Deteksi Dini Penyakit Jantung pada Anak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Deteksi Dini Penyakit Jantung pada Anak

Kamis, 22 Juli 2021 | 22:14 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / BW

Jakarta, Beritasatu.com – Penyakit jantung bawaan (PJB) atau congenital heart disease (CHD) adalah penyakit jantung yang telah ada sejak lahir akibat pembentukan jantung yang tidak sempurna pada fase awal perkembangan janin di dalam kandungan.

PJB mengakibatkan gangguan aliran darah di dalam ruang jantung sehingga darah yang dipompa tidak mencukupi kebutuhan tubuh, sehingga tanpa kontrol kehamilan yang baik seringkali PJB tidak terdiagnosa sebelum bayi dilahirkan.

Pada saat orang tua mengetahui bahwa mereka memiliki bayi, proses perkembangan jantung telah selesai. Lalu, bagaimana mengenali dan mendeteksi PJB? Lakukanlah skrining pra nikah, konsultasi dokter jantung pada masa kehamilan dan skrining pada bayi baru lahir.

Tiap jenis PJB memiliki penanganan yang berbeda satu sama lain, bergantung pada klasifikasi (sianotik atau nonsianotik), kelainan struktur, dan keparahan defek jantung. Dampak kematian dan morbiditas yang mengganggu maka perlu memahami lebih jauh mengenai tanda-tanda penyakit ini, sehingga dapat melakukan deteksi dini terhadap penyakit jantung bawaan pada anak-anak.

Penanganan PJB dapat dilakukan dengan obat-obatan, tindakan bedah maupun nonbedah. Saat ini metode pilihan utama nonbedah untuk menangani penyakit jantung bawaan tertentu adalah prosedur intervensi menggunakan kateter. Namun, tidak semua dapat diatasi dengan intervensi nonbedah. Jenis yang kompleks tetap memerlukan pembedahan.

Dokter Radityo Prakoso, spesialis jantung dan pembuluh darah dari Heartology Cardiovascular Center mengatakan, saat ini PJB dapat ditangani tanpa pembedahan. Intervensi kateter zero fluoroscopy (tanpa radiasi) merupakan teknik mutakhir penanganan PJB tanpa radiasi dan pembedahan.

"Radiasi dapat menimbulkan efek jangka panjang baik untuk pasien maupun dokter dan tim laboratorium kateterisasi. Prosedur ini menggunakan bantuan imaging murni dari ekokardiografi, tanpa menggunakan sinar radiasi," kata Radityo dalam keterangannya Kamis (22/7/2021).

Menurutnya, keuntungan zero fluoroscopy, yakni di mana intervensi dilakukan tanpa radiasi dan keuntungan intervensi nonbedah adalah hari perawatan singkat, penggunaan anestesi dan obat-obatan lebih sedikit, bekas luka sayatan sangat kecil, serta biaya lebih efektif.

"Makin dini diagnosis PJB, maka harapan untuk proses penyembuhan akan makin besar. Apabila pada pemeriksaan fisik oleh dokter terdapat kecurigaan kelainan jantung, maka beberapa pemeriksaan tambahan harus dilakukan, antara lain ekokardiografi," ungkap dia.

Dalam rangka Hari Anak Nasional, Heartology Cardiovascular Center meluncurkan paket skrining penyakit jantung bawaan anak. Hal ini dimaknai sebagai kepedulian terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal walaupun di masa pandemi Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bundamedik Dukung Program Percepatan Penanganan Pandemi Nasional

Bundamedik memfasilitasi upaya-upaya pencegahan peningkatan kasus serta penanganan medis bagi para pasien untuk mengatasi lonjakan kasus Covid-19.

KESEHATAN | 22 Juli 2021

Satgas: Perubahan Kebijakan PPKM Disesuaikan dengan Kondisi Covid-19 Nasional

Perubahan kebijakan yang dilakukan berupaya untuk menyesuaikan dengan dinamika kondisi Covid-19 nasional.

KESEHATAN | 22 Juli 2021

Target 11 Juta, Baru 548.000 Anak yang Divaksinasi Covid-19

Jumlah anak usia 12-17 tahun yang sudah menerima vaksinasi Covid-19 baru sebanyak 548.000 dari total target 11,9 juta.

KESEHATAN | 22 Juli 2021

Satgas: Pembukaan PPKM Secara Bertahap Harus Penuhi Kriteria

Pembukaan PPKM di Pulau Jawa dan Bali harus memperhatikan beberapa kriteria yang telah ditetapkan.

KESEHATAN | 22 Juli 2021

Satgas Covid-19 Ungkap Syarat Relaksasi PPKM

Relaksasi PPKM akan dilakukan secara bertahap apabila tren kasus Covid-19 mengalami penurunan.

KESEHATAN | 22 Juli 2021

Ketua Satgas Ajak Warga Ikuti Vaksinasi Covid-19

Ganip Warsito mengajak masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi agar memiliki ketahanan tubuh terhadap virus corona dan tetap sehat.

KESEHATAN | 22 Juli 2021

Satgas Minta Daerah Tingkatkan Testing Covid-19

Satgas menyatakan bahwa peningkatan testing Covid-19 di daerah menjadi satu hal yang perlu diperhatikan bersama.

KESEHATAN | 22 Juli 2021

Satgas: 180 Kabupaten/Kota Berada di Zona Merah

Saat ini kabupaten/kota dengan zona risiko tinggi atau zona merah menjadi terbanyak sepanjang pandemi yaitu 180 kabupaten/kota.

KESEHATAN | 22 Juli 2021

Tambah 10.499, Jawa Barat Jadi "Penyumbang" Kasus Covid-19 Terbanyak Hari Ini

Penambahan kasus harian positif Covid-19 di Jawa Barat sebanyak 10.499 kasus, Rabu (14/7/2021) membuat provinsi ini mencatatkan total kasus 536.756.

KESEHATAN | 22 Juli 2021

Testing Covid-19 Cetak Rekor, Kemkes: Tes Masih Harus Ditingkatkan

Kendati jumlah testing mencetak rekor, jumlah testing per provinsi dan kabupaten/kota masih harus ditingkatkan karena masih belum mencapai standar WHO.

KESEHATAN | 22 Juli 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS