Doni Monardo Ajak Masyarakat Patuhi Peniadaan Mudik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Doni Monardo Ajak Masyarakat Patuhi Peniadaan Mudik

Rabu, 5 Mei 2021 | 17:38 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengajak seluruh elemen bangsa bekerja sama mematuhi kebijakan larangan mudik, yang diterapkan pemerintah.

Ketentuan mengenai peniadaan mudik diatur berdasarkan Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah beserta adendumnya. Peniadaan ini berlaku dari 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

“Seluruh pihak baik di pusat, di daerah, sampai dengan di tingkat desa dan kelurahan mari bekerja keras untuk mengingatkan masyarakat kita, jangan mudik, jangan mudik, jangan mudik,” kata Doni saat menjadi pembicara pada Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) bertajuk “Jaga Keluarga, Tidak Mudik,” yang digelar secara virtual, pada Rabu (5/5/2021).

Ia mengatakan, berdasarkan hasil survei masih terdapat 7% masyarakat yang hendak mudik, pasca diumumkannya kebijakan peniadaan mudik yang diputuskan pemerintah. Sejumlah 7% itu, kata Doni, adalah jumlah yang sangat besar yaitu mencapai 18,9 juta orang dari 270 juta populasi penduduk Indonesia.

Ia berharap semua unsur di daerah dapat melakukan sosialisasi setiap saat terkait kebijakan peniadaan mudik ini.

“Masyarakat yang ingin mudik pun masih ada 7%. Tugas kita adalah mengurangi angka ini sekecil mungkin. Lebih baik hari ini kita lelah, kita dianggap cerewet, dari pada korban Covid-19 berderet-deret, karena sudah tidak ada lagi pilihan lain,” ujarnya.

Doni juga secara khusus meminta masyarakat menahan diri untuk tidak mudik, karena berisiko meningkatkan laju penularan Covid-19 di daerah.

“Mari bersabar menahan diri karena kalau ini kita biarkan maka sangat pasti terjadi penularan oleh mereka yang datang dari luar di kampung halaman,” katanya.

Ditambahkan, fasilitas pelayanan kesehatan dan medis di sejumlah daerah tidak cukup memadai sehingga dapat memperparah risiko ketika terpapar Covid-19.

“Di setiap daerah belum tentu memiliki rumah sakit yang memadai, belum tentu ada dokter yang merawat. Akibatnya mereka yang terpapar Covid-19 bisa menjadi fatal, bisa mengakibatkan kematian dan banyak daerah yang mengalami peristiwa seperti itu pada tahun yang lalu,” jelas Doni.

Kebijakan Tepat
Lebih jauh, Doni menegaskan bahwa kebijakan peniadaan mudik adalah langkah tepat dan bijaksana guna mencegah meningkatnya laju penularan Covid-19 di tengah masyarakat. “Keputusan pemerintah untuk larangan mudik ini bukan hanya tepat, tapi sangat tepat, sangat tepat, sangat tepat,” tegasnya.

Doni mengingatkan bahwa setiap libur panjang selalu diiringi peningkatan kasus yang tajam, seperti pada libur Lebaran tahun lalu, libur pada bulan Agustus, hingga libur Natal dan Tahun Baru.

“Berkaca pada perjalanan kita sudah setahun lebih menghadapi Covid-19, setiap libur panjang pasti akan diikuti dengan kenaikan kasus aktif dan juga akan diikuti dengan bertambahnya angka kematian,” jelasnya.

Peningkatan dalam rentang 46-75% untuk angka kematian, sedangkan peningkatan angka kasus aktif pada 70-119%.

“Jadi sangat tinggi sekali. Setiap habis libur panjang diikuti dengan kenaikan kasus aktif,” kata Doni.

Kenaikan ini, lanjutnya, mengakibatkan bertambahnya jumlah pasien di rumah sakit. Bahkan, keterisian ruang perawatan, Intensive Care Unit (ICU), dan isolasi lebih dari 80%.

“Pada periode bulan Januari, beberapa provinsi telah mencapai lebih dari 100 persen. Sehingga pasien harus dibawa ke luar provinsi,” tuturnya.

Doni menambahkan, hal itu mengakibatkan angka kematian harian menjadi sangat tinggi yakni sekitar 250 kematian. Tenaga kesehatan, termasuk dokter dan perawat yang merawat pasien pun menjadi korban terpapar Covid-19.

Doni berharap, larangan mudik adalah pilihan yang sangat strategis dan harus diikuti semua pihak.

“Kita semuanya harus mengikuti keputusan ini. Ini adalah keputusan politik negara, Kepala Negara adalah Bapak Presiden Jokowi. Tidak boleh ada satu pun pejabat pemerintah yang berbeda narasinya terkait larangan mudik,” kata Doni.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Waspadai Kekurangan Vitamin D di Masa Pandemi Covid-19

Vitamin D terbentuk secara alami ketika kulit terkena sinar matahari langsung.

KESEHATAN | 5 Mei 2021

Cegah Klaster Covid-19, Ridwan Kamil Perketat Pengawasan di Pusat Perbelanjaan

Ridwan Kamil menegaskan pihaknya akan memperketat pengawasan pintu masuk dan keluar pusat perbelanjaan.

KESEHATAN | 5 Mei 2021

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Indonesia Capai 12,8 Juta

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama sampai Rabu (5/5/2021), telah mencapai 12,8 juta lebih.

KESEHATAN | 5 Mei 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 79.318

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Rabu (5/5/2021), jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 79.318.

KESEHATAN | 5 Mei 2021

Update Covid-19: Tambah 5.285, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.691.658

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Rabu (5/5/2021), sebanyak 5.285. Total kasus positif di Indonesia menjadi 1.691.658.

KESEHATAN | 5 Mei 2021

Pentingnya Hidrasi di Tengah Pandemi Covid-19

Aqua menegaskan komitmen sebagai mitra hidrasi pada 39 sentra vaksinasi Covid-19 di seluruh Indonesia.

KESEHATAN | 5 Mei 2021

Doni Monardo Minta Masyarakat Berkaca dari Kasus Covid-19 di India

“Mari kita jadikan keadaan di India sebagai pelajaran bagi bangsa kita, jangan anggap enteng Covid-19. Covid-19 masih ada dan belum berakhir,” ucap Doni Monardo

KESEHATAN | 5 Mei 2021

Doni Monardo: Masyarakat Abai Prokes karena Masih Tak Percaya Ada Penyakit Covid-19

Menurut Doni Monardo, masih banyak masyarakat tidak percaya adanya penyakit Covid-19 karena masalah pengetahuan dan keyakinan masyarakat.

KESEHATAN | 5 Mei 2021

Satgas: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Saat Ini Terendah dalam Setahun Terakhir

Kasus aktif Indonesia menduduki catatan terendah sepanjang satu tahun terakhir 5,88%.

KESEHATAN | 5 Mei 2021

Antisipasi Kenaikan Covid-19, Doni Monardo Tegaskan Larangan Mudik Keputusan Tepat

Doni Monardo mengatakan, berdasarkan keputusan tersebut, tidak boleh satupun pejabat pemerintah yang berbeda narasinya.

KESEHATAN | 5 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS