Biontech: Tak Perlu Adaptasi Vaksin untuk Hadapi Varian Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Biontech: Tak Perlu Adaptasi Vaksin untuk Hadapi Varian Covid-19

Selasa, 11 Mei 2021 | 11:04 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Berlin, Beritasatu.com- Biontech menegaskan pihaknya tidak perlu mengadaptasi vaksin untuk berbagai varian Covid-19. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Senin (10/5/2021), perusahaan Jerman itu menyatakan modifikasi vaksin tidak diperlukan untuk melindungi orang dari berbagai varian yang beredar.

“Sampai saat ini, tidak ada bukti bahwa adaptasi vaksin Covid-19 Biontech diperlukan untuk menghadapi varian-varian utama yang muncul teridentifikasi,'' kata perusahaan.

Biontech menambahkan bahwa pihaknya telah mengembangkan strategi komprehensif untuk mengatasi varian ini jika diperlukan di masa depan.

Untuk mempersiapkan potensi kebutuhan untuk mengubah vaksin saat ini, Biontech menyatakan telah memulai pengujian pada bulan Maret pada "versi modifikasi, varian khusus" dari suntikannya.

“Tujuan dari studi ini adalah untuk mengeksplorasi jalur regulasi yang akan dikejar oleh Biontech dan Pfizer jika SARS-CoV-2 cukup berubah sehingga memerlukan vaksin yang diperbarui,” katanya.

Kepala Eksekutif Biontech Ugur Sahin sebelumnya telah menyatakan keyakinannya bahwa mereka bekerja melawan varian virus corona pertama kali terdeteksi di India, secara resmi dikenal sebagai B.1.617.

Pada Senin, pernyataan Biontech mengikuti penelitian minggu lalu yang menunjukkan vaksin yang diproduksi dengan Pfizer yang berbasis di Amerika Serikat (AS) sangat efektif dalam melindungi penerima dari penyakit parah yang disebabkan oleh dua varian berbahaya dari virus corona yang pertama kali terdeteksi di Inggris dan Afrika Selatan masing-masing yakni B .1.1.7 dan B.1.351.

Penelitian sebelumnya menunjukkan vaksin itu juga mampu menetralkan strain P1 yang sangat menular dari virus corona yang awalnya diidentifikasi di Brasil.

Sementara itu, penilaian juga sedang berlangsung tentang efek kemungkinan dosis ketiga vaksin dalam memperpanjang kekebalan dan melindungi terhadap varian.

Vaksin Biontech-Pfizer adalah yang pertama digunakan secara luas untuk melawan Covid-19, setelah otorisasi yang cepat di beberapa negara Barat.

Sejak itu, vaksin Biontech-Pfizer telah digunakan di banyak negara di seluruh dunia, dengan pesanan sekitar 1,8 miliar dosis telah ditandatangani untuk tahun ini

Seperti vaksin saingan yang diproduksi oleh Moderna, vaksin tersebut menggunakan teknologi mRNA untuk mengunggulkan sistem kekebalan tubuh untuk menyerang virus corona.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penghapusan Hak Paten Vaksin Covid-19 Harus Diikuti 2 Langkah Ini

Proses untuk memproduksi vaksin Covid-19 tidak bisa semudah itu karena penghapusan hak paten hanya langkah awal.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Tanpa Hak Paten, Vaksin Covid-19 Bisa Diproduksi Secara Generik

Penghapusan hak paten vaksin Covid-19 bisa menguntungkan publik karena vaksin dapat diproduksi dalam bentuk generik.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Menkes Siap Tingkatkan Kesiapan RS Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Masa Libur Lebaran

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan siap meningkatkan kesiapan RS rujukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 selama masa libur Lebaran.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Menkes: Disiplin Prokes Cara Jitu Cegah Penyebaran Covid-19 Varian Baru

Budi Gunadi Sadikin menegaskan cara jitu mencegah penyebaran virus Covid-19 varian baru adalah disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes).

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Rumah Sakit

Pemerintah akan meningkatkan ketersediaan tempat tidur perawatan dan obat-obatan di rumah sakit untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Kemkes Percepat Laju Vaksinasi Massal Covid-19 hingga 1 Juta Dosis per Bulan

Kemkes akan mempercepat laju vaksinasi massal Covid-19 hingga mencapai 1 juta dosis per bulan.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Gawat! Sebanyak 4.123 Pemudik Positif Covid-19

Sebanyak 1.686 orang pemudik diminta untuk melakukan isolasi mandiri dan 75 orang dirawat.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Menkes Imbau Pemda Akselerasi Vaksinasi Covid-19

Menkes mengimbau pemerintah daerah untuk mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

8,75 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis lengkap sampai Senin (10/5/2021) mencapai lebih dari 8,75 juta.

KESEHATAN | 10 Mei 2021

Polemik WNA Asal Tiongkok, Legislator PDIP: Pemerintah Wajib Perketat Screening WNA Masuk RI

Anggota Komisi IX DPR, Rahmat Handoyo meminta pemerintah untuk memperketat screening bagi warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia.

KESEHATAN | 10 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS