DPR: Risiko Uji Klinis Fase II Vaksin Nusantara Tanggung Jawab Relawan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

DPR: Risiko Uji Klinis Fase II Vaksin Nusantara Tanggung Jawab Relawan

Minggu, 18 April 2021 | 09:14 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, uji klinis fase II pengembangan vaksin Nusantara tidak berkaitan dengan nyawa masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Uji klinis itu hanya berkaitan dengan relawan yang telah bersedia terlibat dalam uji klinis.

“Relawannya saja mau uji klinis dengan sekian risikonya. Kami saat mau jadi relawan itu RSPAD Gatot Soebroto bertanya, dikasih penjelasan, disuruh baca, dikasih pengertian dulu, lalu dikasih gambaran ada konsekuensi seperti apa. Seperti halnya gambaran uji klinis yang lain kami lakukan,” kata Melki pada pada acara dialog virtual Polemik Trijaya tentang Siapa Suka Vaksin Nusantara, pada Sabtu (17/4/2021).

Melki menambahkan, para peneliti memberi penjelasan terperinci terkait dengan pelaksanaan uji klinis fase II vaksin Nusantara. Bahkan, setelah penjelasan, peneliti kembali bertanya mengenai kesiapan dari relawan.

Selain itu, para peneliti juga memberi penjelasan, bagi relawan yang tidak lolos uji klinis bisa masuk dalam pengobatan pribadi.

“Misalnya, kayak saya ya. Kalau saya sakit tertentu dan punya kategori tertentu, tidak memenuhi syarat uji klinis berarti saya untuk pengobatan pribadi saya, bukan untuk peserta uji klinis. Sampai itu pun kita bahas,” ucapnya.

Ditambahkan Melki, menjadi relawan itu keinginan pribadi masyarakat. Hanya BPOM saja yang tidak memberi dukungan. Seharusnya hal tersebut bisa dilakukan kecuali mengeluarkan emergency use of authorization (UEA) buat jutaan orang. Untuk EUA, menurutnya, boleh ditentang BPOM.

Sedangkan uji klinis ini fase II ini telah ada keputusan bersama pada rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR yang juga melibatkan para ahli dengan pembahasan secara saintifik ilmiah yang digelar secara terbuka terkait pengembangan vaksin Nusantara.

Melki juga menjelaskan, pengembangan vaksin Nusantara pada tahap uji klinis fase II dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto ini sesuai anjuran dari BPOM. Oleh karena itu, Melki berharap BPOM menghormati hasil keputusan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR yang telah dibahas dan diputuskan bersama.

“Kericuhan ini karena BPOM tidak konsisten menjalankan apa yang sudah menjadi keputusan dan hasil pembicaran bersama yang sudah berkali-kali dari RSUP Kariadi dan Komisi IX. Tetap saja masih keukeuh seperti ini. Jadi justru kita bertanya-tanya maksudnya apa BPOM ngotot kayak gini,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Melki Tegaskan Dukungan pada Vaksin Nusantara Tak Ada Kaitan dengan Bisnis

Apabila ada kehadiran vaksin Nusantara akan berkurang kuota yang dianggarkan untuk membeli vaksin impor.

KESEHATAN | 18 April 2021

Jadi Relawan, Melki Laka Lena Beberkan Cikal Bakal Vaksin Nusantara

Terawan Agus hanya menerjemahkan keinginan Presiden Joko Widodo agar Indonesia mendapatkan vaksin yang bisa menjangkau semua usia.

KESEHATAN | 18 April 2021

Soal Kejadian Tidak Diinginkan Uji Coba Vaksin Nusantara, Ini Penjelasan Pakar

Ketika penelitian akan dimulai, maka harus mengajukan nama proposal.

KESEHATAN | 18 April 2021

Hindari Embargo Vaksin Covid-19, Terawan Ajak Semua Pihak Bantu Pemerintah

Terawan Agus Putranto mengajak semua pihak untuk membantu pemerintah menghindari dan mengantisipasi embargo dari negara-negara produsen vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 17 April 2021

Prudential Luncurkan Sentra Vaksinasi Covid-19

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Kemkes dan Dinkes DKI Jakarta menargetkan 45.000 peserta dalam periode 8 bulan.

KESEHATAN | 17 April 2021

Tip Puasa Sehat untuk Pasien Diabetes

Perubahan kebiasaan dan pola makan akan sangat berpengaruh terhadap metabolisme tubuh pasien diabetes di bulan Ramadan.

KESEHATAN | 17 April 2021

Ini Penjelasan Kepala Eijkman tentang Sel Dendritik Jadi Bahan Pengembangan Vaksin Nusantara

Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Amin Soebandrio menjelaskan, proses pengembangan vaksin dendritik.

KESEHATAN | 17 April 2021

5.889.716 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis lengkap sampai Sabtu (16/4/2021), mencapai 5.889.716.

KESEHATAN | 17 April 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 64.838

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Sabtu (17/4/2021) jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 64.838.

KESEHATAN | 17 April 2021

Tenaga Ahli Menkes Sebut Pengembangan Vaksin Nusantara Harus Perhatikan Standar Mutu

Tenaga Ahli Menteri Kesehatan (Menkes), Andani Eka Putra mengatakan, pengembangan vaksin harus ada standar Good Manufacturing Practice (GMP)

KESEHATAN | 17 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS