Atasi Kenaikan BOR, Satgas Sarankan Daerah Konversikan Tempat Tidur Biasa untuk Pelayanan Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Atasi Kenaikan BOR, Satgas Sarankan Daerah Konversikan Tempat Tidur Biasa untuk Pelayanan Covid-19

Rabu, 9 Juni 2021 | 20:50 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, keterisian tempat tidur atau bed occupation rate (BOR) untuk pasien Covid-19 yang tinggi dapat diturunkan dengan mengonversi tempat tidur biasa menjadi tempat tidur untuk pelayanan Covid-19.

“Atau bisa juga dengan mentransfer pasien ke rumah sakit di wilayah terdekat. Untuk pasien dengan gejala ringan dan tanpa gejala diusahakan untuk mengisolasi mandiri di kediaman masing-masing jika memungkinkan atau di tempat-tempat isolasi terpusat jika tersedia di daerahnya masing-masing,” kata Wiku pada konferensi pers tentang “Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, Rabu (9/6/2021).

Wiku menyebutkan, kenaikan kasus yang tinggi karena periode Idulfitri, karena ada kegiatan berkumpul bersama keluarga, berbelanja baju Lebaran, bertamasya ke tempat wisata, dan perjalanan antar wilayah.

Untuk itu, hal perlu dilakukan adalah terus mendata, melakukan testing, dan mengoptimalisasi pelaksanaan karantina mandiri 5x24 jam bagi warga yang baru pulang dari bepergian antarwilayah.

Selanjutnya, Wiku menyebutkan, saat ini ada 15 kabupaten/kota dengan kenaikan kasus lebih dari 100%, namun BOR masih berada dibawah 70%. Yaitu Rote Ndao, Sumba Tengah, Sumbawa Barat, Boyolali, Sukabumi, Ciamis, Kota Batam, Cianjur, Agam, Karawang, Dharmasraya, Solok, Karimun, Kota Tangerang Selatan, dan Cirebon.

“Mohon keadaan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dengan melakukan penanganan segera pada pasien gejala berat dan evaluasi menggunakan tempat tidur yang ada. Apabila pasien lama sudah menunjukan perbaikan gejala segera tindak lanjut dengan merujuk isolasi mandiri jika memungkinkan agar beban rumah sakit tidak semakin berat,” imbuhnya.

Selain itu, Wiku juga mengimbau kepala daerah untuk terus memantau perkembangan daerahnya masing-masing agar segera dapat dengan cara terbaik sesuai dengan situasi yang dihadapi.

“Jika seluruh daerah dapat melakukannya maka kondisi kritis pada beberapa daerah ini dapat segera terlewati tanpa memakan korban jiwa,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Waspada, 9 Kabupaten/Kota dengan Situasi Covid-19 Mengkhawatirkan

Terdapat 9 kabupaten/ kota dengan kenaikan kasus Covid-19 aktif lebih dari 100% dan kenaikan Bed Occupation Rate (BOR) lebih dari 70%.

KESEHATAN | 9 Juni 2021

Pakar Gizi: Kasus Nestle Masukan Penting Pemerintah untuk Pengawasan Makanan Olahan

Tan mengatakan makanan olahan atau ultraproses mengundang kematian ketimbang kenikmatan.

KESEHATAN | 9 Juni 2021

Pasca-Lebaran, Perkembangan Kasus Covid-19 Tahun Ini Turun Dibanding Tahun Lalu

Perkembangan kasus 3 minggu pasca-Idulfitri tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu terdapat perbedaan yang signifikan.

KESEHATAN | 9 Juni 2021

18,7 Juta Orang di Indonesia Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis 1

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Indonesia sampai Rabu (9/6/2021) mencapai 18,7 juta.

KESEHATAN | 9 Juni 2021

Update Tes Covid-19: 70.533 Orang Diperiksa, 7.725 Positif

Kementerian Kesehatan melaporkan hari ini, Rabu (9/6/2021), jumlah orang yang menjalani tes Covid-19 sebanyak 70.533, dan 7.725 orang dinyatakan positif.

KESEHATAN | 9 Juni 2021

Edukasi Makanan Sehat Minim, Indonesia Jadi Negeri Pemakan Makanan Kemasan

Tan mengatakan tenaga kesehatan Indonesia tidak pernah dilatih untuk membaca label kemasan dalam produk olahan.

KESEHATAN | 9 Juni 2021

Presiden Jokowi Targetkan 1 Juta Penyuntikan Dosis Vaksin Covid-19 Per Hari Mulai Juli

Presiden Joko Widodo menyatakan dirinya telah menetapkan target sebanyak satu juta penyuntikan dosis vaksin Covid-19 per hari mulai Juli 2021.

KESEHATAN | 9 Juni 2021

4,8 Juta Masyarakat Umum Jadi Sasaran Vaksinasi di DKI Jakarta

Nadia juga menjelaskan, untuk DKI Jakarta ini percepatan vaksinasi tahap 3 lebih awal juga untuk antisipasi lonjakan kasus karena arus balik.

KESEHATAN | 9 Juni 2021

Data Uji Imunitas Penerima Dosis Lengkap Vaksin Covid-19 Belum Ada

Data uji guna mengukur imunitas yang terbentuk pada penerima dosis lengkap vaksin Covid-19 hingga saat ini belum ada.

KESEHATAN | 9 Juni 2021

Update Covid-19: Tambah 7.725, Kasus Positif di Indonesia Jadi 1.877.050

Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia, Rabu (9/6/2021) sebanyak 7.725. Total kasus positif di Indonesia menjadi 1.877.050.

KESEHATAN | 9 Juni 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS