Logo BeritaSatu

Dukung 3T, Abbott Panbio Antigen Nasal Bantu Kurangi Ketidaknyaman Tes Swab

Jumat, 14 Mei 2021 | 09:04 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

JAKARTA, Beritasatu.com – Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk menghentikan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari setahun. Salah satunya adalah dengan melaksanakan 3T (tracing, testing dan treatment) melalui metode testing swab antigen yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, yang sangat berguna untuk mengidentifikasi awal Covid-19 agar cepat mencegah penyebarannya.

Menurut dr. Indah Susanti – yang sering menangani pengetesan swab PCR dan antigen – bahwa sangat penting untuk memastikan test kit yang digunakan (untuk tes antigen) sudah sesuai memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), telah direkomendasikan oleh WHO, atau memiliki keakuratan yang ditetapkan pemerintah yaitu memiliki sensitivitas ≥ 80% dan spesifisitas ≥ 97%.

dr. Indah menceritakan, sering menerima keluhan pasien yang merasa tidak nyaman baik ketika proses pengambilan sampel sekresi maupun setelahnya, terutama pada anak-anak.

Mengingat proses yang kadang menimbulkan traumatis tersebut, lanjut dia, terkadang para tenaga kesehatan (nakes) harus berada dekat dengan pasien untuk waktu yang lebih lama dan hal tersebut tentu meningkatkan resiko penularan. Maka dari itu para nakes harus selalu berhati-hati dan melengkapi dirinya dengan pelindung yang maksimal.

Menyadari pentingnya tes swab antigen yang bukan hanya akurat dan cepat tapi juga nyaman digunakan, Abbott, perusahaan peralatan medis dan perawatan kesehatan asal Amerika Serikat (AS) mengeluarkan produk swab antigen terbaru, yaitu Abbott Panbio Antigen Nasal.

“Abbott fokus untuk membawa serangkaian alat tes Covid-19 yang andal, cepat, akurat dan nyaman ke Indonesia secepat mungkin untuk membantu mengatasi pandemi ini,” ujar Wakil Presiden Divisi Bisnis Diagnostik Cepat Abbott Asia Pasifik, Sanjeev Johar dalam siaran pers, Jumat (14/5).

Penggunaan Abbott Panbio antigen nasal sendiri cenderung mudah, untuk pengambilan sampel hanya sedalam 2 cm dari lubang hidung sehingga meminimalkan reflex yang mengganggu, seperti batuk dan bersin tanpa mengurangi keakuratan hasilnya. Alat ini memiliki sensitivitas 98,1% dan spesifitas 99,8%.

Alat tersebut kini tersedia di banyak point of care, dapat digunakan tanpa laboratorium maupun alat instrumen tambahan lain, dan mampu mengidentifikasi pasien yang tertular Covid-19 dalam waktu 15 menit sehingga cocok digunakan untuk pengujian dalam skala besar.

Efektifitas 3T

“Berdasarkan studi epidemiologi, Indonesia menghadapi potensi ledakan kasus Covid-19 pasca Idul Fitri dan hal tersebut sudah pernah terjadi di Indonesia”, tutur Dr. Dicky Budiman M.Sc.PH, PhD (cand.), Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health, Griffith University Australia.

Dr Dicky menekankan pentingnya memperkuat survailans epidemiologi di masyarakat seperti pengumpulan data deteksi kasus, sistem pelaporan, pengolahan, analisis hingga interpretasi data yang dapat dijadikan acuan untuk pengambilan keputusan.

Selain itu aspek-aspek umum di layanan kesehatan juga harus diperkuat, misal adanya program jangkauan ke rumah-rumah, penguatan sistem kesehatan (SDM, alat, obat dan lainnya), menyiapkan mekanisme rujukan serta penguatan survailans genomic (di level pusat)

Memberlakukan pembatasan pergerakan manusia (seperti PSBB) sebelum masa liburan tiba juga harus dilakukan untuk mengurangi risiko sakit. Dan meski telah mendapatkan vaksinasi, setiap individu harus memiliki prinsip jaga diri, menjaga konsistensi dalam penerapan protokol kesehatan, karena cukup hanya 1 orang terinfeksi untuk perburuk situasi.

Kesimpulannya melakukan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi/interaksi) dan 3T masih merupakan cara yang paling efektif untuk menanggulangi pandemi selain menguatkan survailans epidemiologi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Data Kematian akibat Covid-19 sampai 25 September 2022

Berikut ini Data Kematian akibat Covid-19 sampai 25 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 25 September 2022

Pemprov DKI Jakarta Akan Bangun Rusunawa di Pulau Reklamasi

Pemprov DKI Jakarta akan membangun rumah susun sewa atau rusunawa di pulau reklamasi, yaitu Pulau C atau Pantai Kita.

NEWS | 25 September 2022

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo karena Kelalaian Anggota Polisi

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo bukan aksi teror melainkan karena kelalaian anggota polisi yang menjadi korban ledakan.

NEWS | 25 September 2022

Ledakan di Asrama Polisi Diduga Berasal dari Bahan Petasan

Ledakan yang terjadi di Asrama Polisi Grogol Indah Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2022) diduga berasal dari bahan petasan.

NEWS | 25 September 2022

Mabes Polri Benarkan Ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo

Mabes Polri membenarkan telah terjadi ledakan di Asrama Polisi Grogol Indah Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (25/9/2022).

NEWS | 25 September 2022

Kapolda: Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo Bukan Aksi Teror

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo ternyata karena kelalaian petugas dan bukan aksi teror yang sengaja ditujukan bagi aparat kepolisian.

NEWS | 25 September 2022

Indonesia Rintis Kerja Sama Lalu Lintas Data dengan Portugal

Indonesia tengah berupaya menjalin kerja sama konektivitas data internasional dengan menggunakan infrastruktur milik Portugal.

NEWS | 25 September 2022

Jelang Akhir Tahun, TECH Masuk Paket Saham ETF State Street

Menjelang akhir tahun 2022 saham PT IndoSterling Technomedia (TECH) berhasil masuk dalam Exchange Trade Fund (ETF).

NEWS | 25 September 2022

Kebakaran di Hutan Gunung Ciremai Berhasil Dipadamkan

Petugas gabungan beserta masyarakat setempat memadamkan kebakaran di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai.

NEWS | 25 September 2022

Pemerintah Pusat Lakukan Pengawasan Sangat Ketat Dana Otsus Papua

Pemerintah pusat akan melakukan pengawasan sangat ketat terkait dana otonomi khusus (otsus) Papua.

NEWS | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Data Kematian akibat Covid-19 sampai 25 September 2022

Data Kematian akibat Covid-19 sampai 25 September 2022

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings