Satgas Terapkan Karantina Mandiri 5x24 Jam bagi yang Baru Pulang Mudik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Satgas Terapkan Karantina Mandiri 5x24 Jam bagi yang Baru Pulang Mudik

Rabu, 26 Mei 2021 | 14:36 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Satgas Penanganan Covid-19 menerapkan kebijakan karantina mandiri selama 5x24 jam kepada para pelaku perjalanan yang baru pulang mudik.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakab, kebijakan tersebut terkait dengan munculnya klaster-klaster penularan lokal akibat mobilitas masyarakat pada bulan suci Ramadan dan akibat libur Lebaran tahun ini sepatutnya tidak terjadi.

Ia mengatakan, Satgas Penanganan Covid-19 sebelumnya sudah berkali-kali mengingatkan bahwa tradisi mudik dan halalbihalal Lebaran secara tatap muka bisa ditunda hingga pandemi Covid-19 reda. Atau, opsi alternatif dengan menyelenggarakannya secara virtual.

Untuk itu, satgas di daerah dan personel di lapangan diharapkan menegakkan peraturan dengan baik dan kedisiplinan tinggi. Agar tren kasus yang menunjukkan sedikit kenaikan perlu ditekan secara maksimal.

"Salah satunya dengan mengendalikan mobilitas pelaku perjalanan. Masyarakat juga patut menaati peraturan ini. Dan bagi masyarakat yang baru pulang dari mudik dipantau dan mewajibkan karantina mandiri 5x24 jam setibanya di tempat tujuan demi mencegah potensi penularan yang lebih luas," kata Wiku ketika dikonfirmasi, Rabu (26/5/2021).

Wiku mengatakan, dengan ditemukannya beberapa klaster tersebut, masyarakat diminta berhati-hati. Karena potensi klaster keluarga bisa muncul akibat "importasi" kasus dari luar wilayah kediaman.

Pemerintah daerah juga perlu mengoptimalkan peran pos komando (posko) yang memiliki fungsi pengendalian Covid-19 di tingkat komunitas dan diharapkan dapat lebih bersifat antisipatif dan tepat sasaran. "Posko memiliki peran penting, dengan melakukan skenario pengendalian sesuai status zonasi tingkat RT/RW masing-masing," katanya.

Jika wilayah RT berstatus zona merah atau memiliki kasus lebih dari 5 rumah, kata Wiku, maka mikro lockdown harus diterapkan. Upaya yang dilakukan Satgas adalah mengawasi ketat warga yang melakukan isolasi mandiri, menemukan suspek, melacak kontak erat serta menutup tempat umum termasuk rumah ibadah kecuali yang termasuk sektor esensial.

"Kita terus tingkatkan testing bagi warga yang pulang dari bepergian selama masa mudik Lebaran. Ini artinya Satgas lakukan 3T yakni pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment)," jelasnya.

Diakui perkembangan ini didasarkan dari hasil testing yang terus ditingkatkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama terhadap masyarakat yang baru pulang dari perjalanan mudik.

Untuk cakupan testing tingkat nasional saat ini, capaiannya sudah meningkat dan mencapai 132% dari standar Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). Jumlah testing ini diakui yang tertinggi di Indonesia sejak awal pandemi.

Maka dari itu sangat diharapkan capaian testing ini diikuti upaya maksimal dalam pemantauan dan pengawasan terhadap masyarakat yang melakukan kewajiban karantina 5x24 jam. Pengawasan ini juga perlu dilakukan mengingat masih terjadinya kenaikan tren mobilitas ke pusat perbelanjaan paska 6 hari Idulfitri.

Lalu, melarang perkumpulan lebih dari 3 orang dan meniadakan kegiatan sosial serta menetapkan peraturan keluar masuk wilayah maksimum pukul 20.00 WIB waktu setempat.

"Masyarakat diharapkan terus mempertahankan kehati-hatian dengan protokol kesehatan yang ketat," pesan Wiku.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Disiplin Prokes dan Vaksinasi, Kunci Ubah Pandemi Jadi Endemi

Untuk melanjutkan transisi pandemi menuju endemi, maka masyarakat perlu meningkatkan kesadaran pentingnya protokol kesehatan (prokes) dan vaksinasi

KESEHATAN | 18 September 2021

Sentra Vaksinasi Covid-19 MNC Peduli di Bogor Dihadiri Miss Indonesia

Sentra Vaksinasi Covid-19 yang dihelat MNC Peduli bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Puskesmas Curugbitung dihadiri Miss Indonesia 2020 Carla Yules.

KESEHATAN | 18 September 2021

Update Covid-19: Tren Kasus Aktif Menurun, Tetap Waspada

Penanganan Covid-19 di Tanah Air terus membaik namun harus tetap waspada

KESEHATAN | 18 September 2021

Mendagri Minta Pemerintah Desa Serius Tangani Stunting

Menurut Mendagri Tito Karnavian bila masalah stunting ini tidak ditangani dengan baik, maka Indonesia Emas 2045 hanya sebatas mimpi.

KESEHATAN | 18 September 2021

Soal Labelisasi Bahaya BPA, Ketua JPKL: Tindakan BPOM Sudah Tepat

Ketua JPKL Roso Daras menyebutkan keputusan BPOM untuk melabeli kemasan plastik No.7 seperti galon guna ulang polikarbonat sudah tepat.

KESEHATAN | 18 September 2021

Menko Luhut: Kondisi Makin Membaik, Jangan Lengah

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan agar masyarakat tidak lengah dan tetap waspada supaya Covid-19 tidak naik lagi.

KESEHATAN | 18 September 2021

Apakah Kita Perlu Vaksin Booster? Data di Dunia Ternyata Menunjukkan Hal Ini

Orang-orang yang divaksinasi lebih awal dalam pandemi sekarang lebih rentan terhadap mutasi infeksi, terutama dalam menghadapi varian Delta.

KESEHATAN | 18 September 2021

Pengiriman Pertama Donasi 4,6 Juta Vaksin Pfizer dari AS untuk Indonesia Tiba

Pemerintah dan rakyat Amerika Serikat (AS) menyatakan dukungan sepenuhnya bagi rakyat Indonesia dalam perang melawan Covid-19.

KESEHATAN | 18 September 2021

Ayo Melangkah Sebanyak Ini untuk Peluang Umur Panjang, Jangan Berlebih

Untuk meningkatkan peluang kita berumur panjang, kita mungkin harus mengambil setidaknya 7.000 langkah sehari atau berolahraga lebih dari 2,5 jam per minggu.

KESEHATAN | 18 September 2021

Tes Covid-19 Menurun, Ini Penjelasan Kemkes

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, tes Covid-19 mengalami penurunan beberapa hari terakhir karena ada perbaikan data.

KESEHATAN | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Lions Club dan Le Minerale Dukung Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Lions Club dan Le Minerale Dukung Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings