IDI: Pengembangan Vaksin Harus Perhatikan Prosedur dan Protokol
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-4)   |   COMPOSITE 5975 (-54)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (-0)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-16)   |   IDXHIDIV20 416 (-2)   |   IDXINDUST 956 (-20)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-4)   |   IDXPROPERT 877 (-10)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-19)   |   IDXTRANS 1056 (-5)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-10)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-2)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

IDI: Pengembangan Vaksin Harus Perhatikan Prosedur dan Protokol

Minggu, 18 April 2021 | 09:23 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Daeng M Faqih mengatakan, pengembangan vaksin harus memperhatikan prosedur dan protokol yang benar. Selain itu, pengembangan vaksin juga harus memperhatikan 3 aspek penting, yakni keamanan, efikasi, dan kualitas.

Pasalnya, standar ini merupakan standar internasional.

“Karena niatnya nasionalisme, protokolnya cincai enggak apa-apalah. Enggak bisa begitu. Yang kita bicarakan sekarang ini bukan niat. Kalau niat kita sepakat semua niatnya baik mendorong produksi lokal. Cuman masalah prosedur dan protokol yang kita bicarakan dan didiskusikan sebenarnya,” kata Daeng pada acara dialog virtual Polemik Trijaya tentang Siapa Suka Vaksin Nusantara, pada Sabtu (17/4/2021).

Dikatakan Daeng, dalam proses pembuatan vaksin itu perlu diperhatikan platform dan bahan-bahan untuk proses pengerjaan serta prosedur protokol harus disesuaikan dengan standar yang telah ditetapkan.

Selanjutnya, Daeng juga menjelaskan, ketetapan tentang tahapan dalam pengembangan vaksin yang dikerjakan oleh BPOM merupakan standar internasional. BPOM menerjemahkan dalam rangka pengawasan dan penilaian berpatok pada standar dunia.

“Jadi ada standarnya. Mohon maaf ya tidak asal melakukan penilaian dan pengawasan. Ada standar itu yang dikerjakan. Itu standar internasional dan tidak ada diskriminasi dalam proses tersebut,” ucap Daeng.

Ia menambahkan, sebagai pihak yang tidak terikat atau berada di luar, BPOM menilai standar pengawasan seperti Good Laboratory Practice (GLP) and Good Manufacturing Practice (GMP) yang menjadi parameter penilaian vaksin merupakan hal yang wajib dipenuhi oleh pengembang vaksin. Pasalnya, hal tersebut berkaitan dengan penilain terhadap 3 unsur utama yakni tentang keamanan, efikasi, dan kualitas.

Oleh karena itu, Daeng menegaskan, prosedur keilmuan jangan diintervensi oleh pihak manapun termasuk DPR dalam pengembangan vaksin Nusantara, termasuk dukungan dari berbagai pihak. Pasalnya di dunia keilmuan tidak ada dampak dan nilai sama sekali.

“Artinya ada mantan ini itu jadi relawan ya tetap saja sebagai relawan,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPR: Risiko Uji Klinis Fase II Vaksin Nusantara Tanggung Jawab Relawan

Uji klinis fase II pengembangan vaksin Nusantara tidak berkaitan dengan nyawa masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

KESEHATAN | 18 April 2021

Melki Tegaskan Dukungan pada Vaksin Nusantara Tak Ada Kaitan dengan Bisnis

Apabila ada kehadiran vaksin Nusantara akan berkurang kuota yang dianggarkan untuk membeli vaksin impor.

KESEHATAN | 18 April 2021

Jadi Relawan, Melki Laka Lena Beberkan Cikal Bakal Vaksin Nusantara

Terawan Agus hanya menerjemahkan keinginan Presiden Joko Widodo agar Indonesia mendapatkan vaksin yang bisa menjangkau semua usia.

KESEHATAN | 18 April 2021

Soal Kejadian Tidak Diinginkan Uji Coba Vaksin Nusantara, Ini Penjelasan Pakar

Ketika penelitian akan dimulai, maka harus mengajukan nama proposal.

KESEHATAN | 18 April 2021

Hindari Embargo Vaksin Covid-19, Terawan Ajak Semua Pihak Bantu Pemerintah

Terawan Agus Putranto mengajak semua pihak untuk membantu pemerintah menghindari dan mengantisipasi embargo dari negara-negara produsen vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 17 April 2021

Prudential Luncurkan Sentra Vaksinasi Covid-19

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Kemkes dan Dinkes DKI Jakarta menargetkan 45.000 peserta dalam periode 8 bulan.

KESEHATAN | 17 April 2021

Tip Puasa Sehat untuk Pasien Diabetes

Perubahan kebiasaan dan pola makan akan sangat berpengaruh terhadap metabolisme tubuh pasien diabetes di bulan Ramadan.

KESEHATAN | 17 April 2021

Ini Penjelasan Kepala Eijkman tentang Sel Dendritik Jadi Bahan Pengembangan Vaksin Nusantara

Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Amin Soebandrio menjelaskan, proses pengembangan vaksin dendritik.

KESEHATAN | 17 April 2021

5.889.716 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis lengkap sampai Sabtu (16/4/2021), mencapai 5.889.716.

KESEHATAN | 17 April 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 64.838

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Sabtu (17/4/2021) jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 64.838.

KESEHATAN | 17 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS