Logo BeritaSatu

Satgas: Liburan Panjang Terbukti Selalu Sebabkan Lonjakan Kasus Covid-19

Rabu, 16 Juni 2021 | 21:28 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi mengatakan lonjakan kasus Covid-19 saat ini merupakan dampak dari liburan panjang Idulfitri bulan lalu. Hal itu sekali lagi membuktikan setelah pengalaman 4 kali liburan panjang tahun 2020 yang selalu berakhir dengan peningkatan kasus Covid-19.

“Ini sekali lagi meneguhkan bahwa pengalaman 4 kali libur panjang tahun 2020 yang selalu menimbulkan lonjakan kasus,” kata Sonny dalam talkshow terkait perkembangan kasus Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Rabu (16/6/2021).

Sonny mengatakan lonjakan kasus saat ini sebenarnya sudah bisa diprediksi, sehingga pemerintah membuat kebijakan untuk melarang mudik.

“Jelas sekali kenaikan atau lonjakan kasus ini terjadi sebagai efek dari libur panjang,” ujarnya.

Dia mengatakan, sekalipun orang-orang menyebut varian baru yang menyebabkan penularan masif, sesungguhnya varian baru sudah ada sebelum libur panjang. “Tapi begitu libur panjang selesai 2-3 minggu kemudian terjadi lonjakan kasus dan kita lihat sekarang seperti ini,” lanjutnya.

Menurut Sonny, data dashboard monitoring perubahan perilaku menunjukkan penurunan kepatuhan terhadap protokol kesehatan sejak pertengahan atau minggu ke-3 April. Lalu, kasus aktif perlahan naik pada 19 Mei. Dia menyebut pada 18 Mei, jumlah kasus aktif sebanyak 87.500 kemudian mulai naik pada 19 Mei dan terus naik sampai Senin (14/6/2021), menjadi total 116.000.

Baca Juga: Covid-19 Melonjak, Bandung Sementara Tutup Tempat Hiburan dan Wisata

“Artinya ada tambahan 29.000 kasus aktif sejak 19 Mei sampai kemarin 14 Juni. Ini menunjukkan begitu cepatnya dampak liburan panjang,” katanya.

Sonny menambahkan banyak orang marah saat pemerintah melarang mudik Lebaran dan menyebutnya sebagai kebijakan yang kurang tepat. Namun, masyarakat kini melihat bahwa pelonggaran protokol kesehatan (prokes) yaitu mobilitas masif maka akan membuat lonjakan kasus.

“Ingat, kita pernah berhasil menurunkan kasus karena meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan. Jadi penurunan kasus kemarin selain karena PPKM mikro juga peningkatan kepatuhan kesadaran masyarakat kepada protokol kesehatan,” lanjutnya.

Sonny mengatakan saat disiplin prokes turun maka kasus meningkat demikian pula sebaliknya. Dia menambahkan pemerintah saat ini menerapkan 3 strategi untuk mengerem lonjakan kasus di tingkat hulu atau masyarakat.

Pertama, penegakkan prokes dengan meminta daerah agar memastikan tidak ada lagi kerumunan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M). Kedua, memperketat mobilitas. Ketiga, membatasi aktivitas, salah satunya penerapan work from home 75% dan work from office 25%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PGRI Minta UU Guru dan Dosen Dicabut dari RUU Sisdiknas

PGRI menyarankan pemerintah untuk mencabut UU Guru dan Dosen dari Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas)

NEWS | 30 September 2022

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober: Bangkit Bergerak Bersama Pancasila

"Bangkit Bergerak Bersama Pancasila", menjadi tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila, yang diperingati pada 1 Oktober.  

NEWS | 30 September 2022

PGRI Ungkap 3 Penyebab Polemik RUU Sisdiknas

RUU Sisdiknas yang disusun oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi polemik

NEWS | 30 September 2022

PDIP: Integrasi Transportasi Publik Era Anies Berhasil

PDIP menyatakan, program integrasi transportasi publik pada era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berhasil.

NEWS | 30 September 2022

Jumat, 3 Wilayah di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jakarta pada hari ini akan diwarnai hujan yang turun hujan ringan hingga sedang

NEWS | 30 September 2022

Pembangunan Permukiman di Pulau G Masih Pengarahan

Kawasan reklamasi pulau G diarahkan untuk kawasan permukiman baru sebatas pengarahan dan belum terwujud

NEWS | 30 September 2022

Eks Pegawai KPK Minta Febri dan Rasamala Mundur dari Tim Kuasa Hukum Sambo

Eks Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo meminta agar Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang mundur sebagai kuasa hukum Sambo

NEWS | 30 September 2022

Penyebab Kematian Ratu Elizabeth Terungkap dalam Sertifikat

Penyebab kematian Ratu Elizabeth terungkap dalam sertifikat yang diterbitkan oleh National Records of Scotland.

NEWS | 30 September 2022

Putri Candrawathi Berharap Sidang Kasus Brigadir J Segera Digelar

Putri Candrawathi berharap sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J yang menjeratnya sebagai tersangka dapat segera digelar.

NEWS | 30 September 2022

Hari Ini Febri Diansyah Dampingi Putri Candrawathi Wajib Lapor

Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah akan mendampingi kliennya untuk menjalani wajib lapor pada hari ini, Jumat (30/9/2022)

NEWS | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PGRI Minta UU Guru dan Dosen Dicabut dari RUU Sisdiknas

PGRI Minta UU Guru dan Dosen Dicabut dari RUU Sisdiknas

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings