Arist Merdeka Sirait: BPOM Perlu Sosialisasi Keamanan Pangan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Arist Merdeka Sirait: BPOM Perlu Sosialisasi Keamanan Pangan

Senin, 19 April 2021 | 17:25 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) lebih giat lagi mensosialisasikan masalah keamanan Bisfenol A (BPA) yang ada dalam kemasan makanan dan minuman (mamin) kepada masyarakat. Menurutnya, hal itu penting dilakukan agar masyarakat bisa mengetahui produk-produk dalam kemasan mana saja yang aman digunakan bagi kesehatan, terutama anak-anak.

“BPOM harus melakukan itu kepada semua lapisan masyarakat. Karena masyarakat kan nggak mengerti apa itu BPA. Saya saja masih bingung apa itu BPA, masih sulit mengerti. Jadi kalau tidak disosialisasikan dengan baik ke masyarakat apa itu BPA, apa merkuri atau zat kimia, kan saya nggak tahu. Apalagi masyarakat, nggak peduli merek,” ujar Arist Merdeka Sirait melalui keterangan tertulis, Senin (19/4/2021).

Komnas Perlindungan Anak, menurut Arist, tugasnya hanya ingin melindungi dampak negatif semua makanan dan minuman berbahaya terhadap anak-anak, khususnya bayi dan balita sebagai konsumen. “Jadi saya hanya ingin BPOM benar-benar memeriksa semua makanan dan minuman di dalam kemasan-kemasannya. Juga plastik-plastik yang digunakan oleh bayi, misalnya sedotan buat bayi, botol-botol, sendok-sendok bubur dan tempat-tempat bubur yang terbuat dari plastik,” tambah Arist Merdeka Sirait.

Saat dikonfirmasi mengenai pernyataannya yang seolah menyudutkan galon guna ulang, dia mengatakan tidak mendiskreditkan hanya kepada satu produk tertentu. “Ibu-ibu kalangan menengah bawah itu mereka kan tidak peduli dengan kemasan-kemasan, sekalipun kemasan-kemasan yang sudah bocor dan mengelupas yang bisa membahayakan kesehatan anak-anak mereka,” tukas Arist Merdeka Sirait.

Begitu juga dengan kemasan-kemasan plastik yang impor. “Bisa jadi itu kemasan plastik dari daur ulang. Itu artinya kan sampah dari negeri-negeri lain dikemas dalam bentuk plastik makanan dan mainan-mainan anak. Jadi BPOM itu harus sama-sama hadir untuk memberikan informasi pada masyarakat,” ucap Arist Merdeka Sirait.

Dia menegaskan yang harus diantisipasi itu adalah masyarakat menengah bawah yang tidak peduli tentang kemasan-kemasan yang mereka gunakan. “Yang mereka peduli itu adalah isi yang dibeli. Misalnya susu, yang dilihat susunya bukan kemasannya, apakah kemasan itu sudah jebol atau sebagainya,” kata Arist Merdeka Sirait.

Jadi, kata Arist, kalau bisa BPOM mensosialisasikan soal keamanan BPA ini melalui iklan-iklan layanan masyarakat di televisi-televisi dan media-media, baik cetak maupun online. “Nah, di situlah fungsi negara ini, untuk mengumumkan itu ke masyarakat,” ujar Arist Merdeka Sirait.

Sebelumnya, Ketua Jurnalis Peduli Kesehatan & Lingkungan (JPKL), Roso Daras, mengutip pernyataan Arist Merdeka Sirait mengenai bahaya BPA galon guna ulang. Roso Daras mengutip Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, mengatakan, hasil penelitian BPA tidak layak digunakan karena berdampak pada kesehatan maka harus dihindarkan. Padahal di pemberitaan sebelumnya, Arist sudah pernah membantah pernyataan dari dirinya bahwa galon plastik isi ulang mengandung BPA (Bisphenol A). Arist mengatakan pernyataannya tentang BPA itu adalah omongan lawas.

“Itu adalah pernyataan saya tiga tahun yang lalu, bukan baru,” jelas Arist Merdeka Sirait. Dijelaskan Arist Merdeka Sirait, pernyataan mengenai kandungan BPA tersebut adalah dalam konteks plastik secara umum.

Arist Merdeka Sirait juga mengakui diajak JPKL ini untuk berdiskusi secara tematik soal BPA ini di kantornya sebanyak dua kali pada Mei mendatang.

Namun, saat diberitahukan bahwa JPKL pernah mencatut beberapa pihak termasuk para anggota DPR, dokter-dokter anak dan juga Jejaring Laboratotium Pengujian Pangan Indonesia (JLPPI) seolah-olah mengatakan bahwa BPA dalam galon guna ulang itu berbahaya, Arist Merdeka Sirait merasa berterimakasih telah diberitahu soal hal itu. “Terimakasih sudah memberitahukannya kepada saya mengenai hal itu. Nanti akan saya pertimbangkan lagi untuk diskusi itu,” katanya.

Terkait berita-berita yang tidak benar soal Bisfenol A (BPA) pada kemasan galon AMDK akhir-akhir ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan pernyataan resminya kepada publik.

Dijelaskan, berdasarkan hasil pengawasan BPOM terhadap kemasan galon AMDK yang terbuat dari Polikarbonat (PC) selama lima tahun terakhir, menunjukkan bahwa migrasi BPA di bawah 0.01 bpj (10 mikrogram/kg) atau masih dalam batas aman.

“Untuk memastikan paparan BPA pada tingkat aman, Badan POM telah menetapkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan. Peraturan ini mengatur persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi BPA maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kg) dari kemasan PC,” demikian rilis BPOM.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 10,9 Juta

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama sampai, Senin (19/4/2021), mencapai 10,9 juta lebih.

KESEHATAN | 19 April 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 54.728

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Senin (19/4/2021) jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 54.728.

KESEHATAN | 19 April 2021

Update Covid-19: Tambah 4.952, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.609.300

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Senin (19/4/2021) sebanyak 4.952. Total kasus positif di Indonesia menjadi 1.609.300.

KESEHATAN | 19 April 2021

Menkes Beri Santunan 11 Ahli Waris Nakes yang Gugur karena Pandemi

Santunan yang diterima masing-masing ahli waris sebesar Rp 300 juta.

KESEHATAN | 19 April 2021

Peluncuran Motor Ramah Lingkungan Dikawal Ralali Health Care

Neoclinic mengawal acara peluncuran Baran dengan memfasilitasi swab antigen untuk para peserta test drive Motor Anubis.

KESEHATAN | 19 April 2021

Mabes Pastikan Vaksin Nusantara Bukan Program TNI

Namun demikian, TNI juga memiliki pedoman dalam mendukung inovasi vaksin Nusantara.

KESEHATAN | 19 April 2021

Divaksin di Depan Jokowi, Bimbim Slank Berdebar-debar

Kemudian, Bimbim mengajak para musisi Indonesia agar mau divaksin Covid-19.

KESEHATAN | 19 April 2021

Anggaran Covid-19 Bisa untuk Bangun Jalan 7 Kali Panjang Tol Trans-Jawa

Anggaran besar ini tidak akan maksimal manfaatnya jika tidak didukung keseriusan masyarakat dalam menjaga disiplin kesehatan.

KESEHATAN | 19 April 2021

Akhir 2021, Astrazeneca Punya Vaksin Covid-19 yang Tangkal Varian Baru

Astrazeneca akan memiliki vaksin Covid-19 untuk memerangi varian baru Covid-19.

KESEHATAN | 19 April 2021

Antibodi Vaksin Covid-19 Moderna Bertahan Minimal 6 Bulan

Antibodi vaksin Covid-19 Moderna bisa bertahan 6 bulan, temuan itu diketahui setelah studi lanjutan terhadap 33 orang yang menerima vaksin Covid-19 Moderna

KESEHATAN | 19 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS