Akhir 2021, Astrazeneca Punya Vaksin Covid-19 yang Tangkal Varian Baru
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akhir 2021, Astrazeneca Punya Vaksin Covid-19 yang Tangkal Varian Baru

Senin, 19 April 2021 | 11:34 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Zurich, Beritasatu.com- Astrazeneca akan memiliki vaksin Covid-19 untuk memerangi varian baru Covid-19. Seperti dilaporkan Reuters, Minggu (18/4/2021), hal itu disampaikan Sarah Walters, manajer Astrazeneca untuk negara Austria.

Kepada surat kabar Kurier, Walters mengatakan bahwa sejauh ini studi yang menunjukkan bahwa vaksin Astrazeneca yang ada kurang efektif terhadap varian yang lebih menular yang pertama kali didokumentasikan di Afrika Selatan.

"Sementara itu, Astrazeneca dan Universitas Oxford telah memulai modifikasi vaksin untuk varian Afrika Selatan dan kami berharap vaksin itu akan siap pada akhir tahun ini, jika diperlukan," kata Walters kepada Kurier.

Walters menyalahkan sejumlah masalah termasuk penundaan pengiriman untuk suntikan Astrazeneca di Uni Eropa (UE). Ada juga masalah pada "proses kompleks" dalam memproduksi vaksin. Kondisi itu dipersulit dengan permintaan yang sangat tinggi yang timbul dari pandemi virus corona.

“Kami harus bekerja tanpa menyimpan cadangan. Akibatnya, kami tidak bisa menebus kejadian tak terduga. Kami yakin bahwa kami akan memenuhi komitmen kami untuk mengirimkan 300 juta dosis ke Uni Eropa tahun ini,” katanya.

Wawancara Kurier tidak secara langsung membahas investigasi yang sedang berlangsung terhadap masalah kesehatan atas tembakan Astrazeneca.

Uni Eropa telah memberi label peringatan pada vaksin tersebut atas kemungkinan kaitannya dengan pembekuan darah yang sangat langka.

Sementara Denmark telah sepenuhnya menghentikan penggunaan vaksin tersebut dan Inggris telah menyarankan orang-orang yang berusia di bawah 30 tahun untuk mendapatkan vaksin merek lain.

Mengomentari "ribuan" orang di Austria yang membatalkan janji untuk vaksinasi Astrazeneca, Walters mengatakan rencana perusahaan adalah untuk terus memberikan informasi secara transparan tentang kemanjuran dan keamanan kepada dokter. Dengan demikian, perusahaan dapat memberi informasi yang memadai kepada orang" tentang manfaat dan risikonya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Antibodi Vaksin Covid-19 Moderna Bertahan Minimal 6 Bulan

Antibodi vaksin Covid-19 Moderna bisa bertahan 6 bulan, temuan itu diketahui setelah studi lanjutan terhadap 33 orang yang menerima vaksin Covid-19 Moderna

KESEHATAN | 19 April 2021

Presiden Jokowi: Jangan Sepelekan Covid-19

Presiden Jokowi menyatakan, harus menyampaikan apa adanya kepada masyarakat bahwa pandemi Covid-19 masih ada dan nyata di Indonesia.

KESEHATAN | 19 April 2021

Vaksinasi Lansia Berjalan Lambat, 2,3 Juta Divaksin dari Target 21 Juta

Dari total 21 juta sasaran vaksin lansia, penerima vaksin baru 2,3 juta orang, atau baru 10,9%.

KESEHATAN | 19 April 2021

Menkes Khawatir Euforia Vaksin Picu Lonjakan Kasus Covid-19 seperti India

Menkes mengkhawatirkan euforia dari vaksinasi Covid-19 bisa memicu lonjakan kasus seperti yang terjadi di India.

KESEHATAN | 19 April 2021

Menkes Enggan Habiskan Waktu Perdebatkan Vaksin Nusantara

Menkes meminta semua pihak agar fokus kepada hal-hal yang sifatnya menyelamatkan nyawa di tengah situasi pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 19 April 2021

Menkes Minta Perdebatan Vaksin Nusantara Dilakukan di Forum Ilmiah

Menkes menegaskan, Kementerian Kesehatan mendukung pengembangan vaksin anak bangsa, namun tetap harus menerapkan kaidah ilmiah.

KESEHATAN | 19 April 2021

Kementerian Kesehatan Mewaspadai Transmisi Lokal B117

Kementerian Kesehatan telah melacak kasus B117 di Indonesia. Pada awalnya diketahui varian virus asal Inggris itu dibawa oleh pendatang dari Arab Saudi.

KESEHATAN | 18 April 2021

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 10,8 Juta

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama sampai Minggu (18/4/2021), mencapai 10,8 juta.

KESEHATAN | 18 April 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 38.619

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Minggu (18/4/2021) jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 38.619.

KESEHATAN | 18 April 2021

Update Covid-19: Tambah 4.585, Kasus Positif di Indonesia Tembus 1,6 Juta

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Minggu (18/4/2021) sebanyak 4.585. Total kasus positif di Indonesia tembus 1,6 juta.

KESEHATAN | 18 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS