Larang Salat Pakai Masker, Kemkes: Sanksi Kami Serahkan ke Pemda Setempat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Larang Salat Pakai Masker, Kemkes: Sanksi Kami Serahkan ke Pemda Setempat

Selasa, 4 Mei 2021 | 21:48 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemkes) menyerahkan kepada pemerintah daerah (pemda) terkait sanksi atas kasus warga yang dilarang salat karena memakai masker di Bekasi.

Publik memang mempertanyakan tidak ada sanksi dan selesai “hanya dengan materai Rp 10.000”. Ada desakan meski sudah ada permintaan maaf, proses hukum seharusnya tetap berjalan sesuai Undang-Undang yang berlaku.

"Untuk sanksi kami serahkan kepada pemerintah daerah. Hal itu dikarenakan pelaksanaan ibadah di rumah ibadah, pihak Satgas sudah koordinasi dengan MUI, Dewan Masjid Indonesia, PBNU, Muhammadiyah, bahkan sudah ada fatwa MUI dan surat Kementerian Agama," ucap Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes) Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual pada Selasa (4/5/2021).

Ia meminta pengurus masjid mengikuti pedoman beribadah yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Agama, Nadia juga menegaskan aturan mengenai beribadah saat bulan Ramadhan juga telah dikeluarkan lewat fatwa MUI.

"Kita tahu sudah ada aturan SE 3/2021 dari Kemag dan fatwa MUI. Tentunya ini jadi pedoman kita semua dalam pelaksanaan ibadah di masa pandemi ini," jelasnya.

Imbas peristiwa pelarangan masker ini, Siti Nadia meminta Satgas Covid-19 tingkat kelurahan melakukan pengawasan. Dia meminta pengawasan dilakukan secara ketat.

Selain itu juga jelas menjelaskan kegiatan yang dilakukan dan menghasilkan adanya klaster tarawih sudah ditutup sementara. Jadi sudah tidak ada lagi ibadah yang dilakukan di lokasi yang menimbulkan klaster covid-19 terbaru.

Menurutnya adanya pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro sudah memberikan hasil yang sangat baik, yakni laju penularan dan kasus konfirmasi positif Covid-19 bisa ditekan. Hal ini harus dipertahankan, apalagi program PPKM mikro sudah diterapkan hingga desa bahkan keluaran.

"Itu berarti sudah pada level paling kecil dan paling dekat dengan masyarakat, artinya bagaimana aparat pemerintah bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk memastikan protokol kesehatan tidak boleh kendor," urai Siti.

Namun ketika terjadi penambahan klaster baru, ada langkah-langkah yang hrus dilakukan segera. Kemkes bekerja sama dengan Satgas Penanganan Covid-19 melakukan komunikasi yang intensif dengan seluruh kepala satgas Covid-19 di Provinsi dan Kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan kasus.

Memastikan berbagai aturan yang sudah ada ditegakkan sesuai dengan protokol, mengambil tindakan-tindakan yang komprehensif untuk memastikan bahwa pemerintah siap mengantisipasi kondisi tersebut.

Selanjutnya, menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan sehingga benar-benar siap ketika ada penambahan kasus, dan terakhir memperkuat testing, tracing, isolasi, agar masyarakat yang positif dipisahkan supaya tidak menyebar lebih lanjut dari masyarakat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sentra Vaksinasi Covid-19 Traveloka di Yogyakarta Lampaui Target

Traveloka akan kembali menyelenggarakan vaksin tahap kedua bagi warga Yogyakarta pada 24, 25, 27, 28 dan 29 Mei 2021 di lokasi yang sama.

KESEHATAN | 4 Mei 2021

Waspadai Tingkat Bahaya 3 Varian Baru Virus Covid-19 Ini

Tiga varian baru virus corona yakni B117 dari Inggris, varian B1351 dari Afrika Selatan, serta varian B1617 dari India sudah masuk ke Indonesia.

KESEHATAN | 4 Mei 2021

Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Satgas Covid-19 menyebut kasus positif Covid-19 cenderung stabil bahkan meningkat sejak pekan kedua April 2021.

KESEHATAN | 4 Mei 2021

Pemerintah Diminta Cegah Warga yang Nekat Mudik

Warga yang nekat mudik termasuk dalam kelompok berisiko tinggi mempaparkan dan terpapar.

KESEHATAN | 4 Mei 2021

Varian B117 dan B1351 Bisa Perparah Kondisi Pandemi Covid-19

Kedua varian tersebut bisa memerparah situasi pandemi Covid-19 di Indonesia karena mempunyai tingkat penularan lebih tinggi dibandingkan virus aslinya.

KESEHATAN | 4 Mei 2021

Satgas Covid-19 Imbau Masyarakat Berbelanja Aman Lewat Daring

Satgas Covid-19 mengimbau masyarakat untuk berbelanja aman lewat dalam jaringan (daring) atau online untuk mengurangi mobilitas di pusat-pusat perbelanjaan.

KESEHATAN | 4 Mei 2021

Satgas Penanganan Covid-19 Tegaskan Mudik Tetap Dilarang

Pada prinsipnya pemerintah tetap melarang aktivitas mudik selama periode bulan Ramadan dan Idulfitri.

KESEHATAN | 4 Mei 2021

Satgas: Waspada! Kasus Aktif Covid-19 Bakal Melonjak

Berdasarkan kecenderungan grafik pandemi dalam seminggu terakhir tren kasus aktif sewaktu-waktu bakal melonjak bila tak ada perbaikan.

KESEHATAN | 4 Mei 2021

Antisipasi Lonjakan Covid-19 Jelang Lebaran, Wakil Ketua MPR Minta Masyarakat Jaga Kedisiplinan

Kasus Covid-19 di Indonesia masih menjadi ancaman serius. Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid meminta masyarakat menjaga protokol kesehatan.

KESEHATAN | 4 Mei 2021

Awas, Mudik Bisa Ciptakan Superspreader Event Seperti di India

Lonjakan kasus di India bisa disebut sebagai superspreader event (peristiwa penularan super) karena terjadi secara cepat dan menularkan kepada banyak orang.

KESEHATAN | 4 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS