BPOM Minta Industri Kental Manis Ubah Label Kemasan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BPOM Minta Industri Kental Manis Ubah Label Kemasan

Senin, 26 April 2021 | 18:36 WIB
Oleh : Indah Handayani / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyurati semua produsen dan importir/distributor produk kental manis dan krimer kental manis sehubungan dengan berakhirnya tenggat waktu mereka untuk melaksanakan Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan pada 19 April 2021.

Dalam surat tertanggal 30 Maret 2021 itu, BPOM meminta industri kental manis untuk segera melakukan pengajuan pendaftaran variasi atau perubahan desain label untuk menyesuaikan dengan ketentuan yang sesuai dengan Peraturan BPOM.

“Kami sudah meminta industri SKM (susu kental manis) untuk melakukan perubahan label. Sebagian besar mereka sudah mengajukan perubahan variasi dan mencantumkan label peringatan pada kemasan,” ujar Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Rita Endang dalam keterangan pers, Senin (26/4/2021).

Jadi, kata Rita, saat ini BPOM sedang dalam proses menegakkan Peraturan Badan POM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan. Pihaknya pun akan menindaklanjuti untuk mengawasi kemasan SKM yang tidak mencantumkan label peringatan agar seminimal mungkin ada di peredaran.

Dalam Pasal 54 ayat (1) Peraturan Badan POM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan yang mengatur tentang pelabelan susu kental manis dan krimer kental manis disebutkan, pada label produk susu kental dan analognya wajib dicantumkan peringatan berupa tulisan “Perhatikan!, tulisan "Tidak untuk menggantikan Air Susu Ibu", tulisan “Tidak Cocok untuk Bayi sampai usia 12 bulan”, dan tulisan “Tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya sumber gizi”.

Kemudian pada ayat (2) disebutkan label peringatan itu harus dicantumkan dengan tulisan berwarna merah di dalam kotak persegi panjang berwarna merah di atas dasar putih. Sementara dalam Pasal 67 Peraturan BPOM itu, industri kental manis dilarang membuat pernyataan/visualisasi yang menggambarkan bahwa susu kental dan analognya disajikan sebagai hidangan tunggal berupa minuman susu dan sebagai satu-satunya sumber gizi.

Larangan pernyataan/visualisasi itu juga termasuk menampilkan anak di bawah usia 5 tahun pada susu kental dan analognya. Peringatan juga tidak boleh mengaburkan nama produk, daftar komposisi, berat bersih, halal, tanggal dan kode produksi, keterangan kedaluwarsa, nomor izin edar, dan asal usul bahan pangan tertentu.

Yayasan Abhipraya Insan Cendekia (YAICI) bersama mitranya PP Aisyiyah adalah salah satu lembaga yang sangat gigih untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa kental itu bukan susu dan tidak baik diberikan kepada bayi dan balita. Mereka bahkan melakukan survei di sejumlah kota di Indonesia dengan temuan bahwa sebagian besar persepsi masyarakat dan keputusan-keputusan orang tua memberi asupan gizi untuk anak akibat iklan produk kental manis di televisi.

Seperti diketahui, kental manis mengandung gula 2 kali lipat lebih banyak daripada susu sapi biasa. Sementara itu, kandungan nutrisi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh kembangnya, seperti protein, kalsium, vitamin D, kalium, dan vitamin B12, jumlahnya jauh lebih rendah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Indonesia Capai 7 Juta

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis lengkap sampai Senin (26/4/2021) telah mencapai 7 juta lebih.

KESEHATAN | 26 April 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 51.878

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Senin (26/4/2021) jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 51.878.

KESEHATAN | 26 April 2021

Ketua Satgas Covid-19 Imbau Masyarakat Jaga Momentum Positif Pengendalian Pandemi

Doni mengajak pemerintah daerah beserta elemen terkait pendukungnya untuk meningkatkan kewaspadaan dengan lebih mengarahkan kedisiplinan protokol kesehatan.

KESEHATAN | 26 April 2021

Update Covid-19: Tambah 5.944, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.647.138

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Senin (26/4/2021), sebanyak 5.944. Total kasus positif di Indonesia menjadi 1.647.138.

KESEHATAN | 26 April 2021

Menkes Minta Masyarakat Waspadai Risiko Penularan Covid-19

Belajar dari pengalaman yang terjadi di India, kewaspadaan masyarakat terhadap potensi dan risiko penularan Covid-19 juga harus tetap dijaga serta ditingkatkan.

KESEHATAN | 26 April 2021

Indonesia Dapatkan Tambahan 18,8 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Indonesia mendapatkan tambahan vaksin Covid-19 sebanyak 18,8 juta dosis dari Sinovac dan Gavi.

KESEHATAN | 26 April 2021

Menkes: Mutasi Virus Corona India Sudah Masuk Indonesia

Hingga saat ini, sudah terdeteksi ada sebanyak 10 warga yang sudah terkena mutasi virus corona tersebut.

KESEHATAN | 26 April 2021

Cegah Warga India Masuk Indonesia Merupakan Strategi Hindari Gelombang Baru Covid-19

Untuk menghindari lonjakan baru Covid-19, Indonesia juga membatasi pintu masuk di beberapa Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

KESEHATAN | 26 April 2021

Pakar: Data Reproduksi Efektif Tak Cukup untuk Menentukan Risiko Kasus Covid-19

Hermawan menyebutkan, khusus untuk Indonesia, dalam pengendalian Covid-19, indikator-indikator epidemiologi tidak cukup untuk menentukan risiko kasus.

KESEHATAN | 26 April 2021

Hari Ini Indonesia Terima 4 Juta Dosis Vaksin Astrazeneca Skema Covax

Kedatangan vaksin Astrazeneca skema Covax ini menjadi kedatangan tahap dua.

KESEHATAN | 26 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS