Kajian Kemkes: Pemberian Vaksin Sinovac Dosis Lengkap 98% Efektif Cegah Kematian
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kajian Kemkes: Pemberian Vaksin Sinovac Dosis Lengkap 98% Efektif Cegah Kematian

Jumat, 14 Mei 2021 | 19:56 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Tim Peneliti Efektivitas Vaksin Kementerian Kesehatan (Kemkes), Pandji Dhewantara mengatakan, berdasarkan hasil kajian cepat yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemkes terhadap keefektifan vaksinasi Sinovac terhadap infeksi Covid-19 dapat disimpulkan bahwa pemberian vaksinasi dosis lengkap secara signifikan dapat menurunkan risiko kematian dan mencegah Covid-19 bergejala.

''Vaksinasi Covid-19 menurunkan risiko perawatan dan kematian sampai 98%, jauh lebih besar dibandingkan pada individu yang baru menerima dosis pertama yang hanya efektif menurunkan sekitar 13% risiko Covid-9 bergejala,” kata Pandji dalam siaran pers diterima Beritasatu.com, Jumat (14/5/2021).

Pandji menyebutkan, kajian cepat tersebut dilakukan pada periode 13 Januari -18 Maret 2021 dengan fokus pada tenaga kesehatan di wilayah DKI Jakarta. Kajian cepat ini menggunakan desain Kohort Retrospektif, yakni menelusuri riwayat setiap individu yang dilibatkan dalam penelitian ini.

Adapun penelitian ini berfokus pada kelompok tenaga kesehatan baik yang belum divaksinasi maupun yang sudah divaksinasi, baik dosis pertama maupun yang sudah vaksinasi lengkap sebanyak 2 dosis.

Dikatakan Pandji, kajian cepat ini melibatkan lebih dari 128.000 orang dengan usia di atas 18 tahun dan rata-rata dari partisipan yang diikutkan 60% perempuan dengan rata-rata usia di kisaran 30 tahun.

''Kajian cepat ini dilakukan berdasarkan data-data sekunder. Jadi data-data yang kita olah itu merupakan data dari berbagai sumber yang ada di Kementerian Kesehatan,'' tutur Pandji.

Pandji menuturkan, hasilnya dapat dijadikan sebagai informasi yang sangat penting bagi masyarakat maupun bagi pemerintah, terutama dalam hal menentukan langkah-langkah strategis yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pemberian vaksinasi di masyarakat.

Berdasarkan analisis yang dilakukan ditemukan bahwa vaksinasi Sinovac dosis lengkap itu bisa menurunkan atau bisa mengurangi risiko Covid-19 sebanyak 94%. Kajian cepat tersebut sangat jelas menunjukkan bahwa pemberian vaksinasi lengkap 2 dosis bisa menurunkan risiko terinfeksi Covid-19 dan mencegah kematian.

Tak hanya itu, pemberian vaksinasi Sinovac 2 dosis dapat mencegah sekitar 96% risiko perawatan karena Covid-19, juga mencegah sebesar 98% kematian karena Covid-19.

''Hal itu menunjukkan bahwa vaksinasi lengkap itu sangat disarankan karena vaksinasi pemberian dosis pertama itu belum cukup melindungi. Apabila masyarakat sudah menerima vaksinasi penuh atau lengkap itu akan jauh lebih efektif dalam menurunkan risiko Covid-19 baik perawatan maupun kematian,'' ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Harus Siapkan Skenario Terburuk Antisipasi Potensi Ledakan Kasus Covid-19

Pemerintah harus menyiapkan skenario terburuk untuk mengantisipasi potensi ledakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Indonesia Capai 13,7 Juta

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama sampai Jumat (14/5/2021) telah mencapai 13,7 juta lebih.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Saleh Daulay: Semua Pemudik Positif Covid-19 Harus Dikarantina

Saleh Partaonan Daulay mengatakan, pemudik yang positif Covid-19 harus sudah diisolasi

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Epidemiolog: Pasti Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Pascalibur Idulfitri

Epidemiolog Pandu Riono meyakini akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Idulfitri.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Mengkhawatirkan, Hasil Skrining 60% Pemudik Positif Covid-19

Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay mengatakan, sangat prihatin dengan laporan hasil tes yang menunjukkan bahwa 4.123 yang pemudik positif Covid-19

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 31.550

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Jumat (14/5/2021), jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 18.540.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Update Covid-19: Tambah 2.633, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.734.285

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia Jumat (14/5/2021) sebanyak 2.633. Total kasus positif di Indonesia menjadi 1.734.285.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Doni Monardo: Waspadai Ledakan Kasus Covid-19

Sebelumnya ditemukan 4.123 orang positif Covid-19 atau 61% dari 6.742 pemudik berdasarkan hasil screening random test yang dilakukan pihak kepolisian.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Cegah Ledakan Kasus Covid Usai Lebaran, Awasi Pergerakan Mudik

Muhaimin Iskandar meminta aparat di lapangan untuk meningkatkan pengawasan terhadap pemudik yang lolos larangan.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Salah Pilih Menu Lebaran, Imun Tubuh Bisa Terancam

Hardinsyah mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penurunan kekebalan tubuh akibat salah mengonsumsi menu dalam momen perayaan Idulfitri.

KESEHATAN | 14 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS