Ahli: Pengembangan Vaksin Nusantara Harus Berstandar GMP
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ahli: Pengembangan Vaksin Nusantara Harus Berstandar GMP

Kamis, 15 April 2021 | 22:12 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ahli Biologi Molekuler, Ahmad Utomo mengatakan, pengembangan Vaksin Nusantara harus memenuhi Good Manufacturing Practice (GMP). Hal ini untuk mengantisipasi sel yang akan dimasukkan atau disuntikkan kembali ke tubuh individu tersebut tidak terkontaminasi dan steril.

Ahmad menyebutkan, pengembangan sel dendritik ini ditumbuhkan di luar tubuh manusia, yakni membutuhkan laboratorium yang steril. “Berarti kualitas ruangnya itu seperti di industri farmasi, harus betul-betul steril, maka semua pabrik farmasi di Indonesia itu standar produksinya GMP atau dalam bahasa Badan POM itu cara pembuatan obat yang baik,” kata Ahmad saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (15/4/2021).

Oleh karena itu, Ahmad mempertanyakan pengembangan Vaksin Nusantara di RSUP Dr Kariadi. Pasalnya, menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), fasilitas pengembangan vaksin Nusantara di RSUP Dr Kariadi belum memenuhi standar GMP yang mutlak.

Ahmad menjelaskan, pengembangan vaksin sel dendritik ini harus ekstra hati-hati. Pasalnya, secara prosedur apabila pengendalian mutu tidak memenuhi standar akan membahayakan. Salah satu mengantisipasi sel tersebut berjamur ataupun tertukar.

“Sel ini kan harus sel diri sendiri, tentu akan aman sekali kalau steril. Tapi, kalau bicara terkontaminasi jamur dan kuman tentu jadi masalah,” ucap dia.

Selanjutnya, Ahmad mengatakan, Vaksin Nusantara ini tidak dapat dikembangkan untuk massal, karena jumlah rumah sakit yang memiliki tempat produksi layaknya perusahan farmasi untuk kembangkan Vaksin Nusantara tidak memadai.

“Kalau di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, tentu canggih sekali, tetapi emang RSPAD satu cukup untuk mengvaksinasi puluhan juta orang Indonesia,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ahli: Efektivitas dan Efikasi Vaksin Nusantara Sulit Diukur

Sangat sulit mengukur efektivitas dan efikasi vaksin Nusantara dapat menahan gejala pasca efikasi Covid-19.

KESEHATAN | 15 April 2021

BPOM: Vaksin Nusantara Tidak Lakukan Uji Praklinik

BPOM menemukan bahwa vaksin Nusantara tidak didahului oleh uji praklinik sebagai protokol penting untuk vaksin yang aman.

KESEHATAN | 15 April 2021

Ahli: Pengembangan Vaksin Nusantara Bukan Inovasi Anak Bangsa

Pengembangan vaksin Nusantara tidak dapat dikatakan inovasi anak bangsa pasalnya, inovasinya berasal dari Aivita Biomedica Inc, Amerika Serikat.

KESEHATAN | 15 April 2021

Kulit Kehilangan Elastisitas Seiring Bertambahnya Usia

Tidak hanya jerawat dan flek hitam, polusi juga menyebabkan kulit juga lebih cepat mengalami penuaan dini dan kehilangan elastisitas.

KESEHATAN | 15 April 2021

Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Sinergi Data dengan Kemnaker

BPJS Kesehatan akan optimalkan integrasi data dan aplikasi Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan (WLKP) dengan aplikasi Perluasan Kepesertaan Pekerja.

KESEHATAN | 15 April 2021

5.713.404 Warga Indonesia Telah Divaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan sebanyak 5.713.404 warga Indonesia telah mendapatkan dosis vaksinasi Covid-19 secara lengkap.

KESEHATAN | 15 April 2021

BPOM: 71,4% Subjek Uji Klinik Fase I Vaksin Nusantara Alami Kejadian Tak Diinginkan

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan rilis terkait dengan uji klinik Vaksin Nusantara.

KESEHATAN | 15 April 2021

Pentingnya Jaga Imunitas Saat Ramadan

Konsumsi herbal habbatussauda, meniran, dan jahe juga bisa menjadi alternatif dalam memenuhi kebutuhan nutrisi dan meningkatkan imunitas di bulan Ramadan.

KESEHATAN | 15 April 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 74.583

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Selasa (13/4/2021) jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 74.583.

KESEHATAN | 15 April 2021

Update Covid-19: Tambah 6.177, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.589.359

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia Kamis (15/4/2021) sebanyak 6.177. Total kasus positif di Indonesia menjadi 1.589.359.

KESEHATAN | 15 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS