Protein Hewani Penting untuk Perbaikan Gizi Anak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Protein Hewani Penting untuk Perbaikan Gizi Anak

Rabu, 30 Juni 2021 | 07:36 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Protein hewani merupakan salah satu zat gizi yang berperan penting dalam upaya peningkatan status gizi bagi anak dan sebagai bentuk investasi gizi di masa mendatang.

Protein hewani merupakan sumber beberapa zat gizi yang dibutuhkan untuk memaksimalkan perkembangan fungsi otak yang berpengaruh pada fungsi kognitif anak di kemudian hari.

Seribu hari pertama kehidupan merupakan fase yang sangat penting bagi anak dan tidak dapat terulang kembali, terhitung sejak anak masih berada di dalam kandungan hingga usia dua tahun.

Di fase inilah terbentuknya jaringan otak, perkembangan tulang dan berbagai organ tubuh lainnya yang tentunya membutuhkan dukungan beragam asupan zat gizi, salah satunya protein hewani.

“Protein hewani mengandung kebaikan asam amino esensial, zat mikronutrien yang berperan penting pada kehidupan manusia,” ujar Advisor South-East Asia Nutrition Survey (Seanuts) Saptawati Bardosono dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (29/6/2021).

Dikatakan esensial, karena tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh dan harus didapatkan dari makanan. Asam amino esensial dapat ditemui dari beragam sumber protein hewani seperti daging, seafood, ikan air tawar, telur, serta susu.

Protein hewani memiliki kualitas lebih baik dari protein nabati, sebab strukturnya mendekati struktur protein manusia.

“Manusia ini kan lebih mirip dengan hewani dibandingkan dengan nabati, sehingga kita lebih pro kepada protein hewani yang lebih mudah dicerna untuk mendapatkan asupan proteinnya, untuk kebutuhan zat pembangun itu di dalam semua metabolisme tubuh kita,” tutur Saptawati.

Menurutnya, salah satu sumber protein hewani yang tak kalah penting adalah susu. Susu adalah sumber protein yang dapat melengkapi asupan macro dan micronutrient untuk anak. Susu sangat mudah dikonsumsi. Dengan kemajuan teknologi, susu telah diformulasikan untuk memenuhi kebutuhan asupan protein sebagai selingan di antara waktu makan.

“Susu akan melengkapi asupan protein sehingga tumbuh kembang anak menjadi lebih baik,” tuturnya.

Disebutkan Kementerian Kesehatan telah menyatakan pemberian sumber protein sangat penting untuk memperbaiki status gizi anak dengan gizi buruk.

Seperti diketahui, Indonesia masih berkutat dengan masalah gizi kurang pada anak. Sejumlah penelitian di beberapa daerah di Indonesia secara khusus mendapati hubungan yang erat antara kekurangan asupan protein hewani terhadap stunting dan masalah gizi kurang lainnya.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 Kemenkes mendapati prevalensi gizi buruk dan gizi kurang pada balita masih mencapai 17,7%. Sementara prevalensi stunting, yaitu masalah gizi kronis yang ditandai dengan tubuh yang pendek, mencapai 30,8%.

Hal inilah yang mendasari studi lapangan Seanuts, mengenai gizi dan kesehatan yang dilakukan di empat negara di Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam) yang diprakarsai oleh FrieslandCampina, induk perusahaan produk bergizi berbasis susu PT Frisian Flag Indonesia.

Studi ini bekerja sama dengan lembaga penelitian dan universitas di Indonesia dan melibatkan sekitar 3.000 anak di seluruh Indonesia dengan rentang usia 6 bulan–12 tahun yang dilakukan di 21 Kabupaten/Kota pada 15 provinsi di Indonesia.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi anak dengan menilai asupan makanan, ukuran antropometri, aktivitas fisik, dan parameter biokimia.

Studi ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui gambaran status gizi anak-anak di Indonesia dan memberikan informasi mengenai asupan makanan anak, termasuk konsumsi protein hewani yang berkontribusi bagi tumbuh kembang anak.

“Studi ini diharapkan dapat menjadi sebuah acuan para pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan untuk mengentaskan kasus gizi kurang di Indonesia, mengingat anak-anak merupakan cikal bakal generasi penerus bangsa yang harus dijaga,” katanya.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia Andrew F Saputro menilai studi Seanuts merupakan salah satu langkah konkret bagi Royal FrieslandCampina dan juga PT Frisian Flag Indonesia yang bernaung di bawahnya dalam upaya menekan angka kasus malnutrisi di Indonesia sekaligus mewujudkan visi perusahaan Nourishing by Nature.

“Melalui studi Seanuts ini, Frisian Flag Indonesia sebagai perusahaan produk bergizi yang telah hadir untuk keluarga Indonesia selama hampir 100 tahun berharap dapat membuka peluang untuk berkolaborasi bersama para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah agar dapat bersama-sama mengentaskan kasus malnutrisi dan meningkatkan literasi gizi masyarakat," ujar Andrew.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pengendalian Asupan Garam Bantu Wujudkan Hidup Lebih Sehat

Penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam dapur biasa.

KESEHATAN | 22 September 2021

Ini 4 Mitos Keaslian Madu

Beberapa mitos tentang madu beredar di masyarakat dan tak semuanya benar.

KESEHATAN | 22 September 2021

Ini Cara Vaksinasi Luar Negeri Dapat Sertifikat Terintegrasi PeduliLindungi

Warga negara asing (WNA) maupun WNI yang mendapatkan vaksin Covid-19 dari luar negeri, maka dapat memperoleh sertifikat yang teritegrasi dengan PeduliLindungi

KESEHATAN | 22 September 2021

Intervensi Pengendalian Pandemi Harus Bersamaan

Wiku Adisasmito mengatakan, pandemi Covid-19 adalah hal yang kompleks sehingga intervensi pengendalian tidak bisa tunggal bahkan harus bersamaan

KESEHATAN | 22 September 2021

Wiku: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Permenkumham 34/2021

Wiku Adisasmito meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) 34/2021

KESEHATAN | 21 September 2021

Pfizer-Biontech Nyatakan Vaksin Covidnya Aman untuk Anak

Pfizer dan Biontech menyatakan hasil uji coba menunjukkan vaksin Covid-19 mereka aman.

KESEHATAN | 21 September 2021

Tren Kasus Covid-19 Global Tak Memberi Dampak Signifikan pada Perkembangan di Indonesia

lonjakan kasus di Indonesia pada Juli 2021, tidak disebabkan oleh naiknya kasus global atau datang dari negara lain, melainkan dari dalam Indonesia sendiri.

KESEHATAN | 21 September 2021

Waspada Gelombang Ketiga Covid-19, Satgas Ingatkan Disiplin Prokes

Melihat pola kasus di Indonesia yang berselang 3 bulan dari negara lain seperti India, Malaysia dan Jepang, maka disiplin prokes sangat penting.

KESEHATAN | 21 September 2021

Wiku: Kasus Aktif Covid-19 Turun hingga 1%

Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan Covid-19 di Indonesia minggu ini kembali mengalami penurunan yang cukup drastis hingga menyentuh 1%

KESEHATAN | 21 September 2021

Nadia Sebut Vaksinasi Lansia Rendah karena Pengaruh Persepsi yang Salah dalam Masyarakat

Banyak lansia yang masih menolak divaksin karena takut akan efek samping yang ditimbulkan dari suntikan vaksin.

KESEHATAN | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Wapres Optimistis Indonesia Jadi Pemain Utama Keuangan Syariah

Wapres Optimistis Indonesia Jadi Pemain Utama Keuangan Syariah

EKONOMI | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings