Logo BeritaSatu

Penghapusan Hak Paten Vaksin Covid-19 Harus Diikuti 2 Langkah Ini

Senin, 10 Mei 2021 | 18:57 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Joe Biden menyatakan dukungannya untuk menghapuskan hak paten atau mengabaikan perlindungan kekayaan intelektual untuk vaksin Covid-19. Meskipun nantinya ditetapkan secara resmi, proses untuk memproduksi vaksin Covid-19 tidak bisa semudah itu karena penghapusan hak paten hanya langkah awal.

“Apakah artinya Indonesia bisa memproduksi (vaksin Covid-19)? Itu pertanyaan lain. Artinya, penghapusan hak paten hanya satu langkah awal. Ada langkah-langkah berikutnya pada level global dan nasional,” ujar epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University, Australia, Dicky Budiman, saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (10/5/2021).

Menurut Dicky, setelah menghilangkan hambatan pada hak paten vaksin Covid-19, maka ada 2 langkah penting lagi yang harus dilakukan. Pertama, negara maju yang memiliki teknologi vaksinasi harus melakukan transfer of knowledge (berbagi pengetahuan) dalam proses produksinya. Dicky mengatakan India dan Tiongkok saat ini sudah memiliki teknologi dalam produksi vaksin Covid-19, namun kedua negara itu tidak akan mampu mencukupi kebutuhan vaksin untuk masyarakat dunia sekitar 7 miliar.

“Apalagi negara seperti Indonesia, kita harus mendapatkan terlebih dulu transfer of knowledge bagaimana membuat vaksin. Kita juga bisa memilh, misalnya mRNA mungkin sulit, tetapi bisa vaksin dari Johnson and Johnson, atau vaksin protein subunit, atau dari Astrazeneca,” kata Dicky.

Sedangkan, langkah kedua adalah mendorong investasi secara masif untuk membangun kapasitas produksi. Dia mengatakan produksi vaksin tentu membutuhkan dana sangat besar.

“Jadi 2 tahap ini harus dilakukan untuk merespons atau menindaklanjuti penghapusan hak paten AS. Kalau tidak, sama saja tidak akan berdampak,” ujarnya.

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan dukungan terhadap rencana untuk melepaskan proteksi paten global atas vaksin Covid-19. Jika rencana ini terwujud akan membawa harapan bagi negara-negara miskin yang sekarang kesulitan mendapatkan vaksin tersebut, karena akan lebih banyak produsen yang dapat membuat dan menyediakannya.

Perwakilan Dagang AS Katherine Tai mengatakan, sementara hak kekayaan intelektual untuk bisnis tergolong penting, Pemerintah AS mendukung pencabutan proteksi atas vaksin Covid-19 demi mengakhiri pandemi yang sudah berlangsung setahun lebih.

"Ini adalah krisis kesehatan global dan keadaan luar biasa dari pandemi Covid-19 membutuhkan tindakan yang juga luar biasa," katanya dalam sebuah pernyataan, Rabu (5/5), yang dikutip AFP.

Biden berada di bawah tekanan kuat untuk mengesampingkan perlindungan bagi produsen vaksin, terutama di tengah kritik bahwa negara-negara kaya sedang menimbun dosis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Tetapkan Mantan Anggota DPR sebagai Tersangka Suap Kasus Garuda

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus korupsi di PT Garuda Indonesia yang menjerat Emirsyah Satar dan pihak lainnya.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus Garuda, KPK Usut Aliran Suap ke Mantan Anggota DPR

KPK menggelar penyidikan baru terkait dugaan suap pada pengadaan armada pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia Tbk periode 2010-2015.

NEWS | 4 Oktober 2022

Anies Capres Nasdem, KPK Pastikan Penyelidikan Formula E Tetap Lanjut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyelidikan terkait kasus Formula E Jakarta tetap berlanjut.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus Formula E, KPK Tegaskan Tak Incar Pihak Tertentu

KPK menegaskan bahwa terkait kasus Formula E, pihaknya tidak mengincar pihak tertentu. 

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK: Tak Sulit Kerahkan Kekuatan Jemput Paksa Lukas Enembe

Bagi KPK, tidak ada kesulitan untuk menjemput paksa tersangka Lukas Enembe yang mangkir dari panggilan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Warga Jakarta, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir Hari ini

BMKG memperingatkan warga Jakarta untuk waspada akan potensi hujan lebat yang akan terjadi di Ibu Kota dan beberapa daerah lain.

NEWS | 4 Oktober 2022

Ukraina Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Bersama di Piala Dunia 2030

Ukraina akan bergabung dengan Spanyol dan Portugal dalam upaya mereka untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.

NEWS | 4 Oktober 2022

Uji Rudal Korut ke Wilayah Jepang,Warga Sempat Diminta Berlindung

Korut menembakkan rudal balistik menuju ke wilayah Jepang pada Selasa (4/10/2022), memicu peringatan bagi penduduk untuk berlindung.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pencuri Brankas Kafe Menyamar dengan Pakai Daster Tetangga

Seorang pencuri melakukan aksinya dengan menyamar sebagai perempuan dengan menggunakan daster milik tetangga.

NEWS | 4 Oktober 2022

Sepanjang 2022, 1.153 Orang Tewas Kecelakaan di Sumut

Polda Sumut mencatat, sebanyak 1.153 orang meninggal dunia dari 4.306 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sumatera Utara.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
55 Menit Perdagangan, Rupiah Berada di Level Rp 15.302

55 Menit Perdagangan, Rupiah Berada di Level Rp 15.302

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings