Hari Hepatitis Sedunia Ke-12, Menkes: Penanganan Hepatitis Harus dari Sektor Hulu
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hari Hepatitis Sedunia Ke-12, Menkes: Penanganan Hepatitis Harus dari Sektor Hulu

Rabu, 28 Juli 2021 | 16:13 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 ini, penyakit hepatitis juga harus segera ditangani jangan sampai ditunda. Pasalnya, hepatitis bisa menjadi kronis yang menyebabkan kanker hati yang berdampak fatal terhadap masyarakat Indonesia.

Terkait itu, kata Budi, Kementerian Kesehatan (Kemkes) sudah membuat rencana penanganan hepatitis dan penyakit menular lainnya harus dimulai dari sektor hulu berupa promotif dan preventif.

“Sesuai dengan rencana Kementerian Kesehatan, kita lebih banyak memperhatikan sektor hulu, yakni promotif dan preventif karena ini cara yang efisien dan lebih murah juga cara yang lebih menyejahterakan, lebih mengenakan lagi bagi para pasien atau rakyat Indonesia,” kata Budi saat membuka webinar Hari Hepatitis Sedunia XII Tahun 2021 dengan tema “ Segera Tangani Hepatitis”, Rabu (28/7/2021).

Budi mengatakan, di sektor hulu fokus pada program vaksinasi. Dalam hal ini, per Agustus 2021, Kemkes kembali menjalankan program vaksinasi lainnya termasuk kepada balita untuk pencegahan hepatitis B seiring dengan program vaksinasi Covid-19.

Dengan penguatan di sektor hulu, Budi berharap masyarakat tidak terkena penyakit hepatitis. Dikatakan, dengan fokus pada sektor hulu, maka dapat melakukan deteksi lebih dini sehingga penanganannya lebih cepat dan mengurangi keparahan penyakit. Selain itu, membuat masyarakat tetap bisa hidup secara produktif ke depannya.

“Kami memang sedang fokus pada penanganan Covid-19, dan saya juga menyadari mengakibatkan kurangnya atau menurunnya vaksinasi yang lainnya tetapi saya ingin memastikan bahwa kita tidak boleh mengabaikan itu. Karena apa yang kita lakukan akan sangat menentukan 10-15 tahun ke depan. Jadi selain vaksinasi Covid-19, mulai bulan Agustus ini ke depan kita juga akan memonitor secara ketat vaksinasi-vaksinasi lainnya termasuk juga imunisasi hepatitis yang akan dilakukan pada bayi-bayi,” papar Budi.

Selain itu, tambah Budi, Kemkes juga memastikan bahwa tindakan promotif dan preventif dilakukan salah satunya dalam bentuk deteksi dini baik terhadap ibu yang hamil maupun juga terhadap populasi-populasi berisiko terkena hepatitis B atau C. Salah satunya tenaga kesehatan (nakes).

“Jadi kita memastikan semua tenaga kesehatan itu diberikan perlindungan dengan selalu diawasi dengan ketat agar bisa deteksi lebih dini lagi,” ucapnya.

Budi juga menegaskan pentingnya sektor hulu ini agar penanganan di sisi hilir yakni rumah sakit tidak berat serta akan sangat menentukan terhadap kehidupan masyarakat ke depannya.

“Kita jauh hidup lebih enak kalau kita disiplin di hulu dan melakukan testing dan tracing lebih ketat di hulu dan melakukan deteksi dini di hulu dan treatment di hulu dibandingkan kita mengabaikan itu. Kemudian terkena sehingga menanganinya di sisi hilir,” pungkasnya.

Oleh karena itu, Budi berharap dapat mewujudkan eliminasi hepatitis B pada 2030. Pasalnya, pada 2030 mendatang selain hepatitis, Kemkes juga menargetkan untuk mengeliminasi malaria.

“Saya rasa banyak tugas harus kita lakukan dan kita lihat negara lain sudah bisa melakukan ini. Mudah-mudahan sambil kita menghadapi Covid-19 ini membangun infrastruktur kesehatan dengan baik, kita benar-benar bisa juga melakukan eliminasi terhadap penyakit-penyakit seperti malaria dan hepatitis, sifilis dan HIV,” ucapnya.

“Ini membutuhkan kerja keras dan dukungan dari seluruh masyarakat tidak mungkin kami bisa melakukan ini sendiri. Dan saya yakin kalau kita kerja bersama secara produktif menggalang seluruh kemampuan kita miliki masing-masing tujuan mulai itu bisa tercapai,” kata Budi.

Pada kesempatan sama, Budi juga berbagi cerita pernah menjadi penderita hepatitis di masa kecilnya. Namun kala itu, ia belum mengetahui karena masih berusia dibawah 10 tahun.

“Saya adalah penderita hepatitis pada saat saya kecil. Jadi saya waktu itu tidak mengerti hepatitis seperti apa karena usia masih di bawah 10 tahun terkonfirmasi terkena hepatitis. Ibu saya sempat merawat dan khawatir dan sekarang baru saya menyadari. Kepada teman-teman yang bergerak menangani hepatitis ini, saya adalah bukti bahwa inisiatif pemerintah setidaknya berhasil, saya sehat sampai saat ini,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

DKI Catat Rekor Penambahan Kasus Baru Positif Covid-19 Terendah Sejak Juni 2020

Dinkes DKI mencatat sebanyak 91 kasus baru positif Covid-19 di Jakarta pada hari ini. Jumlah ini menjadi rekor penambahan kasus harian terendah sejak Juli 2020.

KESEHATAN | 20 September 2021

Proses Transisi Pandemi ke Endemi Covid-19, Tergantung Cakupan Vaksinasi

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, proses transisi dari pandemi ke endemic Covid-19 tergantung dari cakupan vaksinasi

KESEHATAN | 20 September 2021

Menkes: Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 125,7 Juta Dosis Suntikan

Untuk mempercepat vaksinasi, Budi menyebutkan, atas saran Presiden Joko Widodo, target cakupan vaksinasi per provinsi harus mencapai di atas 20%.

KESEHATAN | 20 September 2021

Menkes: 50% Masyarakat Masih Takut Jalani Testing

Sebanyak 50% masyarakat Indonesia masih takut di-testing Covid-19.

KESEHATAN | 20 September 2021

Tak Mau Kecolongan Lagi, Pemerintah Batasi Pintu Masuk ke Indonesia

Pemerintah membatasi pintu masuk perjalanan internasional ke Indonesia untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19

KESEHATAN | 20 September 2021

Untuk Pertama Kalinya, Angka Reproduksi Efektif Covid-19 di Bawah 1

Untuk pertama kalinya, angka reproduktif efektif Covid-19 di Indonesia mencapai di bawah angka 1, tepatnya 0,98.

KESEHATAN | 20 September 2021

Antisipasi Penularan Covid-19, TNI-Polri Dikerahkan Awasi Jalur Tikus

Pemerintah akan mengerahkan TNI dan Polri mengawasi ratusan jalur tikus, baik di darat maupun laut untuk mencegah penularan Covid-19

KESEHATAN | 20 September 2021

Luhut Ingatkan Masyarakat Tidak Euforia dan Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, meski situasi pandemi Covid-19 membaik.

KESEHATAN | 20 September 2021

Menkes: PeduliLindungi Diakses 50 Juta Kali Dalam Sehari

Aplikasi PeduliLindungi saat ini telah diakses lebih dari 50 juta kali dalam sehari oleh masyarakat yang beraktivitas di berbagai ruang publik

KESEHATAN | 20 September 2021

Bioskop dan Pertandingan Liga Dibuka pada Kabupaten-Kota Level 3 dan 2

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, bioskop dan pertandingan Liga 2 dapat dibuka kembali pada kabupaten dan kota level 3-2

KESEHATAN | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Meskipun Diizinkan Masuk Mal, Wagub Riza Imbau Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tetap di Rumah

Meskipun Diizinkan Masuk Mal, Wagub Riza Imbau Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tetap di Rumah

MEGAPOLITAN | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings