4.123 Pemudik Positif Covid-19, Pakar Minta Pemerintah Segera Lakukan PSBB Nasional
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

4.123 Pemudik Positif Covid-19, Pakar Minta Pemerintah Segera Lakukan PSBB Nasional

Jumat, 14 Mei 2021 | 21:51 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra mengatakan, data sementara jumlah pemudik positif Covid-19 mencapai 61% atau 4.123 dari 6.742 pemudik yang dites random ini menjadi alarm, karena testing dilakukan secara acak menemukan data seperti itu, apalagi yang dilakukan secara sistematik.

Oleh karena itu, Hermawan menyarankan pemerintah untuk segera melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) nasional karena peningkatan kasus ini akan sangat signifikan dan bisa menyerupai India.

“Dengan data banyak pemudik yang terkonfirmasi Covid-19, seharusnya sudah dilakukan PSBB nasional. Jadi tidak ada lagi toleransi karena kasus di lapangan luar biasa dengan positivity rate 60% ini. Tentu ancaman nyata khawatir kita seperti India,” kata Hermawan saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (14/5/2021).

Hermawan juga menyebutkan, pemerintah perlu mempersiapkan sejumlah antisipasi lonjakan kasus, sebab dengan data yang ada menandakan 4 dari 6 orang terpapar Covid-19.

Dengan demikian, data tersebut juga menunjukan mudik Lebaran ini ancaman serius, maka sistem surveilans harus dikuatkan dan dilakukan secara massif.

Selain itu, pemerintah daerah (Pemda) dan Satgas daerah harus segera memperbaiki sistem laporan. Dikatakan Hermawan, sistem laporan data Covid-19 hingga saat ini masih bermasalah karena temuan data belum dilaporkan tepat waktu.

“Jadi kita melihat situasi ini akan lebih rumit lagi karena mobilitas orang yang mudik antardaerah aglomerasi intensitasnya tinggi. Terlihat dua hari ini kemacetan terjadi dimana-mana seluruh DKI Jakarta.

Hermawan juga menyayangkan masyarakat yang semakin abai terhadap protokol kesehatan (prokes) dan mobilitas karena memilih untuk merayakan Hari Raya Idulfitri secara langsung .

“Ini akan terjadi transmisi kasus, maka hari- hari kedepan ini seminggu hingga dua minggu kemudian, saya mengingatkan agar Satgas Covid-19 untuk mempersiapkan semua fasilitas kesehatan untuk siap jika keadaan kita membeludak kasus. Pasti akan ada kenaikan kasus dua atau seminggu kedepan,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Epidemiolog: Banyak Kasus Covid-19 Tidak Terdeteksi Terjadi di Rumah

Banyak kasus Covid-19 yang tidak terdeteksi di Indonesia terjadi di rumah-rumah. Pemerintah perlu mengubah strategi pelacakan.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Kajian Kemkes: Pemberian Vaksin Sinovac Dosis Lengkap 98% Efektif Cegah Kematian

Berdasarkan kajian Kementerian Kesehatan, pemberian vaksinasi dosis lengkap secara signifikan dapat menurunkan risiko kematian dan mencegah Covid-19 bergejala.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Pemerintah Harus Siapkan Skenario Terburuk Antisipasi Potensi Ledakan Kasus Covid-19

Pemerintah harus menyiapkan skenario terburuk untuk mengantisipasi potensi ledakan kasus Covid-19 pasca libur Lebaran.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Indonesia Capai 13,7 Juta

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama sampai Jumat (14/5/2021) telah mencapai 13,7 juta lebih.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Saleh Daulay: Semua Pemudik Positif Covid-19 Harus Dikarantina

Saleh Partaonan Daulay mengatakan, pemudik yang positif Covid-19 harus sudah diisolasi

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Epidemiolog: Pasti Ada Lonjakan Kasus Covid-19 Pascalibur Idulfitri

Epidemiolog Pandu Riono meyakini akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Idulfitri.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Mengkhawatirkan, Hasil Skrining 60% Pemudik Positif Covid-19

Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay mengatakan, sangat prihatin dengan laporan hasil tes yang menunjukkan bahwa 4.123 yang pemudik positif Covid-19

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Update Tes Covid-19, Jumlah Spesimen Diperiksa Hari Ini 31.550

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Jumat (14/5/2021), jumlah spesimen Covid-19 yang diperiksa sebanyak 18.540.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Update Covid-19: Tambah 2.633, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.734.285

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia Jumat (14/5/2021) sebanyak 2.633. Total kasus positif di Indonesia menjadi 1.734.285.

KESEHATAN | 14 Mei 2021

Doni Monardo: Waspadai Ledakan Kasus Covid-19

Sebelumnya ditemukan 4.123 orang positif Covid-19 atau 61% dari 6.742 pemudik berdasarkan hasil screening random test yang dilakukan pihak kepolisian.

KESEHATAN | 14 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS