Wamenkes: Perokok Aktif Indonesia Masuk 3 Besar Dunia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wamenkes: Perokok Aktif Indonesia Masuk 3 Besar Dunia

Selasa, 1 Juni 2021 | 07:09 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2021 yang diperingati pada 31 Mei, menjadi perhatian bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia, mengingat di masa pandemi Covid-19 saat ini, para perokok sebagai salah satu yang berpotensi terpapar Covid-19.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengemukakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara di dunia dengan tingkat perokok aktif yang sangat tinggi.

"Perokok laki-laki di Indonesia tertinggi nomor 3 di dunia setelah India dan Tiongkok," kata Dante pada konferensi pers "Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2021", Senin (31/5/2021).

Wamenkes menyebutkan, perokok laki-laki di Indonesia tertinggi nomor 3 di dunia setelah India dan Tiongkok. Sementara prevalensi perokok di kalangan anak-anak usia 10-18 tahun mencapai 7,2% tahun 2013 dan meningkat menjadi 9,1% pada 2018.

Kemudian berdasarkan riset kesehatan dasar (riskesdas) Kementerian Kesehatan (Kemkes), perokok elektronik juga meningkat drastis dari 1,2% pada tahun 2016 menjadi 10,9% pada 2018.

“Ini membuat kita semua menjadi prihatin karena perokok di Indonesia menjadi salah satu yang paling aktif dibandingkan dengan negara- negara lain,” kata Dante.

Selanjutnya Dante menyebutkan, pada tahun 2020, WHO melaporkan tembakau membunuh lebih dari 8 juta orang setiap tahun yang terdiri dari 7 juta orang pengguna aktif tembakau dan 1,2 juta lainnya merupakan perokok pasif.

“Jadi tidak saja yang merokok, tetapi perokok pasif ada di sekelilingnya yang menghirup asap rokok ikut terimbas kematian akibat tembakau tersebut,” paparnya.

Dante juga mengatakan untuk melakukan pengendalian terhadap perokok atau produk tembakau lainnya, Kemkes melakukan berbagai upaya secara komprehensif dan kolaboratif. Hal ini untuk menyelamatkan generasi muda sebagai investasi masa depan bangsa.

Adapun upaya tersebut berupa peringatan kesehatan bergambar pada kemasan rokok, perluasan kawasan tanpa rokok, pelarangan iklan, promosi dan sponsorship, kampanye dan edukasi kesehatan, menaikkan cukai harga rokok, serta upaya berhenti merokok dilakukan bersama masyarakat secara konsisten.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan layanan konseling berhenti merokok di melalui layanan konseling berhenti merokok atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Komitmen berhenti merokok merupakan perilaku individu yang membawa dampak negatif pada orang di sekitarnya. Untuk itu dukungan sosial, teman, keluarga, tenaga kesehatan diperlukan bagi para perokok untuk berkomitmen berhenti merokok,” ucap Dante.

Dikatakan Dante, tekad berhenti merokok yang kuat akan meningkatkan kesehatan dan menyelamatkan nyawa, menghemat biaya beban negara, serta penyakit penyerta pada kelompok orang yang melakukan kegiatan merokok tersebut termasuk diantaranya Covid-19.

“Data menunjukan bahwa apabila terkena Covid-19 maka penderita yang mempunyai kebiasaan merokok mempunya tingkat kematian yang lebih besar dibandingkan dengan penderita yang tidak merokok,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PII Dorong Insinyur Bantu Kembangkan Teknologi Dunia Kesehatan

Persatuan Insinyur Indonesia atau PII mendorong para insinyur untuk membantu mengembangkan teknologi dalam dunia kesehatan.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pemerintah Dapat Izinkan Kegiatan Besar, Asalkan Patuhi Syarat

Pemerintah dapat memberi izin penyelenggaraan kegiatan besar dengan kewajiban mengikuti sejumlah pedoman yang ditetapkan.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pemerintah Pertegas Vaksinasi Booster Hanya untuk Tenaga Kesehatan

Pemerintah menegaskan vaksin booster hanya diberikan untuk nakes untuk melindungi mereka dalam menjalankan tugasnya di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2021

Wakil Ketua MPR Hadiri Vaksinasi di Ponpes Buntet Cirebon

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menyaksikan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan terhadap santri dan warga sekitar di lingkungan pondok pesantren Buntet, Cirebon.

KESEHATAN | 25 September 2021

Laju Penularan Covid-19 Melandai, PBNU: Masyarakat Tak Boleh Lengah

PBNU meminta masyarakat tak lengah menerapkan protokol kesehatan kendati angka laju penularan menunjukkan tanda-tanda melandai dalam beberapa pekan terakhir

KESEHATAN | 25 September 2021

LPEI Salurkan Tabung Oksigen untuk RS Soetarto Yogyakarta

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) komitmen membantu fasilitas kesehatan dalam menangani pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pentingnya Melakukan Premarital Check Up Sebelum Menikah

Premarital check up atau pemeriksaan kesehatan pranikah, dilakukan minimal enam bulan sebelum dilangsungkannya hari pernikahan.

KESEHATAN | 25 September 2021



Angkie Yudistia: Vaksinasi Disabilitas Jabar Jadi Percontohan Nasional

Pelaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas di wilayah Jabar bisa menjadi percontohan vaksinasi untuk disabilitas tingkat nasional

KESEHATAN | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

HIBURAN | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings