Lemak Larut dan Otot Kencang dengan Kombinasi Radio Frequency-DMA
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Lemak Larut dan Otot Kencang dengan Kombinasi Radio Frequency-DMA

Senin, 3 Mei 2021 | 12:56 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Jakarta, Beritasatu.com – Perayaan Hari Raya Idul Fitri selalu dijadikan ajang kumpul bersama keluarga maupun teman-teman. Di momen-momen itu juga tersedia berbagai makanan lezat, camilan, hingga minuman mengandung gula yang ikut menyemarakkan keakraban. Namun, masalah lain timbul, yakni berat badan yang bertambah karena asupan kalori yang tidak terkontrol. Oleh karenanya, jangan sampai asupan yang terkontrol selama puasa Ramadan jadi tidak terkendali saat Lebaran tiba, dan malah menaikkan berat badan.

Menurut Dokter Estetika Galih Arif dari Klinik Dermalounge, saat Natal, Tahun Baru, dan Idul Fitri telah usai banyak pasien yang datang untuk mengembalikan penampilan tubuh ke bentuk idealnya. Penyebabnya momen-momen itu adalah saat kumpul bersama keluarga dan menikmati berbagai makanan secara beramai-ramai.

Untuk itu, dr. Galih menganjurkan untuk meminum dua gelas putih terlebih dahulu kemudian makan buah, setelah 30 menit baru-lah menikmati makanan lain. Cara ini, disebut dapat menekan keinginn untuk makan lebih banyak dan menambah lemak pada tubuh.

Namun jika sudah terlanjut menumpuk lemak dan kesulitan mengatasi dengan mengatur pola makan dan berolahraga, program Derma Slimming bisa menjadi opsi. Di Dermalounge, terdapat dua program untuk menghilangkan lemak, yakni suntik mesolipolisis (Mesotherapy) dan Derma Sculpt.

Pada Mesotherapy, adalah jenis pengobatan melibatkan penyuntikan yang dikalibrasi dengan hati-hati, larutan cair untuk merangsang mesoderm untuk berbagai keperluan. Mesoderm adalah lapisan subkutan tempat lemak dan jaringan ikat ditemukan.

“Suntik mesolipolisis dengan menyuntikkan cairan enzim yang dapat melarutkan lemak kebagian dalam lemak secara langsung. Cara ini membuat kita bisa mengatur lemak bagian tubuh mana yang bisa terlebih dahulu dikurangi. Kebanyakan pasien mengeluhkan lemak pada bagian perut, lengan, paha, bra-fat dan juga double chin,” tutur dr. Galih kepada Beritasatu.com, Jumat (30/4).

Hasil dari suntik mesolipolisis lanjut dia, akan lebih baik jika dikombinasikan dengan Derma Sculpt, yakni teknologi sinergis yang menyediakan opsi tak terbatas untuk personalisasi rencana perawatan dan ditargetkan menjawab kebutuhan serta keinginan khusus, karena pengobatan ini mencapai beberapa lapisan kulit.

“Derma Sculpt memakai teknologi radio frequency (RF) dan dynamic musle activation (DMA). Teknologi RF mengalirkan panas, gelombang untuk menghancurkan lemak, dan kita tambah dengan DMA untuk mengencangkan otot. Jadi tidak hanya lemak yang larut tetapi ototnya juga kita kencangkan. Kami menyarankan untuk memakai dua teknologi ini karena keduanya memiliki perbedaan tetapi saling membantu satu sama lain. Karena tidak semua one fit for all, pasien harus tetap ketemu dokter, kita lihat dan mencari penyebab yang membuat tubuh memiliki lemah berlebih itu apa, dilihat dari pola makan dan olah raganya. Sedangkan untuk kasus yang berat, kami menyarankan pasien menjalankan program supaya mencapai tubuh yang ideal,” demikian penjelasan dr. Galih.

Selain menggunakan teknologi, tambah dr Galih, pasien juga harus tahu kebutuhan kalori tubuhnya sendiri dengan cara menngukur tinggi badan, berat badan dan disesuaikan dengan usia sehingga dapat diketahui jumlah kalori untuk bisa mengatur pola makan.

“Untuk beberapa orang memang membutuhkan teknologi untuk mengatur agar tubuhnya menjadi ideal, selain sekadar mengatur pola makan dan olah raga. Ada satu kasus pasien yang memiliki lingkar perut 120 cm, dan memerlukan waktu 6 bulan untuk mengurangi lingkar pinggang menjadi 90 cm. Memiliki tubuh obesitas selain membuat penampilan kurang menarik, juga akan memunculkan berbagai macam kesehatan. Kalau badan prima, stamina juga akan bagus, begitu juga dengan kehidupan asmaranya,” ujar dokter Galih.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gelombang Elektromagnetik BTL Emsella untuk Mengatasi Inkontinensia Urin

Alat BTL Emsella Derma Intima ini cukup digunakan pasien selama 28 menit, dan itu sudah setara dengan melakukan 12.000 kali senam kegel.

KESEHATAN | 3 Mei 2021

BPPT Ciptakan Tes Cepat untuk Deteksi Antibodi Pascavaksinasi Covid-19

BPPT menghasilkan inovasi alat kesehatan untuk melakukan tes cepat deteksi antibodi kuantitatif dan RDT antigen pada 2021.

KESEHATAN | 2 Mei 2021

Kemkes Ingatkan Potensi Superspreader Covid-19, Nadia Tarmizi: Batasi Mobilitas

Perlu ada antisipasi utama dalam mencegah terjadinya lonjakan kasus dan termasuk juga mengatasi penularan varian baru, salah satunya dengan pembatasan mobilitas

KESEHATAN | 2 Mei 2021

Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong

Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksin produksi Sinopharm, Tiongkok yang sudah tiba di Indonesia akan digunakan untuk vaksinasi gotong royong.

KESEHATAN | 2 Mei 2021

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Indonesia Capai 7.699.325

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis lengkap sampai Minggu (2/5/2021) mencapai 7.699.325.

KESEHATAN | 2 Mei 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 39.958

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Minggu (2/5/2021), jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 39.958.

KESEHATAN | 2 Mei 2021

Update Covid-19: Tambah 4.394, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.677.274

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Minggu (2/5/2021), sebanyak 4.394. Total kasus positif di Indonesia menjadi 1.677.274.

KESEHATAN | 2 Mei 2021

Target Rampung Akhir 2021, Pfizer Kembangkan Pil Obat Covid-19

Pfizer kini mengembangkan pil untuk mengobati Covid-19.

KESEHATAN | 2 Mei 2021

Kemkes Perbanyak Pemeriksaan Whole Genome Sequencing untuk Deteksi Varian Baru

Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, Kemkes sudah mendeteksi adanya 10 kasus varian baru B177.

KESEHATAN | 1 Mei 2021

Bayi Berusia 1 Bulan di Bangka Positif Covid-19

P merupakan warga asal Kecamatan Sungailiat diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes antigen.

KESEHATAN | 1 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS