Target Rampung Akhir 2021, Pfizer Kembangkan Pil Obat Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Target Rampung Akhir 2021, Pfizer Kembangkan Pil Obat Covid-19

Minggu, 2 Mei 2021 | 13:13 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Pfizer kini mengembangkan pil untuk mengobati Covid-19. Seperti dilaporkan RT, Sabtu (1/5/2021), pil obat Covid-19 ini mungkin memasuki pasar pada akhir 2021 dan mengubah seluruh strategi perusahaan farmasi yang mengincar pasar obat Covid-19.

Pfizer mengumumkan minggu ini bahwa, jika pengembangan pil untuk mengobati infeksi Covid-19 berlanjut dengan kecepatan saat ini, dan jika persetujuan peraturan cepat, obat tersebut dapat dipasarkan di Amerika Serikat (AS) pada akhir 2021.

Pfizer meluncurkan uji coba awal pada bulan Maret dari antivirus oral yang menangani Sars-CoV-2, virus corona yang menyebabkan Covid-19, dengan membatasi ketersediaan enzim protease yang perlu direplikasi oleh virus.

“Jika semuanya berjalan dengan baik, dan kami menerapkan kecepatan yang sama seperti kami, dan jika regulator melakukan hal yang sama, dan memang demikian, saya berharap (itu akan tersedia) pada akhir tahun,” kata CEO Pfizer Albert Bourla.

Dengan membatasi kapasitas virus corona untuk menggandakan diri, obat tersebut secara teoritis akan mampu mencegah efek terburuk Covid-19, yang disebut 'badai sitokin' yang membanjiri sistem kekebalan tubuh manusia dan membuat orang masuk perawatan intensif.

Dengan musuh virus yang sangat lemah, berkat pengobatan Pfizer, sistem kekebalan manusia seharusnya dapat melawan infeksi itu sendiri.

Menurut Mikael Dolsten, kepala petugas ilmiah Pfizer dan presiden penelitian, pengembangan, dan medis di seluruh dunia, obat baru tersebut dapat diresepkan "pada tanda pertama infeksi, tanpa mengharuskan pasien dirawat di rumah sakit atau dalam perawatan kritis".

Saat ini, satu-satunya obat antivirus yang diizinkan untuk mengobati Covid-19 adalah Remdesivir, tetapi obat ini harus diberikan melalui suntikan oleh profesional perawatan kesehatan. Jika obat oral baru Pfizer mendapatkan persetujuan peraturan, itu dapat diberikan di apotek lokal pasien, sehingga membebaskan sumber daya medis dan mengurangi kunjungan ke rumah sakit dalam prosesnya.

"Anda bisa mendapatkannya di rumah, dan itu bisa menjadi pengubah persaingan," tambah Bourla.

Perawatan oral mungkin juga efektif melawan mutasi dan varian yang muncul, meskipun lebih banyak pengujian diperlukan untuk membuktikan hal ini secara definitif.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemkes Perbanyak Pemeriksaan Whole Genome Sequencing untuk Deteksi Varian Baru

Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, Kemkes sudah mendeteksi adanya 10 kasus varian baru B177.

KESEHATAN | 1 Mei 2021

Bayi Berusia 1 Bulan di Bangka Positif Covid-19

P merupakan warga asal Kecamatan Sungailiat diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes antigen.

KESEHATAN | 1 Mei 2021

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Indonesia Capai 12,4 Juta

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama sampai Sabtu (1/5/2021) mencapai lebih dari 12,4 juta.

KESEHATAN | 1 Mei 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 63.217

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Sabtu (1/5/2021), jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 63.217.

KESEHATAN | 1 Mei 2021

Update Covid-19: Tambah 4.512, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.672.880

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Sabtu (1/5/2021), sebanyak 4.512. Total kasus positif di Indonesia menjadi 1.672.880.

KESEHATAN | 1 Mei 2021

Presiden Jokowi Telepon Pangeran UEA Mengapresiasi Bantuan 0,5 Juta Vaksin Sinopharm

0.5 juta dosis vaksin bantuan UEA membantu mempercepat program vaksinasi di Indonesia yang telah dimulai sejak Januari.

KESEHATAN | 1 Mei 2021

Indonesia Terima Setengah Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari Uni Emirat Arab

Vaksin produksi Sinopharm, Tiongkok tersebut tiba menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-891.

KESEHATAN | 1 Mei 2021

Kenali Gejala dan Penyebab Sirosis Hati

Gejala khusus yang harus diketahui yaitu ketika penderita Sirosis kerap mengalami rasa mual, muntah secara kontinyu, lemas, dan mengalami penurunan nafsu makan.

KESEHATAN | 1 Mei 2021

4.443 WNI di Luar Negeri Terinfeksi Covid-19

Jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang terinfeksi Covid-19 di luar negeri sampai Jumat (30/4/2021) sebanyak 4.443 orang.

KESEHATAN | 30 April 2021

Antisipasi Varian Baru, Kemkes Ingatkan Masyarakat Batasi Mobilitas dan Patuh Protokol Kesehatan

Untuk mencegah lonjakan kasus dan termasuk mengatasi varian baru, maka perlu ada pembatasan mobilitas serta patuh terhadap protokol kesehatan (prokes).

KESEHATAN | 30 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS