Logo BeritaSatu

Tanpa Hak Paten, Vaksin Covid-19 Bisa Diproduksi Secara Generik

Senin, 10 Mei 2021 | 18:41 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University, Australia, Dicky Budiman, menyatakan keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk mendukung penghapusan hak paten vaksin Covid-19 adalah langkah terobosan luar biasa (extraordinary). Dicky mengatakan penghapusan hak paten vaksin Covid-19 bisa menguntungkan publik karena vaksin dapat diproduksi dalam bentuk generik.

“Tentu menghapus hak paten akan menguntungkan artinya vaksin dapat diproduksi dalam bentuk generik. Berbicara generik itu seperti obat, jadi tentu lebih murah dan menguntungkan,” kata Dicky saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (10/5/2021).

Dicky mendorong negara-negara maju lain mengikuti langkah AS tersebut agar akses vaksin semakin terjangkau khususnya di negara-negara miskin. Pasalnya, gap atau kesenjangan dalam jumlah warga yang menerima vaksin antara negara maju dan negara miskin, semakin besar.

Dicky menyebut jumlah penerima vaksinasi di negara miskin kurang dari 1% populasi penduduk, sebaliknya di negara maju kurang lebih sudah 20% bahkan ada yang sudah 50% populasinya menerima vaksin.

“Ini sebetulnya yang diharapkan dari setiap pemerintahan. Pandemi ini adalah krisis public health, krisis yang extraordinary, dan harus diberikan treatment extraordinary. Salah satunya dalam kaitan vaksin, ya seperti ini,” ujarnya.

Dicky mengatakan proses penghapusan hak paten vaksin Covid-19 dilakukan oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Nantinya, WTO akan merilis detail informasi termasuk terkait produksi vaksin.

Menurutnya, penghapusan hak paten akan memberikan kemudahan dalam produksi vaksin Covid-19. Namun, dia mengingatkan masalah hak paten vaksin Covid-19 tidak bisa hanya dipandang sebatas paten untuk vaksin saja.

“Nanti izinnya bisa dari gobal. Tapi perlu diingat, hak paten bukan hanya masalah vaksin, tapi dalam kaitan pandemi, ada paten di obat, teknologi diagnostik. Ini juga harus diperhitungkan,” ujarnya.

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan dukungan terhadap rencana untuk melepaskan proteksi paten global atas vaksin Covid-19. Perwakilan Dagang AS Katherine Tai mengatakan, sementara hak kekayaan intelektual untuk bisnis tergolong penting, Pemerintah AS mendukung pencabutan proteksi atas vaksin Covid-19 demi mengakhiri pandemi yang sudah berlangsung setahun lebih ini.

"Ini adalah krisis kesehatan global dan keadaan luar biasa dari pandemi Covid-19 membutuhkan tindakan yang juga luar biasa," katanya dalam sebuah pernyataan, Rabu (5/5/2021), seperti dilansir AFP.

Biden berada di bawah tekanan kuat untuk mengesampingkan perlindungan bagi produsen vaksin, terutama di tengah kritik bahwa negara-negara kaya sedang menimbun dosis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hadiah Kursi Roda dari Puan Bahagiakan Ibu dari Anak Penderita Polio

Petani bunga di Badung, Bali, Ni Ketut Ratko sangat gembira menerima bantuan kursi roda untuk anaknya yang menderita polio.

NEWS | 30 September 2022

DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

Pemprov DKI Jakarta mengatakan, pembangunan rusun (rumah susun) di Pulau G kemungkinan akan dilakukan oleh pihak swasta.

NEWS | 30 September 2022

Ali Ibrahim Undang Presiden Jokowi Buka Sail Tidore 2022

Ali Ibrahim mengundang dan meminta secara khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk hadir dan membuka acara Puncak Sail Tidore pada November 2022.

NEWS | 29 September 2022

DPR Siap Tunjukkan Komitmen Indonesia Kurangi Emisi

DPR siap menjadi tuan rumah perhelatan The 8th G-20 Parliamentary Speaker Summit (P-20) yang akan diselenggarakan pekan depan.

NEWS | 29 September 2022

UBK Kerja Sama dengan Persatuan Alumni GMNI

UBK melakukan kerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

NEWS | 29 September 2022

Moeldoko Dorong Swasta Terlibat Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong keterlibatan pihak swasta dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

NEWS | 29 September 2022

Komnas HAM Harap Jaksa Maksimal Dakwa Ferdy Sambo Cs

Komnas HAM berharap jaksa bisa menyusun dakwaan terhadap para tersangka secara maksimal.

NEWS | 29 September 2022

Peraturan Menkumham, Masa Berlaku Paspor Menjadi 10 Tahun

Masa berlaku paspor dari semula lima tahun diubah menjadi 10 tahun. Hal ini diatur dalam Peraturan Menkumham Nomor 18 Tahun 2022.

NEWS | 29 September 2022

Polri Kirim Surat Pemecatan Ferdy Sambo ke Sekmil Presiden

Polri telah mengirim berkas putusan pemecatan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo ke Sekretariat Militer (Sekmil) Presiden.

NEWS | 29 September 2022

Soal Mobil Dinas Listrik, Pemprov DKI Punya 2 Pilihan

Pemprov DKI akan melakukan 2 pilihan terkait mobil dinas listrik. Dua pilihan itu, adalah memodifikasi kendaraan dinas lama dan membeli mobil listrik.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

NEWS | 46 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings