Keberadaan Covid-19 Varian Delta Ancam Keselamatan Manusia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Keberadaan Covid-19 Varian Delta Ancam Keselamatan Manusia

Jumat, 18 Juni 2021 | 21:30 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Erlina Burhan menyatakan keberadaan virus Covid-19 varian delta di Tanah Air mengancam keselamatan manusia.

Menurutnya saat ini Indonesia tengah dihadapkan pada kemunculan varian mutasi virus SARS-CoV-2 yang dinilai tingkat penularan varian delta ini jauh lebih besar dan sangat mudah menularkan virus lebih cepat dan masif dari virus corona awalnya, hingga mampu memperburuk gejala yang mengakibatkan kematian.

"Kondisi Indonesia sekarang dalam keadaan tidak baik-baik saja, kita dalam kondisi mengkhawatirkan. Sejak Mei kasus harian Covid-19 kita terus naik, kemudian Juni 8 ribu, 9 ribu dan kemarin sudah menggila 20 ribu. Kita tidak tahu apa besok, hari ini, akan naik lagi dan kita khawatirkan jangan sampai kita jadi seperti India kedua," katanya saat konferensi pers virtual pada Jumat (18/6/2021).

Menurutnya jangan sampai sistem kesehatan Indonesia kolaps. Apabila terjadi dan tidak lakukan action apa-apa, maka nanti sistem lain juga ikut runtuh. Ekonomi, pendidikan, anak-anak tidak bisa sekolah sampai sekarang. Hal itu karena kesehatannya tidak dibenahi.

Ketua Pokja Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia ini pun membandingkan antara varian lama dari Wuhan, Tiongkok dengan India. Dikatakan varian delta dari India ini berbahaya karena menyasar semua umur termasuk anak muda tanpa disertai komorbid (penyakit bawaan).

"Jadi, saya kira sekarang jangan beranggapan bahwa hanya orangtua, orang komorbid yang berpotensi untuk tertular. Siapapun ada potensi dan risiko tertular dan semua umur berpotensi tertular," ungkapnya.

Maka penting untuk menjaga risiko pencegahan. Ditegaskan baik varian baru, varian lama, dan banyaknya varian sebenarnya tidak bermasalah asalkan virus tersebut tidak masuk ke dalam tubuh manusia.

"Karena baik varian baru atau varian lama kalau di luar tubuh lama-lama dia tidak akan aktif atau mati istilahnya. Virus ini akan berkembang biak kalau masuk ke sel tubuh kita. Cegahlah jangan sampai virus ini masuk ke dalam tubuh," saran Erlina yang juga dokter spesialis paru.

Oleh karena itu, ia merekomendasikan agar semua pihak lebih waspada terhadap varian baru Covid-19 yang lebih mudah menyebar, dan bisa lebih memperberat gejala, termasuk kemungkinan menghilangkan efek vaksin. Lakukan pencegahan seketat-ketatnya.

Erlina juga mengatakan situasi saat ini sudah mengerikan karena rumah sakit banyak yang penuh dan oksigen terbatas. Bahkan lebih jauh Erlina khawatir Indonesia kolaps dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Lihat saja lonjakan kasus saat ini tinggi, rumah sakit penuh dimana-mana. DKI Jakarta sampai 4 ribu kasus. Kemampuan tranmisi dari virus delta ini sangat tinggi bisa mencapai 60 persen lebih," jelas dia.

Ia menyebut strategi 3T (testing, tracing dan treatment) merupakan upaya yang harus dilaksanakan secara masif dan agresif dalam kondisi apapun. Masyarakat disarankan selalu dan tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, tidak bepergian jika tidak mendesak, menjaga kesehatan, dan menjalankan protokol kesehatan lainnya.

Maka dari itu apa yang disarankan pemerintah dan para dokter sebetulnya sangat layak untuk dilakukan. Tetapi pada sebagian masyarakat menganggap hal ini (3T dan 3M atau 5M) suatu penderitaan karena banyak kali pembatasan-pembatasan.

Erlina juga menambahkan bahwa zaksin AstraZeneca punya efektivitas yang baik, bahkan untuk varian delta. Berdasarkan studi terbaru ternyata cukup efektif pada proteksi varian delta dengan persentase di atas 90 persen.

"Kita bersama-sama sebagai suatu bangsa, sama-sama menderita, yang sama-sama berusaha sangat sangat keras dan sangat maksimal dalam waktu singkat ini. Menderita dalam waktu singkat tapi untuk kemudian bersama-sama juga dapat terbebas dari pandemi ini dan bisa menjalani kehidupan yang normal untuk waktu jangka panjang," ungkap Erlina.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr. Agus Dwi Susanto menyatakan banyak laporan rumah sakit sudah melebihi kapasitas perawatan, khususnya di Jawa.

"Ditambah antrian pasien di instalasi gawat darurat (IGD). Tentunya kita tidak ingin mengikuti jejak India seperti terjadinya bergelimpangan pasien di luar rumah sakit," urai dia.

Menurutnya situasi saat ini bisa lebih parah dibandingkan dengan sebelumnya karena adanya varian baru yang lebih menular.

”Saya sudah ke Kudus, di sana memang ada varian baru, ditemukan varian delta cukup banyak, yaitu 70 persen dari sampel yang diperiksa. Tentu ini perlu evaluasi menyeluruh. Akan tetapi, saya melihat yang terjadi saat ini kombinasi karena longgarnya kegiatan di masyarakat dan protokol kesehatan, euforia vaksin, dengan penyebaran varian baru ini,” ungkapnya.

Sementara Ketua Umum Perhimpunan Dokter Kardiovaskular Indonesia (Perki), Isman Firdaus mengakui tren penambahan pasien Covid-19 saat ini amat cepat. Saat ini dalam 2-3 hari terakhir luar biasa penambahannya.

"Empat hari lalu masih 14 tempat tidur terisi, sekarang jadi 40 lebih. Ini menunjukkan kemungkinan besar virusnya lebih menular. Contoh lain, kita sudah pakai masker, tetapi masih berdampak. Ini harus dikhawatirkan,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Belum Temukan Varian Delta

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi belum menemukan virus Covid-19 varian Delta.

KESEHATAN | 18 Juni 2021

DPR Desak Pemerintah Segera Terapkan PSBB

Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris mendesak pemerintah untuk segera menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

KESEHATAN | 18 Juni 2021

Kasus Covid-19 Melonjak, Politikus Golkar: Perbanyak Tracing dan Testing

Politikus Partai Golkar Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong agar testing dan tracing dapat diperbanyak.

KESEHATAN | 18 Juni 2021

Vaksinasi Dosis 1 Covid-19 di Indonesia Capai 22,6 Juta

Vaksinasi dosis 1 Covid-19 di Indonesia telah mencapai angka 22.656.788 orang (56,15%) per hari ini, Jumat (18/6/2021).

KESEHATAN | 18 Juni 2021

Penasaran? Ini Arti Simbol Bintang di Kemasan Makanan

Simbol bintang tersebut merupakan peringkat produk bernutrisi (star nutrition rating) pada makanan dalam kemasan.

KESEHATAN | 18 Juni 2021

Tren Kasus Covid-19 Meningkat, Satgas Fokuskan Pengendalian

Tren nasional Covid-19 menunjukkan peningkatan membuat Satgas memfokuskan pada pengendalian semaksimal mungkin.

KESEHATAN | 18 Juni 2021

Sebanyak 1.700 Petugas Frontline di Bandara Soekarno-Hatta Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19 Lengkap

Sebanyak 1.700 petugas dan pegawai yang bekerja di Bandara Soetta telah menerima vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 18 Juni 2021

Bertambah 4.737 Kasus Positif Covid-19, Jakarta Catat Rekor Baru

Sebanyak 4.737 kasus positif yang dicatatkan pada hari ini mengalahkan catatan sebelumnya yaitu 4.213 kasus.

KESEHATAN | 18 Juni 2021

BNPB: Penambahan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Dipercepat

Misalnya, Rumah Susun Pasar Rumput memiliki hampir 4.000 tempat tidur untuk calon pasien Covid-19.

KESEHATAN | 18 Juni 2021

Rumah Dinas Camat Jadi Tempat Isolasi Covid-19 di Kabupaten Tangerang

Semua rumah dinas camat di Tangerang jadi tempat Isolasi Mandiri untuk masyarakat yang positif Covid-19.

KESEHATAN | 18 Juni 2021


TAG POPULER

# Sodetan Ciliwung


# Malaysia Pulangkan Pekerja Indonesia


# Dinar Candy


# Bendera Putih


# Covid-19



TERKINI

Pelindo 1 dan Pertamina Trans Kontinental Teken MoU Layanan Bisnis Pelayaran dan Kepelabuhanan

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS