Logo BeritaSatu

61% Pemudik Positif Covid-19, Ini Tanggapan Satgas

Selasa, 11 Mei 2021 | 21:43 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menanggapi temuan 4.123 orang positif Covid-19 atau 61% dari 6.742 pemudik yang dites secara acak, Satgas Penanganan Covid-19 meminta agar seluruh masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga terhindar dari penularan Covid-19.

Hal itu diungkapkan Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam jumpa pers secara daring, Selasa (11/5/2021).

Wiku Adisasmito tidak menyebutkan langkah-langkah khusus pemerintah dalam menyikapi temuan tersebut meskipun positivitas dari tes acak tersebut, sebesar 61%, dinilai pengamat maupun epidemiolog sebagai angka yang sangat besar dan cenderung tidak benar.

“Saya ingin menginformasikan bahwa screening kepada masyarakat dilakukan oleh pihak kepolisian dalam beberapa kegiatan operasi terhitung sejak tanggal 22 April 2021. Dan berdasarkan data akumulasi yang dikumpulkan dari kegiatan operasi tersebut terdapat kurang lebih 4.000 masyarakat yang positif,” kata Wiku Adisasmito.

Angka tersebut, menurut Wiku Adisasmito, akan mengalami perubahan seiring dengan screening selama operasi yang masih terus berjalan.

“Oleh karena itu saya meminta kepada seluruh masyarakat untuk memastikan dalam kondisi sehat dalam setiap aktivitas dan tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga dapat terhindar dari penularan Covid-19,” katanya.

61% Pemudik Positif Covid-19, Ini Tanggapan Satgas
Antrian pemudik bersepeda motor memadati Jalan Rengas Bandung jelang posko penyekatan Kedungwaringin, Bekasi, Selasa (11/5/2021) dini hari.

Sementara itu Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi kepada Beritasatu.com, menyatakan bahwa data 61% pemudik kedapatan positif Covid-19 kemungkinan berasal dari Satgas Penanganan Covid-19 atau dari Kementerian Perhubungan. Artinya, data tersebut bukan dari Kementerian Kesehatan.

Siti Nadia Tarmizi menjawab pertanyaan terkait pernyataan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sekaligus Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyatakan bahwa dari 6.742 jumlah pemudik yang dites secara acak, sebanyak 4.123 di antaranya positif Covid-19.

Airlangga menyebut para pemudik yang dimaksud adalah hasil dari Operasi Ketupat. Seperti disebutkan Wiku, operasi oleh pihak kepolisian dimulai 22 april 2021, bukan sejak pelarangan mudik 6 Mei 2021.

“Operasi Ketupat kemarin, jumlah pemudik yang di random testing, dari 6.742 orang, konfirmasi positif ada 4.123 orang dan dilakukan isolasi mandiri 1.686 orang, dan dirawat 75 orang,” kata Airlangga Hartarto dalam jumpa pers secara daring, Senin (10/5/2021) siang.

Ahli patologi klinik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Tonang Dwi Ardyanto menyatakan pemerintah, dalam hal ini KPCPEN maupun Satgas Penanganan Covid-19, perlu memberikan penjelasan terperinci mengenai data tersebut agar penanganan pandemi tidak salah arah.

Menurut Tonang Dwi Ardyanto, angka positivitas 61,15% tersebut sangat jauh di atas rata-rata tes harian nasional. Karena itu, Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian RS UNS ini menyebutnya sangat tidak logis.

Tes acak atau random, menurut Tonang Dwi Ardyanto, justru lebih menggambarkan kondisi sebenarnya di masyarakat. “Tapi menyebut 61% itu gegabah. Karena kalau benar sebesar itu, kondisi (pandemi) kita tentu sudah melebihi India,” kata Tonang.

Hal senada diungkapkan epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono.

"Itu datanya pasti ngaco. Banyak pihak pasti membantah data itu. Orang yang masuk rumah sakit angka positivity rate atau rasio kasus positif dari surveilans itu sekitar 10-20 %, tidak mungkin mencapai 61%. Tidak ada di dunia yang mencapai hingga 60% itu. Data itu pasti ada kesalahan, bisa kesalahan data atau yang di lapangan," kata Pandu, Selasa (11/5/2021).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jet Ski Rampasan Kasus Nurdin Abdullah, Dilelang KPK

KPK melelang jet ski senilai Rp 276,72 juta hasil rampasan pada kasus korupsi eks Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah.

NEWS | 7 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa Tiga Orang Saksi

Polri kembali memeriksa tiga saksi terkait Tragedi Kanjuruhan, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 131 orang.

NEWS | 7 Oktober 2022

Guru Madrasah Diminta Dukung Implementasi Moderasi Beragama

Guru madrasah didorong agar melakukan implementasi mengenai program moderasi beragama dalam tugas sehari-hari.

NEWS | 7 Oktober 2022

63,95 Juta Orang Telah Dapatkan Vaksinasi Booster Covid-19

Hingga hari ini, Jumat (7/10/2022) sebanyak 63.958.444 orang telah mendapatkan vaksinasi booster Covid-19.

NEWS | 7 Oktober 2022

Hari Ini, Polisi Bakal Periksa Lesti Kejora soal Kasus KDRT

Polisi bakal memeriksa artis Lesti Kejora terkait kasus KDRT yang dilakukan suaminya sendiri, Rizky Billar pada hari ini, Jumat (7/10/2022).

NEWS | 7 Oktober 2022

Update Covid-19: Kasus Positif Hari Ini Tercatat 1.501

Update Covid-19 pada hari ini, Jumat (7/10/2022), kasus positif mengalami kenaikan sebanyak 1.501 kasus.

NEWS | 7 Oktober 2022

Jilat Kue HUT TNI, 2 Anggota Polda Papua Barat Dipecat

Dua anggota Ditlantas Polda Papua Barat dipecat dari Polri karena menjilat kue HUT TNI. Video perbuatan tak terpuji itu menjadi viral di media sosial. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Cegah Banjir, Pemkot Jakpus Siagakan 95 Pompa Stationer

Pemkot Jakarta Pusat menyiagakan 95 unit pompa stasioner dengan 23 unit rumah pompa guna mencegah banjir.

NEWS | 7 Oktober 2022

Ditanya Bakal Maju di Pilpres, Sandiaga Uno: Siapa pun Harus Siap

Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan siapa pun harus siap menghadapi segala kemungkinan saat ditanya kemungkinan bakal maju di Pilpres 2024. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Pendamping Desa Bisa Ikuti Sertifikasi Profesi Gratis

Mendes PDTT mengatakan sertifikasi profesi dapat memberikan kepastian kompetensi akan kualitas pendamping desa.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jokowi Pilih Pj Gubernur Pengganti Anies dalam Waktu Singkat

Jokowi Pilih Pj Gubernur Pengganti Anies dalam Waktu Singkat

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings