Kenali Gejala dan Penyebab Sirosis Hati
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kenali Gejala dan Penyebab Sirosis Hati

Sabtu, 1 Mei 2021 | 09:53 WIB
Oleh : Indah Handayani / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Sirosis hati atau kerusakan hati menahun karena fibrosis hati, sangat menakutkan jika dialami seseorang. Selain tidak memiliki gejala yang khas pada stadium awal, tetapi memiliki risiko kematian yang tinggi pada stadium lanjut yaitu pada stadium dekompensasi.

Satu-satunya langkah yang efektif adalah melakukan deteksi awal penyakit hati. Lalu bagaimana cara mengenali gejala sirosis dan penyebabnya?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Gastro Enterologi Hepatologi Siloam Asri dr Agus Sudiro Waspodo mengatakan sirosis hati secara perlahan akan mengakibatkan menurunnya fungsi hati dan meningkatkan tekanan vena portal. Hal ini berjalan bertahun-tahun tanpa memberikan gejala dan tanda klinis yang tidak disadari. Namun perkembangan ini dapat dihambat atau hentikan bila penyebabnya diobati.

"Penyebab sirosis hati dapat diketahui melalui deteksi awal melalui pemeriksaan klinis dan laboratoris," tuturnya melalui Edukasi Webinar, belum lama ini.

Dr Agus menjelaskan gejala khusus yang harus diketahui yaitu ketika penderita sirosis kerap mengalami rasa mual, muntah secara kontinyu, lemas dan mengalami penurunan nafsu makan.

"Gejala khusus lainnya adalah timbulnya rasa tidak nyaman di daerah perut sebelah kanan bagian atas, bagian mata yang berwarna putih menjadi menguning dan atau muntah darah," papar Agus.

Dr Agus Sudiro sangat menyarankan agar masyarakat melakukan deteksi dini pada organ hati, karena merupakan langkah efektif guna mengetahui ada tidaknya potensi sirosis pada organ hati.

"Terlebih jika anda rutin mengkonsumsi cairan beralkohol, memiliki berat badan berlebih atau pernah terinfeksi virus hepatitis," ungkap dr Agus.

Dr Agus menambahkan melalui deteksi dini, dokter dapat menentukan seseorang menderita sirosis. Melalui perubahan pada tubuh pasien.

Namun untuk lebih memastikannya, dokter akan menjalankan tes darah, uji pencitraan, atau mengambil sampel jaringan dari hati. Dari deteksi dini tersebut, akan diketahui. "Jika diperlukan pengobatan sirosis bertujuan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan meredakan gejala yang timbul," ujarnya

Apabila organ hati sudah tidak bisa berfungsi, penderita perlu menjalani transplantasi hati, yaitu mengganti organ hati yang rusak dengan organ hati yang sehat dari pendonor.

Namun, ada dua kategori sirosis hati, yaitu sirosis kompensasi yaitu tidak ditemukannya simtom yang berhubungan meski kemungkinan sudah terdapat varises "Esofagus" atau varises " Gaster".

Kedua, sirosis dekompensasi yaitu telah ditemukannya simtom yang berkaitan dengan penyakitnya seperti "Ikterik". Akibat penurunan fungsi hatinya atau simtom yang berhubungan dengan adanya "hipertensi portal" seperti Ascites, pendarahan varises esofagus atau encephalopati hepatika.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

4.443 WNI di Luar Negeri Terinfeksi Covid-19

Jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang terinfeksi Covid-19 di luar negeri sampai Jumat (30/4/2021) sebanyak 4.443 orang.

KESEHATAN | 30 April 2021

Antisipasi Varian Baru, Kemkes Ingatkan Masyarakat Batasi Mobilitas dan Patuh Protokol Kesehatan

Untuk mencegah lonjakan kasus dan termasuk mengatasi varian baru, maka perlu ada pembatasan mobilitas serta patuh terhadap protokol kesehatan (prokes).

KESEHATAN | 30 April 2021

Moeldoko Surati Menkes untuk Bangun Rumah Sakit Jiwa di 6 Provinsi

Menurut Moeldoko, ketiadaan RSJ di enam provinsi tersebut menghambat penanganan pada korban pelanggaran HAM yang mengalami depresi berat.

KESEHATAN | 30 April 2021

Kenali Empat Kondisi Pemicu Produksi ASI

Ibu menyusui dan bayi harus melakukan kontak kulit ke kulit sesering mungkin karena hal tersebut sangat merangsang produksi ASI.

KESEHATAN | 30 April 2021

Manisnya Hidup Bebas Diabetes Melitus dengan Herbal

Diabetes Mellitus (DM) menjadi salah satu dari tiga penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

KESEHATAN | 30 April 2021

10 Tahap Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Menkominfo: Bukti Komitmen Pemerintah

Menkominfo menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk memastikan stok vaksin bagi masyarakat Indonesia.

KESEHATAN | 30 April 2021

BPOM Pastikan Vaksin Sinopharm Aman

Kepala BPOM Penny K Lukito menyatakan vaksin Covid-19 Sinopharm memiliki tingkat keamanan yang bisa ditoleransi dengan baik.

KESEHATAN | 30 April 2021

Kapolda Sumut: Kemungkinan Ada Tersangka Baru Kasus Daur Ulang Alat Rapid Test

Salah satu tersangka, berinisial PM merupakan Pelaksana Tugas Branch Manager Laboratorium Kimia Farma Medan.

KESEHATAN | 30 April 2021

7,6 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Indonesia

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis lengkap sampai Jumat (30/4/2021), mencapai 7,6 juta lebih.

KESEHATAN | 30 April 2021

Kimia Farma Pecat Karyawannya yang Jadi Tersangka Daur Ulang Alat Rapid Test

Kimia Farma berkomitmen melakukan evaluasi dan penguatan pelaksanaan "standard operating procedure" (SOP).

KESEHATAN | 30 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS