Satgas: Angkut Jenazah Pakai Truk Hanya Simulasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Satgas: Angkut Jenazah Pakai Truk Hanya Simulasi

Jumat, 25 Juni 2021 | 07:41 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19, Alexander K Ginting mengatakan beredarnya foto di media sosial terkait pengangkutan peti jenazah Covid-19 memakai kendaraan truk, hanyalah sebuah simulasi alias percobaan.

"Itu hanyalah simulasi. Setelah kami cek tidak ada rumah sakit yang menyiapkan truk untuk evakuasi jenazah. Saat ini ambulans dan mobil jenazah masih tersedia banyak. Simulasi dilakukan sebagai persiapan dalam mengantisipasi kejadian darurat dan luar biasa pascalonjakan kasus Covid-19," katanya kepada Beritasatu.com, Kamis (24/6/2021).

Alexander menjamin saat ini layanan pengantaran jenazah ke pemakaman masih terakomodasi dengan ambulans. Simulasi dilakukan untuk mengukur seberapa banyak kekuatan armada ambulans dan mobil jenazah.

Menurutnya beberapa hari lalu, pihaknya juga melakukan simulasi memanfaatkan kendaraan personel untuk mengangkut logistik makanan. Jadi di saat pandemi ini, ada pelatihan agar petugas tidak terjebak rutinitas saja. Pelatihan yang dilakukan guna atasi situasi gawat darurat seperti mengatasi kebakaran, saat antrean Covid-19 tiba-tiba terkena serangan jantung dan lainnya.

Bila terjadi lonjakan kasus Covid-19, lanjut dia, yang tetap harus dilakukan adalah prosedur pelaksanaannya. Jadi mobil sprinter pun bisa mengangkut jenazah, asal diurus sesuai dengan protokol yang berlaku dan mesin mobil telah disterilkan, masuk dalam bungkus plastik yang sudah dirapikan dan ditaruh di dalam tempat yang sudah disiapkan.

"Petugas yang mendampingi ke pemakaman pun wajib memakai APD (alat pelindung diri) lengkap dan mengantar ke makam yang sudah ditetapkan. Jadi itu ada persyaratannya. Kalau mobil yang tergolong kecil tentu tidak bisalah, kecuali mobil besar boks," ungkapnya.

Prinsipnya jenazah dipindahkan dari rumah sakit ke lokasi pemakaman dan tentu ada prosedurnya. Sudah dilakukan sesuai protokol kesehatan dan ada berita acara serah terima dari rumah sakit, proses pemakaman sesuai protokol keagamaan yang sudah diatur masing-masing, bahkan di suatu daerah tertentu ada juga protokol budaya.

"Setelah pulang dari pemakaman, petugas juga wajib menjalankan prokes kembali seperti mengganti APD, cuci tangan, dan lainnya," tegasnya.

Namun yang harus diingat untuk pemakaman dan juga tempat kamar jenazah tidak boleh ada kerumunan. Jadi karena keluarga sudah kontak erat, maka saat mengantar, pihak keluarga ada di mobil terpisah dengan si jenazah.

Menurutnya, untuk mengantar ke pemakaman itu bukan ambulans, tetapi mobil jenazah. Tetapi karena tidak ada yang lain dan kehabisan, digunakanlah ambulans. Ditegaskan kendaraan ambulans sebenarnya hanya untuk mengantar orang yang sakit. Namun saat ambulans terpaksa harus digunakan untuk mengantar jenazah, mobil dilakukan sterilisasi dan pembersihan.

Kebutuhan ambulans saat ini masih mencukupi melayani orang sakit, bahkan juga digunakan untuk mengantar tim dokter P3K. Ambulans itu digunakan untuk kedaruratan mengantar dan menjemput orang sakit.

Berdasarkan Kepmenkes 143/Menkes-Kesos/SK/II/2001 tentang Standarisasi Kendaraan Pelayanan Medik, khususnya pada bagian perbedaan ambulans untuk orang sakit dan mobil jenazah.

Dalam Kepmenkes tersebut, dijelaskan secara lengkap aturan dan jenis-jenis kendaraan medis di Indonesia. Ada enam, yaitu Ambulans Transportasi, Ambulans Gawat Darurat, Ambulans Rumah Sakit Lapangan, Ambulans Pelayanan Medik Bergerak, Kereta Jenazah, dan Ambulans Udara.

Lalu kenapa terkadang ada yang susah mendapatkan ambulans? Alexander menjelaskan ambulans juga seperti ada pick hour, yakni pada jam-jam tertentu mengalami jam sibuk emergency, ada yang menjemput dan mengantar sakit dan emergency.

"Tentu pasien yang masih hidup yang diutamakan. Ada situasi emergency, ada jenazah dan ibu akan melahirkan. Pilihan tentu ada yang diutamakan seperti ibu melahirkan dan situasi lainnya," jelasnya.

Sementara untuk jenazah itu masalah waktu saja. Kalau sudah malam hari, akan sulit memakamkannya. Jadi tinggal membagi waktu saja.

"Kalau jenazah lebih dari satu perlu juga diidentifikasi jangan sampai salah. Jangan sampai pihak keluarga menganggap itu jenazah keluarganya padahal bukan. Maka identifikasi perlu saat berada di kamar jenazah supaya yang keluar dari kamar itu adalah benar keluarga karena jenazah akan terbungkus kain kafan dan plastik, sehingga orang lain tidak bisa mengenalinya karena sudah berbeda," tutup dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

52% Kapasitas Tempat Tidur RSUP Fatmawati Rawat Pasien Covid-19

RSUP Fatmawati akan ditingkatkan kapasitas tempat tidur (untuk merawat pasien Covid-19) menjadi 350 tempat tidur atau 70% dari kapasitas.

KESEHATAN | 25 Juni 2021

Deteksi Varian Baru Covid-19, Lab GSI Fasilitasi Whole Genome Sequencing

GSI (Genomik Solidaritas Indonesia) Lab bersama dengan Sintesa Group berkolaborasi memfasilitasi pemeriksaan WGS yang mampu mendeteksi varian baru Covid-19.

KESEHATAN | 24 Juni 2021

RSUP Persahabatan Siapkan 55% Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Sebanyak 55% tempat tidur di RSUP Persahabatan didedikasikan untuk melayani pasien Covid-19.

KESEHATAN | 24 Juni 2021

Tangani Covid-19, RSPI Sulianti Saroso Tambahkan Tempat Tidur Perawatan

RSPI Sulianti Saroso akan menambah 100 tempat tidur yang telah diawali dengan penambahan 24 tempat tidur sejak 12 Juni 2021.

KESEHATAN | 24 Juni 2021

Perawatan di RS, Satgas: Utamakan Pasien Covid-19 Bergejala Berat-Sedang

Pasien dengan gejala berat dan sedang yang berhak didahulukan untuk mendapatkan penanganan, baik isolasi maupun perawatan intensif di rumah sakit.

KESEHATAN | 24 Juni 2021

Moeldoko: Gelombang Kedua Covid-19 di Indonesia Tak Bisa Terelakkan

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyebut gelombang kedua Covid-19 yang kini sedang melanda Indonesia sudah tidak bisa terelakkan.

KESEHATAN | 24 Juni 2021

Kasus Covid-19 Anak, Angka Kematian di Indonesia Tertinggi di Dunia

Berdasarkan data IDAI angka kematian Covid-19 pada anak di Indonesia adalah yanag tertinggi di dunia sebesar 3-5%.

KESEHATAN | 24 Juni 2021

DKI Catat 70 Kasus Varian Baru Covid-19, Terbanyak Kasus Impor

DKI mencatat sebanyak 70 kasus varian baru mutasi Covid-19 di Jakarta.

KESEHATAN | 24 Juni 2021

Orangtua Tanpa Covid-19 Tetap Boleh Merawat Anak yang Positif

Orangtua tetap bisa merawat anak yang positif Covid-19 namun tanpa gejala (OTG).

KESEHATAN | 24 Juni 2021

Gerak Cepat Kementerian Agama-BUMN, Asrama Haji Rawat Pasien Covid-19

Langkah taktis dilakukan Kementerian Agama bersama Kementerian BUMN untuk mengalihfungsikan Asrama Haji Pondok Gede untuk perawatan pasien Covid-19.

KESEHATAN | 24 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS