Kepala BKKBN: Rencana Kehamilan Penting Cegah Stunting
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kepala BKKBN: Rencana Kehamilan Penting Cegah Stunting

Rabu, 30 Juni 2021 | 20:52 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengatakan, permasalahan stunting yang sedang terjadi di Tanah Air saat ini sebetulnya dapat dicegah. Pencegahan stuntingtersebut dapat dilakukan apabila calon ibu mempersiapkan kondisi sebelum hamil. Salah satunya dengan merencanakan kehamilan.

“Pentingnya keluarga berencana untuk merencanakan kehamilan. Dalam Alquran mengatur 30 bulan jarak kelahiran dan menyusui 24 bulan. Tentunya ini sangat eksplisit dan kita semua memahami. Itu jadi pedoman kita,” ucap Hasto pada Seminar Nasional Daring “Pencegahan Stunting Keluarga Muslim Sehat, Generasi Kuat Sejahtera”, Rabu (30/6/2021).

Ia menjelaskan, jarak 24 bulan menyusui berdampak pada tumbuh kembang anak. Pasalnya, ketika anak masih berumur 1,6 tahun dan ibunya hamil akan berdampak pada bayi dan calon bayi.

“Sebetulnya perempuan yang menyusui ketika hamil, maka terjadi malapetaka besar bagi bayi yang dikandungnya maupun di luar,” ujarnya.

Menurut Hasto, bayi dalam kandungan ibu yang masih menyusui ketika hamil ini sangat menderita karena tercekam di dalam raham. Kontraksi karena hormon prolaktin.

“Itulah makanya pentingnya jarak diatur dengan baik,” terang Hasto.

Ia juga menambahkan, anak yang masih membutuhkan ASI dan belum siap memiliki adik, tentu akan muncul kecemburuan. Kondisi ini memungkinkan anak tersebut akan mengalami gangguan mental.

Oleh karena itu, Hasto menegaskan, dalam rangka mengantisipasi hal buruk tersebut, pemerintah fokus memperhatikan keluarga keluarga agar dapat melahirkan generasi muda yang hebat untuk mewujudkan generasi emas di tahun 2045.

Selain pengaturan jarak kehamilan, Hasto juga mengatakan, salah satu penyebab stunting adalah angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi, yakni dari 100.000, terdapat 305 ibu meninggal sehingga kematian ibu ini membuat banyak anak yang sakit dan stunting.

Sebagaimana diketahui, stunting adalah hasil dari kekurangan nutrisi dan kesehatan, sehingga anak kurang gizi bisa menjadi stunting serta anak yang sering sakit-sakitan juga menjadi stunting. “Kita tidak bisa memetik bonus demografi kalau seandainya SDM kita tidak unggul karena banyak yang stunting,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Prioritas Vaksinasi pada Disabilitas Bukti Vaksin Merata

diprioritaskannya penyandang disabilitas dalam percepatan program vaksinasi, membuktikan bahwa pemerintah serius mendorong akses vaksin Covid-19 merata

KESEHATAN | 8 Desember 2021

Pemkot Tangerang Terus Gencarkan Vaksinasi Selama Nataru

Pemkot Tangerang terus berupaya menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

KESEHATAN | 8 Desember 2021

Covid-19 Omicron Sudah Terdeteksi di 57 Negara

Virus corona varian Omicron sudah dilaporkan di 57 negara.

KESEHATAN | 8 Desember 2021

3 Dosis Vaksin Pfizer Disebut Mampu Netralkan Omicron

Pfizer/ BioNTech mengatakan pada hari Rabu (8/12/2021), bahwa tiga suntikan vaksin Covid-19 mereka mampu menetralkan varian Omicron.

KESEHATAN | 8 Desember 2021

Menkes: 100 Juta Penduduk Telah Divaksin Dosis Lengkap

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sebanyak 100 juta penduduk Indonesia telah divaksin Covid-19 dosis lengkap

KESEHATAN | 8 Desember 2021

Nadia: Prioritas Vaksin Booster untuk Nakes dan Lansia

Pemberian vaksin booster sesuai kelompok prioritas, yakni kelompok nakes dan lansia

KESEHATAN | 8 Desember 2021


Menkominfo: Pemerintah Terapkan Pengetatan Kegiatan Nataru

Pengetatan kegiatan selama Nataru diambil Pemerintah guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

KESEHATAN | 8 Desember 2021

Gobel Apresiasi Pembatalan PPKM Level 3 pada Nataru

Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel mengapresiasi langkah pemerintah yang membatalkan penerapan PPKM level 3 pada Nataru.

KESEHATAN | 8 Desember 2021

Vaksin Saja Tak Cukup Cegah Omicron

Suntikan vaksin Covid-19 ternyata tidak cukup kuat untuk mencegah penularan varian Omicron.

KESEHATAN | 8 Desember 2021


TAG POPULER

# Semeru


# PPKM


# Moeldoko


# Cuaca Jakarta


# Angin Prayitno Aji



TERKINI
Satu Padu Kerahkan Daya Berantas Korupsi

Satu Padu Kerahkan Daya Berantas Korupsi

NASIONAL | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings