Waspadai Henti Jantung Secara Mendadak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Waspadai Henti Jantung Secara Mendadak

Selasa, 15 Juni 2021 | 12:52 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Dokter spesialis kedokteran olahraga, Andi Kurniawan meminta para atlet, mantan atlet, dan masyarakat umum, mewaspadai akan henti atau serangan jantung secara mendadak. Musibah henti jantung bisa menimpa siapa saja, di mana saja, dan kapan saja.

Hal itu telah terjadi pada mantan atlet Markis Kido yang meninggal dunia karena henti jantung saat tengah bermain bulutangkis. Dia meninggal di di lapangan dan tidak terselamatkan.

Dua hari sebelumnya, pesepakbola asal Denmark, Christian Eriksen juga alami hal yang sama saat bertanding sepakbola. Namun, ia terselamatkan.

Dokter yang juga mendirikan Indonesia Sports Medicine Centre (ISMC) itu menyatakan, henti jantung secara tiba-tiba yang terjadi pada Markis dan Eriksen, terjadi tanpa benturan dan ada gejala sebelumnya. Mereka langsung kolaps atau ambruk di lapangan.

Hal ini dinamakan henti jantung atau cardiac arrest yang merupakan kondisi ketika jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba.

"Ketika terjadi henti jantung, tindakan penyelamatan terbaik adalah lakukan pijat jantung atau dikenal dengan CPR/cardiopulmonary resuscitation atau sebutan resusitasi jantung paru (RJP) sebagai upaya pertolongan medis untuk mengembalikan kemampuan bernapas dan sirkulasi darah dalam tubuh. Waktunya hanya 10 menit," kata Andi kepada Beritasatu.com pada Selasa (15/6/2021).

Menurutnya, bantuan pijat jantung yang sempat berhenti berdetak mampu memompa darah kembali atau mengaktifkan kembali kelistrikan jantung, sehingga bisa menyelamatkan Eriksen dari kematian.

Bantuan hidup dasar atau tindakan emergency pada henti jantung ini terdiri dari beberapa tahap, yakni bebaskan jalan napasnya (airway), berikan bantuan napas (breathing), sirkulasi agar aliran kelistrikan jantung kembali mormal.

Dikuasai
Bantuan hidup dasar ini sebenarnya tidak hanya dikuasai petugas medis saja, tetapi juga perlu diketahui siapa pun juga, masyarakat umum, awam, maupun atlet harus tahu CPR agat bisa menyelamatkan seseorang yang alami henti jantung.

Diakui, atlet maupun mantan atlet yang alami serangan jantung dadakan ini biasanya disebabkan akibat dari beban latihan yang berat sehingga menyebabkan terjadinya penebalan dinding atau otot jantung.

"Maka penting sekali baik para atlet yang masih aktif maupun mantan atlet lakukan skrining atau pemeriksaan jantung dan kesehatan secara menyeluruh dan berkala. Bahkan Komite Olimpiade Internasional menganjurkan pemeriksaan berkala itu minimum 6 bulan sekali," saran Andi yang terlibat dalam tim dokter di Asian Games 2018 lalu.

Bagi masyarakat awam yang sering melakukan olahraga penting sekali untuk mengetahui apa yang terjadi pada dirinya. Periksa kondisi tubuhnya dengan melakukan medical check up secara rutin untuk mengetahui tingkat kerja jantung, kolesterol, diabetes atau gula darah dan lainnya.

"Sehingga ketika semua sudah diketahui kondisi tubuh sendri, maka kita tidak perlu melakukan olahraga secara berlebihan, apalagi sampai memaksakan diri. Selalu waspada dan kontrol diri itu penting," tutup Andi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Membeludak, Tunggu Pendataan Hingga Dini Hari

Para pasien Covid-19 mengantre untuk mendapatkan kamar di RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

KESEHATAN | 15 Juni 2021

Tiket.com Resmikan Sentra Vaksinasi untuk Peserta 18+ di Jakarta

sentra vaksinasi perdana dari Tiket.com yang merupakan bagian dari komitmennya untuk turut membantu mengakselerasi program vaksinasi berskala nasional

KESEHATAN | 14 Juni 2021

Sikapi Kenaikan Covid-19, Pemerintah Tingkatkan Fasillitas RS hingga 40%

Airlanggar melanjutkan, untuk sejumlah kabupaten/kota yang termasuk zona merah seperti Kudus dan Bangkalan, disediakan rumah sakit rujukan di kota terdekat.

KESEHATAN | 14 Juni 2021

Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Mikro hingga 28 Juni

Menko Airlangga menjelaskan perkantoran yang terletak di zona merah, hanya boleh diisi karyawan yang berjumlah tidak melebihi 25% dari kapasitas.

KESEHATAN | 14 Juni 2021

Markis Kido Meninggal karena Serangan Jantung, Ini Penjelasan Dokter Tirta

Menurutnya, serangan jantung sering terjadi pada atlet karena ada penebalan dinding jantung untuk kompensasi kegiatan.

KESEHATAN | 14 Juni 2021

Pokja Genetik UGM: Varian Delta Turunkan Respons Sistem Imun Manusia

Kekebalan tubuh yang biasanya mampu merespon setiap infeksi virus, kemampuan responnya menjadi menurun dengan masuknya varian Delta.

KESEHATAN | 14 Juni 2021

Wali Kota Tangerang: Beri Teguran dan Sanksi Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta agar masyarakat yang melanggar protokol kesehatan agar diberi teguran dan sanksi tegas.

KESEHATAN | 14 Juni 2021

Update Tes Covid-19: 52.713 Orang Diperiksa, 8.189 Positif

Dari pemeriksaan tersebut, jumlah yang positif Covid-19 mencapai 8.189 orang.

KESEHATAN | 14 Juni 2021

Satgas Akui Lemahnya Protokol Kesehatan Sebabkan Kasus Baru Covid-19 Melonjak

Pada kondisi periode mudik dan libur Lebaran kemarin terlihat penerapan prokes 3M masih sulit dilakukan.

KESEHATAN | 14 Juni 2021

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Indonesia Capai 11,615 Juta

Guna mempercepat pencapaian target tersebut, pemerintah berupaya memperbanyak dan meningkatkan kapasitas pelayanan vaksinasi.

KESEHATAN | 14 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS