Logo BeritaSatu

Dijuluki Mutan Ganda, Varian Covid-19 Asal India Memang Sangat Menular

Kamis, 6 Mei 2021 | 19:40 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- India berada di tengah gelombang kedua Covid-19 yang menghancurkan. Selama beberapa minggu terakhir, kasus infeksi dan kematian meningkat tajam. Seperti dilaporkan NPR, baru-baru ini, varian Covid-19 asal India yang dijuluki “mutan ganda” dituding menyebabkan penularan yang sangat cepat.

India bahkan mencatat lebih dari seperempat juta kasus per hari. Salah satu varian baru yang beredar di India dan menimbulkan kekhawatiran itu disebut sebagai "mutan ganda".

Menurut ilmuwan penyakit menular Kristian Andersen dari Scripps Research Institute, situasi di India terdengar sangat mirip dengan apa yang terjadi di Brasil, Afrika Selatan dan sekarang juga Iran.

"Negara-negara ini sudah memiliki banyak orang yang terinfeksi [pada gelombang pertama], dan ada perasaan bahwa negara tersebut telah mencapai tingkat kekebalan kelompok tertentu," katanya.

Tapi kemudian, ujar Andersen, seiring waktu, ketika kekebalan orang berkurang, varian yang lebih menular datang dan memicu gelombang lain.

Secara resmi, varian tersebut disebut B.1.617, tetapi banyak orang dan media (termasuk NPR) menyebut varian tersebut sebagai "mutan ganda". Hal itu disebabkan B.1.617 memiliki dua mutasi utama yang terpotong pada dua galur terkenal lainnya.

Tapi secara ilmiah, menurut Andersen, istilah "mutan ganda" tidak masuk akal. SARS-CoV-2 bermutasi sepanjang waktu. Jadi ada banyak mutan ganda di mana-mana. Varian di India seharusnya tidak disebut demikian,” tambahnya.

Seperti varian lain yang menjadi perhatian, B.1.617 tidak hanya mengandung dua mutasi, tetapi lebih dari puluhan.

Meski begitu, ada alasan mengapa istilah "mutan ganda" muncul. Pertama, B.1.617 memiliki mutasi (berlabel L452R) yang juga terdapat pada strain dominan di California. Kedua, B.1.617 memiliki mutasi serupa (disebut E484Q) seperti mutasi yang ada pada varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan dan Brasil (mutasi itu disebut E484K).

Jadi secara singkat, B.1.617 memiliki dua mutasi yang "terkenal". Tapi mutasi juga dimiliki sekitar 11 varian yang lain juga.
Bukti awal menunjukkan bahwa B1.617 lebih menular daripada jenis virus sebelumnya. Sebuah penelitian yang diterbitkan Selasa menemukan bahwa mutasi L452R dapat meningkatkan kemampuan virus untuk menginfeksi sel manusia di laboratorium. Varian di California, yang membawa mutasi yang sama, sekitar 20% lebih mudah ditularkan daripada jenis virus yang lebih tua.

B.1.617 juga menyebar dengan cepat di India. Selama beberapa bulan terakhir, Nature melaporkan varian ini telah menjadi jenis yang dominan di negara bagian Maharashtra.

Tapi, Andersen mengatakan, tidak ada yang tahu pasti apakah B.1.617 lebih dapat ditularkan dan dengan demikian mendorong lonjakan India.

"Kami juga tahu B.1.1.7 [varian yang pertama kali terdeteksi di Inggris] beredar di India, dan kami tahu bahwa P.1. Varian yang pertama kali terdeteksi di Brasil juga beredar di sana. Jadi varian tersebut bisa juga berperan dalam lonjakan ini. Kami belum memiliki datanya,” paparnya.

Beberapa penelitian telah mengaitkan dua mutasi kunci pada B.1.617 dengan peningkatan kemampuan virus untuk menghindari sistem kekebalan. Ravi Gupta dari Universitas Cambridge di Twitter mengatakan, kemungkinan besar, vaksin Covid-19 masih akan berhasil melawan B1.617, tetapi mungkin sedikit kurang efektif.

"Kemungkinan vaksin akan melindungi dari penyakit parah dan kematian tetapi tidak terhadap infeksi pada mereka [ orang] dengan respons imun yang lebih buruk,” tambah Ravi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Deretan Wanita Kuat dan Berpengaruh Mulai Kuasai Eropa

Fenomena deretan nama wanita kuat dan berpengaruh mulai menguasai benua Eropa. pemimpin sayap kanan Italia Giorgia Meloni tampaknya akan bergabung.

NEWS | 29 September 2022

Kepala WTO Undur Jadwal Pembahasan Topik Sulit ke Awal 2024

Kepala Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) Ngozi Okonjo-Iweala mengundurkan jadwal pembahasan topik sulit ke awal 2024

NEWS | 29 September 2022

Putin Prediksi Rusia Capai Rekor Panen 150 Juta Ton Gandum

Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia mengharapkan panen gandum rekor tertinggi pada 2022.

NEWS | 29 September 2022

Iriana Jokowi Dijadwalkan Menanam Pohon di Pulau Rinca

Iriana Jokowi melanjutkan kegiatan kunjungan kerjanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (29/9/2022), dengan menanam pohon di Pulau Rinca.

NEWS | 29 September 2022

Malaysia Akan Cabut Aturan Wajib Masker di Penerbangan

Malaysia akan mencabut aturan wajib masker di dalam penerbangan yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

NEWS | 29 September 2022

Satgas Covid-19: Kebijakan Wajib Masker Masih Berlaku

Satgas Covid-19 menyatakan, pemerintah belum berencana mencabut kebijakan wajib masker seperti yang dilakukan negara lain.

NEWS | 29 September 2022

Tiongkok Tolak Keras Perbandingan Ukraina dengan Taiwan

Tiongkok bereaksi terhadap perbandingan antara Ukraina dengan Taiwan. Hal itu ditegaskan juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin.

NEWS | 29 September 2022

Kebanjiran Pengungsi Rusia, Latvia Nyatakan Negara Darurat

Latvia mengumumkan keadaan darurat di dekat perbatasannya dengan Rusia pada Rabu (28/9/2022) setelah kebanjiran pengungsi Rusia.

NEWS | 29 September 2022

TNI AU Selidiki Penemuan Granat Asap dan Peluru di Bekasi

TNI AU masih mendalami penemuan granat asap dan peluru yang ditemukan di sebuah rumah, di Pondokgede, Kota Bekasi, Selasa, 27 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Hari Ini, Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan

BMKG DKI Jakarta menerangkan, potensi hujan disertai petir terjadi di wilayah Jaksel dan Jaktim pada sore hingga menjelang malam hari.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Deretan Wanita Kuat dan Berpengaruh Mulai Kuasai Eropa

Deretan Wanita Kuat dan Berpengaruh Mulai Kuasai Eropa

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings