Digitalisasi RS Semakin Dibutuhkan di Era Normal Baru
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Digitalisasi RS Semakin Dibutuhkan di Era Normal Baru

Rabu, 28 April 2021 | 22:24 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Digitalisasi rumah sakit dinilai dapat menjadi solusi yang efektif dalam memenuhi ekspektasi masyarakat di era normal baru yang menuntut rasa aman dan nyaman lebih dari sebelumnya.

Digitalisasi rumah sakit, dalam hal ini harus dapat mengintegrasikan sistem manajemen bangunan, tata udara, listrik dan aset (peralatan medis dan layanan konsumen) untuk dapat menghasilkan wawasan real-time berbasis data yang dapat membantu manajemen rumah sakit dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif dan tepat sasaran. Tujuannya, untuk memberikan pengalaman terbaik dalam hal keamanan, keselamatan dan kenyamanan bagi pasien dan keluarganya.

Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), Kuncoro Adi Purjanto mengatakan, pandemi Covid-19 menjadi sebuah titik balik bagi sektor kesehatan di seluruh dunia. Tidak hanya dituntut untuk dapat menjadi garda terdepan dalam penanganan virus dimana dibutuhkan banyak observasi medis untuk penanganan yang tepat, namun di sisi lain juga harus memastikan kesiapan inftrastruktur, sarana dan prasarana rumah sakit untuk menghadapi lonjakan pasien.

"Belum lagi harus menghadapi ketakutan masyarakat umum akan potensi penyebaran virus Covid-19 melalui udara di lingkungan rumah sakit, yang sebenarnya di dalam infrastruktur rumah sakit telah dipersiapkan untuk mengantisipasi hal tersebut,” kata Kuntjoro dalam diskusi media virtual bertajuk "Hadapi Era Normal Baru Melalui Penerapan Teknologi Smart Hospital" yang diselenggarakan oleh Schneider Electric, Rabu (28/4/2021).

Kuntjoro menjelaskan, untuk memperkuat infrastruktur operasional, sejak beberapa tahun terakhir sektor rumah sakit juga sudah mulai mengarah pada penerapan teknologi smart hospital.

"Ke depannya, digitalisasi ini akan semakin dibutuhkan di era normal baru. Manajemen rumah sakit perlu memetakan strategi digitalnya dengan lebih komprehensif untuk dapat memaksimalkan keamanan, efisiensi operasional dan menciptakan pengalaman terbaik bagi pasien dan keluarganya," tandas Kuntjoro.

Ketua Umum Himpunan Ahli Elektro Indonesia (HAEI), Achmad Sutowo Sutopo mengatakan, dalam perencanaan digitalisasi infrastruktur, manajemen rumah sakit harus memiliki perencanaan mekanikal dan elektrikal yang terintegrasi. Memastikan suplai listrik yang memadai 24/7 tanpa adanya gangguan, pengaturan sistem tata udara yang baik, perencanaan pemeliharaan berkala terhadap sarana dan prasarana rumah sakit, serta jaminan keselamatan pasien dari bahaya listrik dan kebakaran merupakan tujuan utama dalam digitalisasi infrastruktur rumah sakit.

"Hal ini hanya dapat dilakukan dengan mengintegrasikan seluruh sistem tersebut sehingga dapat menciptakan satu data lake yang dapat dianalisa secara menyeluruh dan melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya kegagalan yang berdampak terhadap keamanan dan keselamatan pasien dan tenaga medis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Achmad Sutowo menegaskan pentingnya membuat desain infrastruktur digital yang dapat mendukung ekspansi di masa depan, dan memilih penyedia teknologi yang memungkinkan sistem platform terbuka untuk dapat mengakomodasi integrasi yang komprehensif antar sistem dan memberikan kemudahan bagi rumah sakit untuk melakukan pengawasan dan pengendalian.

Mengakomodasi kebutuhan rumah sakit ini, Schneider Electric melalui arsitektur EcoStruxure for Healthcare yang terdiri dari produk terhubung, edge control, dan apps, analytics & services memungkinkan manajemen rumah sakit mengintegrasikan sistem manajemen bangunan, tata udara, listrik dan asset dalam satu platform.

Tidak hanya itu, prefabricated modular intensive care unit dari Schneider Electric juga dapat menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan rumah sakit dalam menyediakan ruangan ICU temporer yang sesuai dengan standar pedoman teknis prasarana rumah sakit yang berlaku.

Ferry Kurniawan, Country Segment Business Leader, Healthcare & Real Estate Schneider Electric Indonesia, Ferry Kurniawan menjelaskan, EcoStruxure for Healthcare didesain dengan sistem platform terbuka berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendorong transformasi digital dalam pengelolaan energi dan otomasi.

"Platform ini memberikan visibilitas dan kontrol terhadap seluruh infrastruktur rumah sakit melalui real-time monitoring, mobile insight, kemampuan digital twin, dan manajemen risiko yang proaktif. Arsitektur EcoStruxure for Healthcare telah terbukti dapat meningkatkan uptime hingga 15%, meningkatkan keandalan dan keamanan aset hingga 20%, mengoptimalkan kinerja jaringan listrik, dan mengurangi troubleshooting hingga 20%, sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan pada peralatan medis dan bahaya sengatan listrik dan putusnya ketersediaan listrik yang dapat mengancam keselamatan pasien," kata Ferry.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pakar Minta Satgas Covid-19 Berkoordinasi untuk Pengawasan Penggunaan Alat Medis

Satgas Penanganan Covid-19 hadir untuk mengendalikan situasi dengan melakukan koordinasi seperti Kepolisian, BPOM, Kemkes, dan KLHK.

KESEHATAN | 28 April 2021

Pakar: Penggunaan Rapid Test Antigen Daur Ulang Sangat Berisiko

Pasalnya, rapid test antigen ini hanya berfungsi sebagai alat pendukung diagnostik kasus Covid-19.

KESEHATAN | 28 April 2021

Berikan Pengamanan Lebih, Ateja Mask Hadirkan Masker Tipe C Berstandar SNI

Masker yang mereka produksi ini memiliki keunggulan teknologi V-Shield yang mampu mematikan virus dan bakteri yang melekat pada permukaan kain.

KESEHATAN | 28 April 2021

Bio Farma: Eijkman dan Unair Sudah Hasilkan Bibit Vaksin Merah Putih

Pengembangan vaksin dari LBM Eijkman dan Unair sudah menghasilkan bibit vaksin yang akan diserahkan kepada Bio Farma untuk tahap selanjutnya.

KESEHATAN | 28 April 2021

Hingga Akhir 2021, Bio Farma Produksi 122 Juta Dosis Vaksin Jadi Sinovac

io Farma dan Sinovac juga telah menjalin komitmen untuk penambahan bahan baku sebanyak 120 juta dosis pada triwulan I 2022.

KESEHATAN | 28 April 2021

Bio Farma: Proses Produksi Vaksin Sinovac Masih Sesuai Target

Total bahan baku dari Sinovac yang sudah kami terima sebanyak 59,5 juta dosis.

KESEHATAN | 28 April 2021

Sumatera Barat Gelar Vaksinasi Lansia di Masjid Saat Ramadan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar juga membuka layanan vaksinasi di Kantor Gubernur Sumbar.

KESEHATAN | 28 April 2021

Doni Monardo: Jangan Kendur Disiplin Lakukan Protokol Kesehatan

Doni berpesan untuk selalu menjaga tren positif dalam hal penanganan pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 28 April 2021

Belajar dari India, Satgas Minta Masyarakat Patuh Protokol Kesehatan

Longgarnya disiplin protokol kesehatan pada berbagai acara pertemuan dan keagamaan membuat program vaksinasi di India kurang efektif.

KESEHATAN | 28 April 2021

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Indonesia Capai 12,1 Juta

Sementara jumlah warga yang sudah mendapat suntikan pertama dan kedua vaksin Covid-19 sebanyak 7.374.458 oran.

KESEHATAN | 28 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS