Tanpa Hak Paten, Vaksin Covid-19 Bisa Diproduksi Secara Generik
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tanpa Hak Paten, Vaksin Covid-19 Bisa Diproduksi Secara Generik

Senin, 10 Mei 2021 | 18:41 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University, Australia, Dicky Budiman, menyatakan keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk mendukung penghapusan hak paten vaksin Covid-19 adalah langkah terobosan luar biasa (extraordinary). Dicky mengatakan penghapusan hak paten vaksin Covid-19 bisa menguntungkan publik karena vaksin dapat diproduksi dalam bentuk generik.

“Tentu menghapus hak paten akan menguntungkan artinya vaksin dapat diproduksi dalam bentuk generik. Berbicara generik itu seperti obat, jadi tentu lebih murah dan menguntungkan,” kata Dicky saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (10/5/2021).

Dicky mendorong negara-negara maju lain mengikuti langkah AS tersebut agar akses vaksin semakin terjangkau khususnya di negara-negara miskin. Pasalnya, gap atau kesenjangan dalam jumlah warga yang menerima vaksin antara negara maju dan negara miskin, semakin besar.

Dicky menyebut jumlah penerima vaksinasi di negara miskin kurang dari 1% populasi penduduk, sebaliknya di negara maju kurang lebih sudah 20% bahkan ada yang sudah 50% populasinya menerima vaksin.

“Ini sebetulnya yang diharapkan dari setiap pemerintahan. Pandemi ini adalah krisis public health, krisis yang extraordinary, dan harus diberikan treatment extraordinary. Salah satunya dalam kaitan vaksin, ya seperti ini,” ujarnya.

Dicky mengatakan proses penghapusan hak paten vaksin Covid-19 dilakukan oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Nantinya, WTO akan merilis detail informasi termasuk terkait produksi vaksin.

Menurutnya, penghapusan hak paten akan memberikan kemudahan dalam produksi vaksin Covid-19. Namun, dia mengingatkan masalah hak paten vaksin Covid-19 tidak bisa hanya dipandang sebatas paten untuk vaksin saja.

“Nanti izinnya bisa dari gobal. Tapi perlu diingat, hak paten bukan hanya masalah vaksin, tapi dalam kaitan pandemi, ada paten di obat, teknologi diagnostik. Ini juga harus diperhitungkan,” ujarnya.

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan dukungan terhadap rencana untuk melepaskan proteksi paten global atas vaksin Covid-19. Perwakilan Dagang AS Katherine Tai mengatakan, sementara hak kekayaan intelektual untuk bisnis tergolong penting, Pemerintah AS mendukung pencabutan proteksi atas vaksin Covid-19 demi mengakhiri pandemi yang sudah berlangsung setahun lebih ini.

"Ini adalah krisis kesehatan global dan keadaan luar biasa dari pandemi Covid-19 membutuhkan tindakan yang juga luar biasa," katanya dalam sebuah pernyataan, Rabu (5/5/2021), seperti dilansir AFP.

Biden berada di bawah tekanan kuat untuk mengesampingkan perlindungan bagi produsen vaksin, terutama di tengah kritik bahwa negara-negara kaya sedang menimbun dosis.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkes Siap Tingkatkan Kesiapan RS Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Masa Libur Lebaran

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan siap meningkatkan kesiapan RS rujukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 selama masa libur Lebaran.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Menkes: Disiplin Prokes Cara Jitu Cegah Penyebaran Covid-19 Varian Baru

Budi Gunadi Sadikin menegaskan cara jitu mencegah penyebaran virus Covid-19 varian baru adalah disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes).

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Rumah Sakit

Pemerintah akan meningkatkan ketersediaan tempat tidur perawatan dan obat-obatan di rumah sakit untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Kemkes Percepat Laju Vaksinasi Massal Covid-19 hingga 1 Juta Dosis per Bulan

Kemkes akan mempercepat laju vaksinasi massal Covid-19 hingga mencapai 1 juta dosis per bulan.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Gawat! Sebanyak 4.123 Pemudik Positif Covid-19

Sebanyak 1.686 orang pemudik diminta untuk melakukan isolasi mandiri dan 75 orang dirawat.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Menkes Imbau Pemda Akselerasi Vaksinasi Covid-19

Menkes mengimbau pemerintah daerah untuk mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

8,75 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis lengkap sampai Senin (10/5/2021) mencapai lebih dari 8,75 juta.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Polemik WNA Asal Tiongkok, Legislator PDIP: Pemerintah Wajib Perketat Screening WNA Masuk RI

Anggota Komisi IX DPR, Rahmat Handoyo meminta pemerintah untuk memperketat screening bagi warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 49.483

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Senin (10/5/2021), jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 49.483.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Libur Panjang Lebaran Diprediksi Picu Lonjakan Kasus Covid-19

Satgas Penanganan Covid-19 menilai libur panjang Lebaran tahun ini diprediksi akan menyebabkan terjadinya lonjakan kasus virus corona di Tanah Air.

KESEHATAN | 10 Mei 2021


TAG POPULER

# Bumi Cikarang Makmur


# Lockdown Lokal


# Ebrahim Raisi


# Varian Delta


# India



TERKINI

Apresiasi Konsumen, Merek Fashion Ini Berikan Hadiah untuk Pelanggan

GAYA HIDUP | 10 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS