Kemkes: Vaksin Gotong Royong Tak Boleh Sama dengan Vaksin Program Pemerintah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemkes: Vaksin Gotong Royong Tak Boleh Sama dengan Vaksin Program Pemerintah

Rabu, 16 Juni 2021 | 12:42 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / LES

Jakarta, Beriatasatu.com - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, berdasarkan Permenkes Nomor 18 Tahun 2021, pemberian vaksin untuk program pemerintah tidak boleh sama jenis atau merk vaksin yang digunakan dalam program Vaksinasi Gotong Royong.

“Artinya vaksin Sinovac atau CoronaVac, kemudian vaksin Astrazeneca kemudian vaksin Novovax, dan vaksin Pfizer itu tidak akan digunakan dalam vaksinasi Gotong Royong, ini yang kita pahami,” kata Nadia pada dialog virtual bertajuk “ Siap Jaga Indonesia Dengan Vaksin Gotong Royong” Rabu (16/6/2021).

Nadia menjelaskan, pada Permenkes Nomor 18 Tahun 2021 disebutkan, jenis vaksin yang sifatnya hibah atau bantuan dari negara maupun dari institusi atau organisasi yang jenisnya sama dengan vaksin yang digunakan dalam Vaksinasi Gotong Royong itu dapat digunakan dalam vaksinasi program pemerintahan.

Dalam hal ini, Nadia menjelaskan, apabila Indonesia menerima bantuan atau hibah vaksin dari negara atau organisasi internasional dan kebetulan merknya sama. Contohnya yang terjadi saat ini, Indonesia sudah menerima vaksin Sinopharm dari negara Uni Emirat Arab (UEA). Tentu vaksin tersebut bukan beli dan merupakan sumbangan dari negara UEA maka vaksin tersebut dapat digunakan dalam program vaksinasi pemerintah.

Meskipun vaksin Sinopharm digunakan dalam Vaksin Gotong Royong

“Jadi memungkinkan vaksinasi program pemerintah menggunakan merek yang sama dikarenakan merk tersebut adalah sumbangan atau hibah. Akan tetapi, tidak sebaliknya merk vaksin yang ada di dalam program pemerintah itu tidak boleh digunakan di dalam Vaksinasi Gotong Royong,” ucapnya.

Selanjutnya Nadia menyebutkan, sejak awal program vaksinasi, pemerintah akan memberikan vaksin gratis kepada 181,5 juta sasaran untuk membentuk kekebalan kelompok di Indonesia. Namun, atas usulan dari dunia usaha untuk membantu program pemerintah, sehingga adanya skema vaksinasi Gotong Royong.

Adanya vaksinasi Gotong Royong ini, Nadia menyebutkan, skema vaksinasi yang dijalankan saat ini ada 2 yakni vaksinasi melalui program pemerintah dan Gotong Royong. “Kedua-duanya artinya untuk si penerima vaksin tidak dibebankan biaya apapun,” ucapnya.

Nadia menyebutkan, vaksinasi program pemerintah dibiayai melalui anggaran negara, tetapi untuk Vaksinasi Gotong Royong akan dibiayai oleh perusahan, badan hukum atau badan usaha termasuk UMKM yang akan membelikan vaksin dan biaya penyuntikan tersebut dibayarkan oleh perusahan.

“Jadi enggak boleh ada beban pembiayaan kepada para penerima vaksin,” ucapnya.

Nadia menegaskan, kedua mekanisme tersebut bertujuan untuk mempercepat dan memperbanyak orang mendapatkan vaksinasi sehingga setiap individu akan mendapatkan kekebalan untuk dirinya sendiri dan kelompok.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 di NTT Bertambah 228 Orang

GTPP Covid-19 Nusa Tenggara Timur menyebutkan adanya penambahan 228 kasus terkonfirmasi Covid-19 tersebar di delapan kabupaten di provinsi ini.

KESEHATAN | 16 Juni 2021

Besok Jokowi Hadiri Vaksinasi 1.500 Penumpang KRL di Bogor

Peninjauan pelaksanaan vaksin dengan target 5.000 orang, terdiri dari guru, buruh, ojol, dan pedagang pasar.

KESEHATAN | 16 Juni 2021

Masmindo Vaksinasi Seluruh Karyawan di Proyek Awak Mas

Sebagian besar karyawan Masmindo berasal dari masyarakat sekitar proyek Awak Mas.

KESEHATAN | 16 Juni 2021

Eijkman: Semua Vaksin Masih Efektif Atasi Mutasi Covid-19

Menurut Lembaga Eijkman penelitian menunjukkan bahwa tidak ada satupun vaksin Covid-19 yang tidak efektif menangkal mutasi virus Covid-19.

KESEHATAN | 16 Juni 2021

Jokowi Targetkan Kekebalan Komunal Sektor Jasa Keuangan Terealisasi Agustus

Ia mengharapkan kecepatan vaksinasi ini bisa dilakukan di sektor-sektor usaha lainnya.

KESEHATAN | 16 Juni 2021

Kasus Covid-19 Naik, Kegiatan Keagamaan di Zona Merah Ditiadakan

Hal ini diatur melalui Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah.

KESEHATAN | 16 Juni 2021

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Senayan, Jokowi Ajak Bercanda Peserta Vaksin

Mungkin Jokowi melihat wajah-wajah tegang karyawan yang bekerja di sektor jasa keuangan ini.

KESEHATAN | 16 Juni 2021

Ahli: 90% Kejadian Kanker karena Environment

Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mengajak anak-anak muda untuk mulai aware dengan kanker sejak dini.

KESEHATAN | 15 Juni 2021

Kasus Covid-19 Meningkat, Satgas Fokus Optimalkan Posko PPKM Mikro

Optimalisasi posko PPKM mikro dengan cara menjalankan secara seimbang fungsi pencegahan, penanganan, penegakan, dan pendukung bertujuan untuk menurunkan kasus.

KESEHATAN | 15 Juni 2021

Satgas Optimistis Herd Immunity Jakarta Tercapai Agustus 2021

Sampai saat ini Provinsi DKI Jakarta tercatat telah mencapai 61,93% populasi yang telah menerima dosis kedua vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 15 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS