Satgas: Efikasi Vaksin Tergantung Antibodi Setiap Orang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Satgas: Efikasi Vaksin Tergantung Antibodi Setiap Orang

Selasa, 15 Juni 2021 | 22:12 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, menyatakan efikasi vaksin Covid-19 sangat tergantung reaksi titer antibodi dari penerima vaksin.

Vaksin bertahan berapa lama, ini seharusnya semakin tinggi titer antibodi dari orang yang divaksin karena reaksi setiap orang berbeda,” kata Wiku dalam konferensi pers tentang perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia, Selasa (15/6/2021).

Wiku menjelaskan, semakin tinggi titer antibodi yang dimiliki si penerima vaksin, maka seharusnya vaksin tersebut bisa memberikan proteksi lebih baik. Namun, Wiku tidak menyebut secara terperinci berapa lama efikasi vaksin bisa bertahan dalam tubuh seseorang.

Terkait hal itu, Wiku mengatakan vaksinasi ulang diperlukan apabila jumlah titer antibodi seseorang tidak cukup tinggi.

“Jadi vaksinasi ulang bisa saja perlu jika titer antibodi seseorang tidak cukup tinggi untuk menghadang dari potensi kenaikan atau tertular Covid-19,” ujarnya.

Wiku mengatakan vaksin yang beredar saat ini memiliki tingkat efikasi di atas 50% artinya masih terpenuhi untuk menahan penularan virus. Namun, apakah vaksin tersebut betul-betul efektif adalah pertanyaan yang masih belum bisa dijawab.

“Tentunya penelitian lebih lanjut harus selalu dilakukan, dimonitor, agar betul-betul vaksin yang digunakan adalah vaksin yang efektif. Apa yang ditanyakan ini juga ditanyakan oleh seluruh orang di dunia,” kata Wiku.

Artinya, ujar Wiku, semua orang saat ini masih melihat kondisi dan memastikan bahwa vaksinasi yang dilakukan betul-betul bisa memberikan proteksi kolektif atau herd immunity dari masyarakat yang akan divaksin.

Wiku menambahkan pada prinsipnya setiap virus pasti mengalami mutasi untuk bertahan hidup. Proses mutasi bisa berlangsung terus menerus apabila potensi penularan selalu tersedia. Oleh karena itu, selain upaya vaksinasi, dia mendorong masyarakat selalu menegakkan disiplin protokol kesehatan secara ketat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Pusat Minta Kota Bogor Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Pemerintah pusat meminta agar Kota Bogor dapat menekan tingginya angka Covid-19 secara nasional.

KESEHATAN | 15 Juni 2021

Satgas: Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Belum Catat Orang Terinfeksi Covid-19

Wiku mengakui sistem tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan tidak hanya untuk mendata orang yang sudah divaksinasi, tapi juga segala informasi terkait vaksinasi.

KESEHATAN | 15 Juni 2021

Menkes: Tempat Tidur RS Cukup untuk Pasien Covid-19

Dari 75.000 tempat tidur untuk pasien Covid-19, yang terisi sampai ini sekitar 41.000 tempat tidur.

KESEHATAN | 15 Juni 2021

BOR di 6 Provinsi di Atas 60%

Enam provinsi dengan BOR di atas 60% adalah DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Yogyakarta, dan Banten.

KESEHATAN | 15 Juni 2021

Deteksi Dini Efektif Kurangi Risiko Serangan Jantung

Selain menerapkan pola hidup sehat, skrining jantung secara rutin menjadi kunci utama menjaga kesehatan jantung.

KESEHATAN | 15 Juni 2021

Sekjen Gerindra: Pemerintah Tidak Boleh Lelah, Terus Imbau Masyarakat Taati Protokol Kesehatan

Sekretaris Jenderal (sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani meminta pemerintah tidak lelah untuk terus mengimbau masyarakat menaati protokol kesehatan.

KESEHATAN | 15 Juni 2021

Ini Manfaat Madu untuk Tumbuh Kembang Anak

Pemberian madu untuk anak-anak tidak boleh sembarangan.

KESEHATAN | 15 Juni 2021

Sesalkan Lonjakan Kasus Covid-19 di Lapas, Sahroni: Percepat Vaksinasi

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menyesalkan adanya lonjakan kasus Covid-19 di lembaga pemasyarakatan (lapas).

KESEHATAN | 15 Juni 2021

Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Indonesia Capai 20,9 Juta

Sementara jumlah warga yang sudah mendapat suntikan pertama dan kedua atau dosis lengkap vaksin Covid-19 sebanyak 11.699.021 orang atau 28,99% dari target.

KESEHATAN | 15 Juni 2021

Warning! Kabupaten Tangerang Masuk Zona Oranye

Pemerintah Kabupaten (pemkab) Tangerang masuk zona oranye penyebaran Covid-19.

KESEHATAN | 15 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS