Beda Situasi dengan PSBB, PPKM Darurat Tak Bisa Cepat Mengerem Lonjakan Kasus
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Beda Situasi dengan PSBB, PPKM Darurat Tak Bisa Cepat Mengerem Lonjakan Kasus

Rabu, 14 Juli 2021 | 21:32 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) dr Pandu Riono menilai pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat sudah terlambat sehingga tidak otomatis mampu mengerem lonjakan masif kasus Covid-19. Pandu mengingatkan situasi saat ini sangat berbeda dengan situasi saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di mana kasus Covid-19 belum didominasi varian Delta.

“Kita berhadapan dengan varian Delta yang mudah menular, jadi jangan mengharapkan keajaiban. Disangkanya dengan PPKM Darurat bisa turun seperti dulu PSBB. Tidak. Sekarang situasinya sangat berbeda,” tandas Pandu saat dihubungi oleh Beritasatu.com, Rabu (14/7/2021).

Pandu mengatakan pemerintah baru berani menetapkan PPKM Darurat pada Juli, saat angka orang yang terinfeksi sudah terlanjur tinggi sehingga sangat sulit menahan laju penularan. Bahkan, Indonesia kini menjadi negara paling berbahaya karena tingginya persentase varian Delta.]

Cakupan vaksinasi di Indonesia juga masih sangat rendah sehingga transmisi virus khususnya varian Delta semakin mudah. Ditambah, kasus infeksi di Indonesia baru bisa terdeteksi 10%, sedangkan sebagian besar kasus infeksi kategorinya orang tanpa gejala (OTG).

“PPKM Darurat terlambat, tidak adekuat karena yang dipikirkan ekonomi. Ya sudah, kalau ekonomi yang dipikirkan, ekonomi jalan, virus juga jalan,” tandasnya.

Pandu menyindir bahwa alih-alih mencapai herd immunity (kekebalan kelompok), Indonesia saat ini justru menuju herd stupidity (kebodohan kelompok). Dia mencontohkan herd stupidity yang ditunjukkan dari pernyataan pejabat pemerintah. Salah satunya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, yang menyebut pandemi di Indonesia bisa dikendalikan. Selain itu, pernyataan Satgas Covid-19 yang mengklaim kasus Covid-19 mingguan justru melambat.

“Covid itu senang sama orang-orang bodoh, tidak pakai akal, tidak pakai nurani,” ujar Pandu.

Pandu mengatakan kasus akan terus naik dan tidak bisa diprediksi kapan mencapai puncaknya. Di sisi lain, PPKM Darurat juga tidak dipatuhi dan susah untuk diterapkan. Pasalnya, pemerintah tidak bisa menjamin warga benar-benar kerja dari rumah atau tidak keluar rumah.

“Kasus akan naik terus selama Juli, bahkan mungkin naik terus sampai Agustus,” lanjutnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menkes: Presiden Minta Implementasi PTM Terbatas Dikaji Kembali

Menkes pun membantah kabar terkait banyaknya klaster sekolah yang muncul saat dilaksanakan kembali PTM terbatas.

KESEHATAN | 27 September 2021

Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemerintah Percepat Vaksinasi Lansia

Pemerintah memercepat vaksinasi Covid-19 terutama pada kelompok lansia yang memiliki risiko mortalitas lebih tinggi.

KESEHATAN | 27 September 2021

Biskuat Ajak Orang Tua Dukung Pengembangan Kekuatan Anak

Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan setiap anak.

KESEHATAN | 27 September 2021

Wiku: Hidup Bersama Covid-19 Telah Diatur dalam Inmendagri

Wiku Adisasmito mengatakan, hidup bersama dengan Covid-19 telah diatur dalam pedomanan operasional tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri)

KESEHATAN | 27 September 2021

Penyelamatan Pertama Gawat Darurat Atasi Resiko Tinggi Kematian

Serangan jantung butuh penanganan cepat, tidak boleh ada delay waktu dalam memberi tindakan karena dapat membahayakan pasien atau korban.

KESEHATAN | 27 September 2021

Angka Reproduksi Efektif Covid-19 Bali Masih di Atas 1

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan angka reproduktif efektif Covid-19 mengalami penurunan. Namun, hanya Bali di atas 1,01.

KESEHATAN | 27 September 2021

Pemerintah Perketat Kedatangan WNA dari Negara Potensi Penularan Tinggi

Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah tetap melakukan pengetatan kedatangan bagi WNA yang datang dari negara yang memiliki potensi penularan tinggi

KESEHATAN | 27 September 2021

Luhut Sebut Rata-rata Testing Covid-19 Sudah 170.000 Orang

Rata-rata testing Covid-19 di Tanah Air sudah mencapai 170.000 orang per hari.

KESEHATAN | 27 September 2021

Wilayah Luar Jawa-Bali Sumbang 62,84% Kasus Aktif Covid-19

PPKM level empat di luar Jawa-Bali masih akan berlaku sampai dengan minggu depan.

KESEHATAN | 27 September 2021

Menkes Akui Banyak Hoax Terkait Klaster Covid di Sekolah

Budi Gunadi Sadikin mengakui, akhir-akhir ini banyak beredar hoax atau berita bohong terkait klaster Covid-19 di sekola

KESEHATAN | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Kalah di Laga Perdana Piala Sudirman, Ester: Fokus Sering Hilang, Saya Jadi Bingung

Kalah di Laga Perdana Piala Sudirman, Ester: Fokus Sering Hilang, Saya Jadi Bingung

OLAHRAGA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings