Klinik Asiki Sigap Adaptasi di Masa Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Klinik Asiki Sigap Adaptasi di Masa Pandemi

Selasa, 27 April 2021 | 19:01 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Boven Digoel, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 mengubah tatanan pada banyak sektor, tidak terkecuali kesehatan. Pasalnya, penyebaran virus corona menyebabkan banyak orang enggan untuk berkunjung ke fasilitas kesehatan.

Kondisi ini dialami Klinik Asiki, salah satu fasilitas kesehatan modern di pedalaman Boven Digoel, Papua. Sejak virus Covid-19 menghampiri Indonesia pada Maret 2020, klinik yang dikelola Tunas Sawa Erma (TSE) Group ini mengalami penurunan pasien secara signifikan.

Manajer Klinik Asiki, dr Firman Jayawijaya menyebutkan, biasanya, sebanyak 100 hingga 120 orang berkunjung ke klinik tiap harinya. Sejak masa pandemi, jumlah itu berkurang menjadi sekitar 50 orang. "Artinya, ada penurunan 50 persen,” ucap Firman dalam keterangannya, Selasa (27/4/2021).

Bahkan, menurut Firman, klinik sempat hanya melayani beberapa pasien tiap hari selama beberapa waktu. "Hal ini menjadi perhatian manajemen mengingat masih banyaknya permasalahan kesehatan yang dialami masyarakat setempat dan harus segera diselesaikan," imbuhnya.

Klinik Asiki tidak berpangku tangan dan berupaya beradaptasi. Meski berada di daerah pedalaman, klinik yang diresmikan pada September 2017 ini gencar memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Firman mengatakan, salah satu programnya adalah bekerja sama dengan Mobile JKN, aplikasi milik BPJS Kesehatan yang dapat diakses melalui handphone. Melalui aplikasi ini, masyarakat di sekitar perusahaan dapat melakukan konsultasi kesehatan dengan dokter-dokter di Klinik Asiki.

"Ketika dokter sudah mendiagnosa penyakit secara jelas, mereka akan membuatkan resep obat. Terakhir, petugas mengantarkan ke tempat tinggal pasien. Jadi, kita kurangi kontak dengan orang banyak, kita lindungi mereka dan diri kami,” kata Firman.

Konsultasi juga bisa dilakukan melalui aplikasi WhatsApp dengan proses yang sama, yakni obat-obat akan dikirim oleh petugas. Namun, ada kalanya dokter sulit untuk memutuskan diagnosa dengan hanya wawancara. Ketika menemukan permasalahan ini, tenaga medis Asiki akan berkunjung ke rumah warga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

"Berbagai upaya ini dilakukan agar Klinik Asiki masih dapat memberikan layanan kesehatan secara maksimal. Di sisi lain, mereka bisa tetap memanfaatkan fasilitas yang ada,” ujar Firman.

Firman mengatakan, Klinik Asiki baru memanfaatkan platform online pada Mei 2020 karena harus melakukan kajian dan percobaan terlebih dahulu. Tujuannya, memastikan proses layanan kesehatan tetap berjalan maksimal meski dengan proses yang baru.

"Seiring berjalannya waktu, pemanfaatan platform online kini berkurang. Pasalnya, banyak masyarakat yang sudah berani untuk berobat langsung di Klinik Asiki, meskipun belum sebaik dibandingkan sebelum pandemi. Mereka sudah percaya dan kembali ke klinik lagi,” ujar Firman.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IDAI Tidak Merekomendasikan Sekolah Tatap Muka

Persyaratan untuk dibukanya kembali sekolah antara lain terkendalinya transmisi lokal yang ditandai dengan positivity rate <5%.

KESEHATAN | 27 April 2021

Kemkes: 318 Kabupaten/Kota Sukses Eliminasi Malaria

Pada 2024, Menkes berharap 405 dari 514 kabupaten sudah bebas malaria.

KESEHATAN | 27 April 2021

Satgas: Jumlah Zona Merah Covid-19 Naik 3 Kali Lipat

Sebelumnya berjumlah 6 kabupaten/kota kini menjadi 19 kabupaten/ kota.

KESEHATAN | 27 April 2021

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Indonesia Capai 11,98 Juta

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama sampai Selasa (27/4/2021) telah mencapai 11,98 juta.

KESEHATAN | 27 April 2021

IDI: Harus Ada Regulasi Tata Ruang untuk Cegah Klaster Perkantoran

IDI mencatat terjadinya peningkatan klaster perkantoran di DKI Jakarta sebesar 170% hanya dalam kurun seminggu.

KESEHATAN | 27 April 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 76.621

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Selasa (27/4/2021) jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 76.621.

KESEHATAN | 27 April 2021

Satgas Covid-19: Pekerja Migran dari Luar Negeri Wajib Dikarantina

Ini juga dilakukan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang tiba dari luar negeri, termasuk dari India.

KESEHATAN | 27 April 2021

Update Covid-19: Tambah 4.656, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.651.794

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Selasa (27/4/2021) sebanyak 4.656. Total kasus positif di Indonesia menjadi 1.651.794.

KESEHATAN | 27 April 2021

Klaster Perkantoran Naik, Satgas: Evaluasi Segera

Perusahaan di Jakarta yang baru-baru ini mendeteksi terjadinya penularan Covid-19 di kantor mereka diminta untuk menutup sementara operasionalnya.

KESEHATAN | 27 April 2021

Menkes: 2030, Indonesia Targetkan Bebas Malaria

Menkes mengatakan Indonesia adalah negara tropis dengan banyak penyakit menular, termasuk malaria, TBC, dan wabah saat ini, Covid-19.

KESEHATAN | 27 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS