Menkes: Kebutuhan Oksigen Naik 5 Kali Lipat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menkes: Kebutuhan Oksigen Naik 5 Kali Lipat

Selasa, 13 Juli 2021 | 20:53 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sebelum pandemi Covid-19, kebutuhan rumah sakit akan oksigen 400 ton per hari. Namun, adanya pandemi, kebutuhan oksigen menjadi 2.000 ton per hari.

Sementara itu, produksi oksigen secara nasional 1.759 per ton per hari yang selama ini dialokasikan lebih banyak untuk kebutuhan industri.

“Kebutuhan kita lima kali lipat. Padahal produksi kita cuma 1.700 ton per hari karena kenaikan luar biasa,” kata Budi pada rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Selasa (13/7/2021).

Budi menyebutkan, saat ini pihaknya sudah memisahkan kebutuhan oksigen untuk pasien Covid-19 sesuai kondisi. Dalam hal ini, untuk pasien dengan kondisi normal dan dapat menggunakan oksigen dengan menggunakan selang biasa 50%-60%. Sedangkan 40% lainnya dibutuhkan high care unit (HCU) dan intensive care unit (ICU).

Untuk kamar isolasi membutuhkan oksigen tiga hingga lima liter per menit. Sedangkan HCU dan ICU yang menggunakan alat HFNC membutuhkan 60 liter per menit. Khusus menggunakan ventilator membutuhkan oksigen sekitar 30-35 liter per menit.

“Jadi HNFC membutuhkan oksigen jauh lebih banyak dari pada ventilator. 60 liter per menit dibandingkan dengan ventilator sekitar sampai 35 liter per menit dibandingkan dengan orang isolasi biasa lima liter per menit,” ucapnya.

Menurut Budi, berdasarkan peta kebutuhan akan diatur, maka tempat isolasi bisa menggunakan oksigen konsentrator yang tidak tergantung terhadap logisitif dan produksi yang harus diangkut setiap hari.

“Karena ada colokan listrik kita bisa pasang dan menghasilkan oksigen. Oksigen konsentrator ada yang lima liter per menit dan ada yang 10 liter per menit. Ini bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan oksigen di ruang isolasi,” ucapnya.

Kendati demikian, oksigen konsentrator ini tidak bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan di ruang HCU dan ICU yang membutuhkan ventilator atau HNFC karena kebutuhan jauh lebih tinggi.

Strategi
Budi menyebutkan, strategi pemenuhan oksigen dilakukan dengan berbagai cara mulai dari impor untuk memenuhi kebutuhan oksigen per hari yang saat ini diatur oleh Kementerian Perindustrian.

Selain impor, Budi menyebutkan, pemerintah membujuk industri yang membangun oksigen sendiri untuk membantu pemenuhan kebutuhan oksigen di rumah sakit.

“Dari industri ada sekitar 316 ton per hari dari industri dan ada satu pabrik oksigen likuid di Jawa Barat. Itu kita minta mereka untuk reaktivasi kembali. Sehingga ada tambahan 100 ton per hari sehingga kita bisa dapat tambahan 300 ton per hari dari produksi dalam negeri dan sisanya kita akan mengcover dengan oksigen konsentrator,” ucapnya.

Adanya penggunaan oksigen konsentrator, kata Budi, agar rumah sakit isolasi tidak perlu menggunakan oksigen liquid.

Budi menyebutkan, untuk mengantisipasi kebutuhan oksigen di rumah sakit, setiap rumah sakit dipaksa untuk mengisi data kebutuhan pada aplikasi yang telah disiapkan oleh Kemkes. Pasalnya, aplikasi ini dipantau oleh tim Kemkes setiap 3 jam sekali.

“Jadi ini kita minta setiap 3 jam diisi oleh masing- masing rumah sakit untuk menggambarkan berapa sisa kebutuhan oksigennya mereka,” ucapnya

Akan tetapi, lanjut Budi, belum seluruh rumah sakit disiplin mengisi data kebutuhan tercatat baru 1.000 rumah sakit. “Tiba-tiba mereka mengeluh aduh kehabisan oksigen. Saya bilang kenapa tidak disiplin ngisi. Kalau disiplin kita verifikasi dan bisa bantu,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Gelombang Ketiga Covid-19 Bisa Dicegah, Pemerintah dan Masyarakat Harus Konsisten Atasi Bersama

Ancaman gelombang ketiga Covid-19 pada Desember nanti khususnya liburan Natal dan tahun baru bisa dicegah asal pemerintah dan masyarakat konsisten

KESEHATAN | 24 September 2021

Indonesia Kembali Dapatkan 2 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Indonesia kembali menerima kedatangan 2 juta vaksin Sinovac hari ini, Jumat (24/9/2021).

KESEHATAN | 24 September 2021

BKKBN Luncurkan Program Mahasiswa Peduli Stunting

BKKBN meluncurkan program Mahasiswa Peduli Stunting atau disebut Mahasiswa Penting

KESEHATAN | 24 September 2021

Update Covid-19: Kasus Aktif Kembali Turun, Positivity Rate 1,48%

Pada hari ini, Jumat (24/9/2021), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat bahwa positivity rate harian Covid-19 per mencapai 1,48%.

KESEHATAN | 24 September 2021

Vaksin Covid-19 Aman dan Dibutuhkan Ibu Hamil dan Menyusui

Ibu hamil dan menyusui diminta tidak ragu melaksanakan vaksinasi Covid-19.

KESEHATAN | 24 September 2021

Lintasarta Donasikan Alat Kesehatan Medis ke RS di Jawa Barat dan Jawa Tengah

Lintasarta melalui kegiatan CSR-nya kembali menyalurkan ribuan alat kesehatan untuk tenaga medis di rumah sakit Jawa Barat dan Jawa Tengah.

KESEHATAN | 24 September 2021

2,8% Sekolah Jadi Klaster Covid-19, Ini Klarifikasi Kemendikbudristek

Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek, Jumeri, memberi klarifikasi terkait data 2,8% satuan pendidikan menjadi klaster Covid-19.

KESEHATAN | 24 September 2021

Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, Makuku Family Berbagi Edukasi

Makuku Family melakukan edukasi mengenai kesuburan guna memeringati Hari Kontrasepsi Sedunia.

KESEHATAN | 24 September 2021

Ashefa Griya Pusaka Berikan Program Rehabilitasi Gratis Bagi Pengguna

Program rehabilitasi gratis diberikan Ashefa Griya Pusaka kepada 100 pengguna narkoba pertama serta memberikan lapangan pekerjaan bagi yang telah pulih.

KESEHATAN | 24 September 2021

Pemenuhan Gizi Anak untuk Wujudkan Generasi Indonesia Emas

Pemenuhan gizi bagi ibu dan anak untuk mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045.

KESEHATAN | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Bank Sentral Tiongkok: Semua Transaksi Kripto Ilegal

Bank Sentral Tiongkok: Semua Transaksi Kripto Ilegal

DUNIA | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings