerja dengan Komisi IX, Kamis (8/4/2021).

Saat dikonfirmasi ulang apakah BPOM menganggap vaksin Nusantara sebagai buatan asing, Penny mengatakan, semua tergantung kesimpulan masyarakat.

“Apa kriteria disebut vaksin dalam negeri atau vaksin anak bangsa? Saya kira silakan masyarakat yang menilai tapi BPOM memberikan informasi apa adanya bahwa mengandung komponen antigen, growth factor yang memang produk impor,” ujar Penny, hari ini.

Menurut Penny, penjelasannya akan meluruskan berbagai klaim yang muncul terkait vaksin Nusantara.

“Ini akan meluruskan berbagai klaim yang disampaikan yang saya kira akan mempengaruhi masyarakat juga dalam mengambil keputusan bahwa itu memang produk impor,” katanya.

Dalam raker dengan Komisi IX, Kamis lalu, Penny mengatakan peneliti asing dalam pengembangan vaksin Nusantara berasal dari AIVITA Biomedical, Amerika Serikat (AS). Sedangkan, peneliti dari RSUP dr. Kariadi tidak ikut serta dalam uji klinis fase I, namun hanya mengikuti training, menonton saja, bukan melakukan langsung.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Begini Cara Meccaya Tingkatkan Imunitas Lansia di Masa Pandemi

Peduli lansia, Meccaya sumbangkan 1.000 paket donasi ke Pantri Wreda dan Puskesmas.

KESEHATAN | 13 April 2021

BPKP Selesaikan Reviu Tunggakan Insentif Tenaga Kesehatan Tahun 2020

Menteri Kesehatan dan Kepala BPKP sepakat untuk mempercepat reviu tahap berikutnya agar hak-hak tenaga kesehatan yang tertunda dapat segera direalisasikan.

KESEHATAN | 13 April 2021

BPOM: Silakan Perbaiki Prosedur Vaksin Nusantara

Proses uji klinis oleh BPOM mengutamakan kelayakan mutu dan kualitas untuk bisa dipakai dalam uji klinis kepada manusia.

KESEHATAN | 13 April 2021

Kepala BPOM Bantah Pilih Kasih dalam Uji Klinis Vaksin Nusantara

Penny menegaskan BPOM mendukung setiap pengembangan vaksin anak bangsa, baik itu vaksin Merah Putih maupun vaksin Nusantara.

KESEHATAN | 13 April 2021

Efektivitas Vaksin Tidak Perlu Dikhawatirkan

Masyarakat diminta tidak mengkhawatirkan pernyataan otoritas kesehatan Tiongkok yang menyebut efektivitas vaksin Covid-19 buatannya rendah.

KESEHATAN | 13 April 2021

Tes Covid-19 Bisa Lewat Pemindaian Mata, Akurasi 95%

Semic RF, satu perusahaan yang berbasis di Munich berharap dapat membantu mengantarkan era baru pengujian Covid-19 dengan pemindaian mata

KESEHATAN | 13 April 2021

Manfaat Prebiotik dan Probiotik Saat Anak Menjalankan Puasa

Menurut dr Muliaman, salah satu jenis prebiotik yang diakui secara ilmiah adalah serat pangan inulin.

KESEHATAN | 13 April 2021

Ini Salah Satu Cara Agar Tampil Awet Muda

Meminum suplemen dengan kolagen berkadar tinggi serta makanan yang berserat menjadi salah satu cara agar dapat tampil awet muda.

KESEHATAN | 12 April 2021

BEM UI Minta Pengembangan Vaksin Nusantara Jangan Abaikan Prosedur

Tudingan Komisi IX DPR yang menyatakan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tidak mendukung vaksin Nusantara mendapat kritikan dari sejumlah kalangan

KESEHATAN | 12 April 2021

Kementerian Kesehatan: Vaksin Astrazeneca Masih Direkomendasikan WHO

Hingga saat ini World Health Organization (WHO) masih merekomendasikan vaksin Astrazeneca untuk program vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 12 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS