Logo BeritaSatu

Menkes: Waspada Lonjakan Gelombang Tinggi Covid-19

Minggu, 18 April 2021 | 13:11 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperingatkan adanya lonjakan tinggi gelombang Covid-19 dunia. Untuk itu seluruh masyarakat diharapkan tetap waspada kendati Indonesia sudah menjalankan vaksinasi.

"Saya titip pesan untuk seluruh media, seluruh kepala daerah, bahwa ada kenaikan lonjakan gelombang yang tinggi di negara-negara di Eropa, negara Asia khususnya India, Filipina juga di Papua Nugini dan juga di negara Amerika Selatan seperti Chili dan Brasil," kata Budi Gunadi Sadikin saat menyambut kedatangan sebanyak 6 juta bulk vaksin Sinovac, Minggu (18/4/2021) siang, yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

"Perlu saya ingatkan di sini, jangan sampai program vaksinasi Covid-19 ini membuat kita tidak waspada. Jangan sampai program vaksinasi ini membuat kita terlena," katanya.

Virus Covid-19 masih ada dan bisa menular sehingga seluruh masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Ia mengingatkan, jangan sampai program vaksinasi yang sudah berjalan dan program pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang sudah berjalan yang bisa menurunkan kasus, membuat masyarakat menjadi tidak waspada dan tidak berhati-hati.

Budi mengingatkan lonjakan bisa saja terjadi lagi bila tidak mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

"Jangan sampai usaha keras kita selama ini jadi sia-sia, karena kita lupa kurang waspada dan mari kita tetap menjalankan protokol kesehatan mencuci tangan dan menjaga jarak. Lalu kita juga vaksinasi terutama para lansia," ucap Budi.

Kepada para daerah kepala daerah, Budi berpesan agar terus menjalankan program vaksinasi.

"MUI (Majelis Ulama Indonesia) sudah bilang bahwa selama bulan puasa vaksinasi tidak membatalkan puasa, jadi terus dijalankan," katanya.

Penting juga diingat bahwa pada saat Ramadan nanti kemungkinan bahwa banyak keluarga yang ingin bertemu orang tuanya sangat tinggi.

"Jadi tolong dipastikan dalam sebulan ini prioritas diberikan vaksinasi kepada para lansia, sehingga mereka senior-senior kita ini bisa kita lindungi. Kalau nanti dikunjungi oleh keluarganya, mereka sudah relatif imunitasnya lebih baik," ungkapnya.

Indonesia hari ini kedatangan 6 juta bulk (bahan baku) vaksin Covid-19 produksi perusahaan asal Tiongkok, Sinovac. Dosis Sinovac yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta ini merupakan bahan baku (bulk) yang mesti diolah kembali melalui fasilitas Biofarma.

Kiriman tersebut ini merupakan kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-delapan di Tanah Air. Budi mengatakan jumlah tersebut merupakan bagian dari pengiriman 140 juta bulk Sinovac yang akan diterima Indonesia tahun ini.

"Dalam satu bulan ke depan kita bisa menerima tambahan sekitar 20 jutaan dosis lagi hasil produksi Biofarma asal kedatangan bulk vaksin ini," kata dia.

Budi berharap kedatangan vaksin Sinovac ini bisa mempermudah program vaksinasi Covid-19 khususnya di April hingga Mei. Ia juga menyoroti untuk warga lansia lebih dulu diprioritaskan dalam program vaksinasi Covid-19.

"Dengan demikian kita harapkan program vaksinasi seluruh daerah dan kabupaten dan kota, April dan Mei lancar dan baik," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Tak Segan Pakai Pasal Obstruction of Justice di Kasus Lukas Enembe

KPK menegaskan tidak segan untuk menerapkan pasal obstruction of justice atau perintangan penyidikan di kasus Gubernur Papua Lukas Enembe

NEWS | 26 September 2022

Lukas Enembe Klaim Sakit, KPK Belum Terima Informasi Sahih

KPK menyatakan belum menerima informasi yang sahih terkait kondisi kesehatan Gubernur Papua, Lukas Enembe yang mengeklaim sakit.

NEWS | 26 September 2022

Sahroni: KPK Belum Umumkan Tersangka Formula E

Ketua Pelaksana Formula E 2022, Ahmad Sahroni mengatakan, hingga saat ini KPK belum mengumumkan tersangka kasus Formula E

NEWS | 26 September 2022

Soal Shadow Team, Legislator Ingatkan Nadiem Cara Bernegara

Soal shadow team, Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih mengingatkan Nadiem Anwar Makarim cara bernegara yang sesuai dengan aturan.

NEWS | 26 September 2022

DPR Bakal Tegur Mendagri karena Pj Gubernur Babel Rangkap Jabatan

DPR bakal menegur Mendagri Tito Karnavian karena Pj Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin rangkap jabatan sebagai Dirjen Minerba Kementerian ESDM. 

NEWS | 26 September 2022

Inpres Kendaraan Listrik, Riza: Waktunya Para Engineer Unjuk Kemampuan

Inpres kendaraan listrik menjadi kesempatan untuk para engineer Indonesia agar bisa unjuk kemampuan dalam mengonversi bahan bakar kendaraan menjadi listrik.

NEWS | 26 September 2022

Anies Baswedan Lakukan Peletakan Batu Pertama RS Toto Tentrem

Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) Khusus Bedah Toto Tentrem di Jakarta, Senin (26/9/2022).

NEWS | 26 September 2022

Pemprov DKI Akan Modifikasi Kendaraan Dinas Jadi Mobil Listrik

Wagub DKI Riza Patria mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan modifikasi kendaraan dinas menjadi mobil listrik.

NEWS | 26 September 2022

PKB Ungkap Alasan Cak Imin Doakan Puan Maharani Jadi Presiden

Gus Jazil mengungkap alasan  Cak Imin mendoakan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menjadi presiden pada Pilpres 2024.

NEWS | 26 September 2022

Kena Sanksi Pelecehan Seksual Kapolres Batanghari Dimutasi ke Yanma Polri

Tersangkut pelanggaran pelecehan seksual Kapolres Batanghari AKBP Mochammad Hassan dimutasi ke Yanma Polri.

NEWS | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPK Tak Segan Pakai Pasal<em> Obstruction of Justice</em> di Kasus Lukas Enembe

KPK Tak Segan Pakai Pasal Obstruction of Justice di Kasus Lukas Enembe

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings