IDI: Vaksin Tiongkok Masih Layak, Efikasi di Atas Ambang Batas
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

IDI: Vaksin Tiongkok Masih Layak, Efikasi di Atas Ambang Batas

Rabu, 14 April 2021 | 08:30 WIB
Oleh : JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Iris Rengganis mengatakan vaksin buatan Tiongkok masih layak digunakan, karena efikasi vaksin buatan Tiongkok seperti Sinovac, masih di atas ambang batas yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia, WHO (World Health Organization).

"Pokoknya WHO mengumumkan efikasi 50% minimal. Jadi apa pun yang di atas 50% itu layak. Yang penting dia aman," kata Ketua Tim Advokasi Pelaksanaan Vaksinasi sekaligus Juru Bicara dari PB IDI Iris Rengganis dalam keterangan pers diterima di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Menurut Iris Rangganis, uji coba maupun uji klinis vaksin Sinovac sudah dilakukan. Ia menyebut, di Brasil hasil uji menunjukkan angka 50,4% atau 50,3% untuk Sinovac.

"Karena kita butuh di masa pandemi, jadi kita tidak terlalu lihat merek lagi saat ini," kata dia.

Yang terpenting, kata dia lagi, vaksinnya tersedia dan aman. Soal efektivitas, menurut dia, tidak perlu menjadi persoalan yang sampai diributkan.

"Nanti masalah efektivitas kan sambil berjalan. Kalau perlu nanti diulang, jadi enggak perlu diributkan. Yang penting dari WHO bisa lolos efikasinya. Segala penelitian kita lihat efektivitas vaksin," katanya pula.

Dia menuturkan efikasi vaksin tidak memiliki dampak pada kesehatan. Kemudian, menurutnya lagi, juga tidak akan meracuni penerima vaksin, sehingga vaksin tetap aman digunakan.

Ia mengatakan, efikasi vaksin Covid-19 tidak bisa dibandingkan karena efikasi tiap negara berbeda-beda.

"Kita lihat saja sambil waktu berjalan nanti efektivitas vaksin yang akan kita lihat nantinya," ujarnya pula.

Lebih lanjut dia mengatakan, rencana mendatangkan vaksin Moderna dan Pfizer dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan di Tanah Air.

Menurut dia, sekitar 70% masyarakat Indonesia ditargetkan menerima vaksinasi Covid-19. Karena itu, vaksin yang dibutuhkan tentunya lebih banyak.

"Jadi, membutuhkan vaksin lebih banyak, kita menginginkan dari negara lain, untuk memenuhi kebutuhan, agar herd immunity tercapai," ujar Iris.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas: Indonesia Terus Berupaya Kurangi Ketergantungan Vaksin Luar Negeri

Wiku menuturkan, mendorong produksi vaksin dalam negeri karena berkaca dari embargo yang dilakukan oleh India terhadap vaksin karena kasus Covid-19 melonjak.

KESEHATAN | 14 April 2021

Waspada Gejala Long Covid Bagi Penderita Penyakit Kronis

Penderita penyakit kronis yang telah sembuh dari Covid-19 harus tetap menjalankan kepatuhan pengobatan. Ini karena meski sudah negatif, namun mereka masih merasakan gejala Covid-19 dalam waktu lama atau disebut Long Covid.

KESEHATAN | 13 April 2021

Antisipasi Varian E484K: Disiplin Protokol Kesehatan dan Vaksinasi

Selain itu, mobilitas juga perlu dibatasi.

KESEHATAN | 13 April 2021

Ini Trik Terhindar dari Sakit Mag Saat Berpuasa

Untuk mengantisipasi sakit mag saat berpuasa bisa juga dengan mengonsumsi madu hijau.

KESEHATAN | 13 April 2021

BPOM: Vaksin Merah Putih Buatan Unair Diproduksi Akhir 2021

BPOM menyatakan vaksin Merah Putih dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya sudah memasuki uji praklinis pada hewan sejak 9 April lalu.

KESEHATAN | 13 April 2021

PABOI Evakuasi Pasien Patah Tulang Belakang dari Lembata

Tim PABOI saat ini juga membuka bantuan donasi alat medis dan obat-obatan bagi para korban badai siklon di Lembata, NTT.

KESEHATAN | 13 April 2021

Eijkman: Vaksin Covid-19 Masih Efektif untuk Varian E484K

Amin mengatakan Indonesia dan negara-negara di dunia masih menggunakan vaksin Covid-19 yang ada saat ini.

KESEHATAN | 13 April 2021

MUI: Vaksinasi Covid-19 Dapat Dilakukan di Masjid Pada Ramadan

Pelaksanaan vaksinasi di masjid dinilai dapat menjadi solusi atas permasalahan vaksinasi bagi masyarakat kelompok lansia.

KESEHATAN | 13 April 2021

Dari 6 Vaksin Merah Putih, Unair dan Eijkman Tercepat

Platform yang dipakai Unair adalah inactivated virus, sedangkan Eijkman memakai platform protein rekombinan dengan ekspresi ragi (yeast).

KESEHATAN | 13 April 2021

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 10,3 Juta

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah orang yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis pertama sampai hari ini, Selasa (13/4/2021), mencapai 10,3 juta lebih.

KESEHATAN | 13 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS