Pakar Gizi: Kasus Nestle Masukan Penting Pemerintah untuk Pengawasan Makanan Olahan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pakar Gizi: Kasus Nestle Masukan Penting Pemerintah untuk Pengawasan Makanan Olahan

Rabu, 9 Juni 2021 | 17:37 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar gizi dan pendiri Dr Tan & Remanlay Institute, dr Tan Shot Yen menegaskan kasus Nestle bisa menjadi masukan penting bagi pemerintah dalam pengawasan dan pengaturan produk-produk makanan maupun minuman olahan yang beredar di pasaran. Tan mengkritik bahwa konsumsi makanan olahan kini menjadi umum di masyarakat, sedangkan makanan sebenarnya yang mengandung nilai gizi tinggi justru diimpor ke negara lain.

“Sayur dan buah segar kita diekspor ke negeri orang. Begitu pula berton-ton ikan kembung dan kerapu, serta teri yang kalsiumnya melebihi susu. Demi uang, dan uangnya buat beli susu serta produk kemasan yang dimakan,” tandas Tan saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (9/6/2021).

Tan mengatakan makanan olahan atau ultraproses mengundang kematian ketimbang kenikmatan. Dia mengatakan definisi pangan ultraproses adalah makanan dengan penambahan food additives (gula, garam, lemak, perisa, penguat rasa), pangan praktis disukai lidah, dan pengolahan industri untuk menyerupai keaslian bahan alaminya.

Tan menjelaskan pangan ultraproses secara massal bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari antara lain roti, sereal, dan pangan kemasan seperti cokelat, pasta, biskuit, permen, es krim, margarin, selai, dan yoghurt.

“Masalah pangan ultraproses antara lain pencetus obesitas, pencetus gangguan gizi pada anak tumbuh kembang, pencetus penyakit tidak menular,” ujarnya.

Dia menambahkan pangan ultraproses juga mudah didapat atau praktis dan ekonomis, dirancang menciptakan kecanduan, dan dianggap penyokong pertumbuhan ekonomi dan industri, serta menyasar kelompok masyarakat menengah ke bawah.

“Di sekolah tidak diajarkan apa-apa tentang pangan sehat itu seperti apa. Di keluarga pun, anak makan sendiri seperti terisolir, ayah ibunya bukan contoh dan panutan pola makan sehat sesungguhnya,” kata Tan.

Tan mengatakan keluarga harus menjadi edukasi pertama akan gizi. Tapi faktanya, orang tua buta soal gizi, sebaliknya belajar lewat iklan dan apa kata influencer di media sosial.

“Sudah tidak pantas lagi dan amat memalukan, jika orang tua bekerja lembur buat ‘beli susunya anak-anak’,” kata Tan yang mendukung pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif 6 bulan dan dilanjutkan sampai 2 tahun.

Sebelumnya, BPOM memberikan penjelasan terkait pemberitaan Financial Times mengenai 60% produk Nestle yang dilaporkan tidak sehat. BPOM menegaskan informasi produk tidak sehat tersebut tidak terkait dengan keamanan dan mutu pangan. Isu tersebut berbeda dengan kandungan gula, garam, lemak yang diakui BPOM jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan risiko penyakit tidak menular (PTM).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PII Dorong Insinyur Bantu Kembangkan Teknologi Dunia Kesehatan

Persatuan Insinyur Indonesia atau PII mendorong para insinyur untuk membantu mengembangkan teknologi dalam dunia kesehatan.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pemerintah Dapat Izinkan Kegiatan Besar, Asalkan Patuhi Syarat

Pemerintah dapat memberi izin penyelenggaraan kegiatan besar dengan kewajiban mengikuti sejumlah pedoman yang ditetapkan.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pemerintah Pertegas Vaksinasi Booster Hanya untuk Tenaga Kesehatan

Pemerintah menegaskan vaksin booster hanya diberikan untuk nakes untuk melindungi mereka dalam menjalankan tugasnya di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2021

Wakil Ketua MPR Hadiri Vaksinasi di Ponpes Buntet Cirebon

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menyaksikan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan terhadap santri dan warga sekitar di lingkungan pondok pesantren Buntet, Cirebon.

KESEHATAN | 25 September 2021

Laju Penularan Covid-19 Melandai, PBNU: Masyarakat Tak Boleh Lengah

PBNU meminta masyarakat tak lengah menerapkan protokol kesehatan kendati angka laju penularan menunjukkan tanda-tanda melandai dalam beberapa pekan terakhir

KESEHATAN | 25 September 2021

LPEI Salurkan Tabung Oksigen untuk RS Soetarto Yogyakarta

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) komitmen membantu fasilitas kesehatan dalam menangani pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pentingnya Melakukan Premarital Check Up Sebelum Menikah

Premarital check up atau pemeriksaan kesehatan pranikah, dilakukan minimal enam bulan sebelum dilangsungkannya hari pernikahan.

KESEHATAN | 25 September 2021



Angkie Yudistia: Vaksinasi Disabilitas Jabar Jadi Percontohan Nasional

Pelaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas di wilayah Jabar bisa menjadi percontohan vaksinasi untuk disabilitas tingkat nasional

KESEHATAN | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
PBNU: Muktamar Ke-34 NU Digelar Desember

PBNU: Muktamar Ke-34 NU Digelar Desember

POLITIK | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings