Ini Kriteria Masyarakat yang Bisa Jalani Isolasi Mandiri
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Kriteria Masyarakat yang Bisa Jalani Isolasi Mandiri

Minggu, 18 Juli 2021 | 12:14 WIB
Oleh : Chairul Fikri / FMB

Tangerang, Beritasatu.com - Lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang terjadi sebulan belakangan membuat hampir semua fasilitas kesehatan di Kota Tangerang penuh. Hal itu membuat masyarakat memilih opsi untuk melakukan isolasi mandiri ketika dinyatakan positif Covid-19. Ada panduan dan kriteria khusus masyarakat dalam menjalani isolasi mandiri dan untuk menekan risiko kematian saat menjalani isolasi mandiri.

Hal tersebut diungkapkan dr A. D. Setyawan selaku Kepala Puskesmas Gebang Raya, Kota Tangerang saat dihubungi tim Beritasatu.com, Sabtu (17/7/2021).

"Jadi ada kriteria-kriteria penanganan kasus pasien positif apakah dia bisa menjalani isolasi mandiri, atau isolasi terkonsentrasi di rumah isolasi atau bahkan perawatan di RS. Itulah pentingnya melapor diri ke puskesmas atau ke satgas RT/RW. Oleh sebab itu, saya minta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan diri agar bisa terpantau kondisinya untuk menekan dampak kematian saat melakukan isolasi mandiri," ungkap dr Setyawan.

Ditambahkannya, pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri juga harus bisa mengukur diri saat tengah terpapar Covid-19.

"Jadi kalau yang tengah melakukan isolasi mandiri harus melakukan pengukuran apakah dia kategori ringan, sedang atau berat. Kalau dia kategori ringan atau tidak ada gejala apapun, silahkan melakukan isolasi mandiri," kata dia.

Kategori gejala ringan Covid-19 antara lain: demam, batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, malaise atau perasaan lelah, tidak nyaman, dan kurang enak badan, sakit kepala, nyeri otot, mual dan muntah, diare, kehilangan indera perasa dan penciuman (anosmia).

Sedangkan pasien dengan gejala sedang -seperti sesak nafas (di atas 20 kali dalam satu menit), demam di atas 38 derajat celsius, dan batuk menetap- disarankan ke rumah sakit. Pasien dengan komorbid juga disarankan ke rumah sakit.

"Mereka yang melakukan isolasi mandiri juga diharapkan punya alat-alat ringan untuk mengukur dirinya seperti alat oximeter untuk mengukur kadar oksigennya dan saturasinya. Kalau masih di atas 95 atau ada tidak ada gejala seperti sesak nafas atau gangguan lainnya itu boleh isolasi mandiri. Tapi kalau di bawah itu atau ada gejala harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas untuk penanganan lebih lanjut. Tapi kalau bertambah buruk kita anjurkan untuk ke RS," tambahnya.

Dr Setyawan juga berharap masing-masing pasien Covid-19 atau minimal satgas di RT/RW punya beberapa alat yang bisa dijadikan pengukur diri saat ada warganya yang terpapar Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri.

"Saya berharap masyarakat punya alat-alat pengukur diri seperti oximeter dan termometer. Atau minimal Satgas RT/RW nya punya. Kita juga menganjurkan masing-masing satgas RT/RW untuk punya tabung oksigen sendiri untuk warganya. Jadi kalau memang ada tindakan khusus bisa cepat ditangani oleh Satgas di RT/RW nya. Namun yang terpenting warga yang terkonfirmasi Covid-19 harus melaporkan diri agar bisa dipantau dan diawasi kondisinya setiap saat," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

220 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

Data per hari ini, Sabtu (16/10/2021) pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran bertambah 8 orang dari hari sebelumnya sehingga menjadi 220.

KESEHATAN | 16 Oktober 2021

Ini Satu-satunya Merek Masker Lokal dengan Teknologi Nano Silver dan Stopper

Kosmemask memecahkan rekor MURI dengan kategori “Masker Pertama yang Dilengkapi dengan Pengunci” dan juga kategori “Masker Pertama yang mengandung Nano Silver”.

KESEHATAN | 16 Oktober 2021


Satgas IDI: Karantina bagi Pelaku Perjalanan Internasional Bersifat Wajib

Karantina kesehatan bagi pelaku perjalanan internasional bersifat wajib dan berlaku baik untuk WNI dan WNA

KESEHATAN | 16 Oktober 2021

Satgas: Hari Cuci Tangan Sedunia Jadi Momentum Kendalikan Covid-19

Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia dapat menjadi momentum untuk mengendalikan Covid-19 dengan cara mudah secara bersama-sama.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

2024, Sejumlah Kepala Daerah Sepakat Hentikan Total BABS

Sejumlah kepala daerah sepakat bahwa pada tahun 2024 mendatang kegiatan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) tidak akan terjadi lagi.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

Aksi Nyata Pemerintah dan Swasta Dukung Program Cuci Tangan Pakai Sabun

Kemenkes menyatakan cuci tangan pakai sabun merupakan pintu masuk sebagai pelaksanaan pilar-pilar lain dari sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

Indonesia Harus Kejar Ketertinggalan di Sektor Sanitasi

Hingga akhir tahun 2024 pemerintah Indonesia menetapkan target 0% buang air sembarangan, 90% akses sanitasi dan 15% sanitasi aman hingga akhir tahun 2024.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

Legislator Minta Pelanggar Karantina Kesehatan Dikenakan Sanksi Tegas

Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo mendorong pemerintah memberi sanksi tegas terhadap pelaku pelanggar karantina kesehatan.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021

Ketua MPR: Antisipasi Kerumunan di Momen Maulid Nabi

Ketua MPR, Bambang Soesatyo meminta semua pihak untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan saat peringatan Maulid Nabi pada pekan depan.

KESEHATAN | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Dodi Reza Alex Noerdin


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Pinjol Ilegal


# Anthony Ginting



TERKINI
Sentra Vaksinasi Prudential Dukung Percepatan Vaksinasi Nasional

Sentra Vaksinasi Prudential Dukung Percepatan Vaksinasi Nasional

KESEHATAN | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings