Peneliti Oxford: Vaksin Astrazeneca dan Pfizer Efektif Lawan Covid-19 Varian Delta
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Peneliti Oxford: Vaksin Astrazeneca dan Pfizer Efektif Lawan Covid-19 Varian Delta

Rabu, 23 Juni 2021 | 20:53 WIB
Oleh : LES

London, Beritasatu.com - Vaksin Covid-19 yang dibuat oleh Astrazeneca dan aliansi Pfizer-BioNTech tetap efektif secara luas terhadap Covid-19 varian Delta, yang pertama kali diidentifikasi di India. Demikian menurut sebuah studi ilmiah yang mendukung dorongan berkelanjutan untuk memberikan suntikan.

Studi oleh peneliti Universitas Oxford, yang diterbitkan dalam Journal Cell, menyelidiki kemampuan antibodi dalam darah dari orang-orang yang divaksinasi dengan rejimen dua suntikan, untuk menetralkan varian Delta dan Kappa yang sangat menular, menurut sebuah pernyataan.

"Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa generasi vaksin saat ini akan memberikan perlindungan terhadap garis keturunan B 1617," kata jurnal ilmiah itu, mengacu pada varian Delta dan Kappa dengan kode yang umum digunakan.

Namun, konsentrasi antibodi penetralisir dalam darah agak berkurang, yang dapat menyebabkan beberapa infeksi terobosan, demikian mereka memperingatkan.

Pekan lalu, analisis Public Health England (PHE) menunjukkan, bahwa vaksin yang dibuat oleh Pfizer Inc dan Astrazeneca menawarkan perlindungan tinggi lebih dari 90 persen terhadap pasien rawat inap dari varian Delta.

"Kami didorong untuk melihat hasil non klinis yang diterbitkan dari Oxford dan data ini, di samping analisis awal dunia nyata baru-baru ini dari Public Health England, memberi kami indikasi positif bahwa vaksin kami dapat memiliki dampak signifikan terhadap varian Delta," kata Eksekutif Astrazeneca Mene Pangalos dalam sebuah pernyataan terpisah.

Varian Delta menjadi versi penyakit yang dominan secara global, kata kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia pada Jumat (18/6/2021).

Para peneliti Oxford juga menganalisis pola infeksi ulang pada orang yang sebelumnya memiliki Covid-19. Risiko infeksi ulang dengan varian Delta muncul sangat tinggi pada individu yang sebelumnya terinfeksi oleh garis keturunan Beta dan Gamma yang masing-masing muncul di Afrika Selatan dan Brasil.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Komnas PA Dukung BPOM Melabeli Peringatan Konsumen pada Galon Guna Ulang

Pelabelan untuk informasi kepada masyarakat bahwa galon guna ulang yang mengandung BPA agar tidak dikonsumsi oleh bayi, balita, dan ibu hamil.

KESEHATAN | 23 Juni 2021

Satgas: Antisipasi Titik Lengah di Hari Raya Iduladha

Masyarakat perlu mewaspadai agar tidak mempercepat penularan virus corona pada hari raya Iduladha.

KESEHATAN | 23 Juni 2021

Rusun Pasar Rumput Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Rusun Pasar Rumput memiliki 3 tower dengan total kapasitas 1.984 unit kamar.

KESEHATAN | 23 Juni 2021

Terjangkit Covid-19, Wiku Tetap Jalankan Tugas

Kendati terinfeksi Covid-19, Wiku Adisasmito tetap menjalankan tugs sebagai Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19.

KESEHATAN | 23 Juni 2021

24,3 Juta Orang di Indonesia Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis 1

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Indonesia sampai Rabu (23/6/2021) lebih dari 24,3 juta.

KESEHATAN | 23 Juni 2021

Penambahan Kasus Positif Covid-19, DKI Jakarta Masih Teratas

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan pada hari ini hingga pukul 12.00 WIB, DKI berada di posisi teratas dengan penambahan 4.693 kasus.

KESEHATAN | 23 Juni 2021

Menkes: Percepatan Vaksinasi Covid-19 Butuh Kolaborasi

"Untuk mencapai target 1 juta vaksin per hari tentunya membutuhkan kolaborasi dan harus kita lakukan secara bersama semua komponen bangsa," kata Menkes.

KESEHATAN | 23 Juni 2021

Hari Ini, Keterisian RS Wisma Atlet Capai 90 Persen

Keterisian pasien di RSDC Wisma Atlet sudah mencapai angka 90% pada hari ini, Rabu (23/6/2021).

KESEHATAN | 23 Juni 2021

Kementerian Kesehatan: Ada Kecenderungan Varian Delta Menyerang Anak-anak

Terdapat kecenderungan varian Delta menyerang usia anak hingga 18 tahun.

KESEHATAN | 23 Juni 2021

Legislator Nasdem Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Legislator dari Fraksi Partai Nasdem, Nurhadi meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan.

KESEHATAN | 23 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS