Dilanda Tsunami Covid-19, Indonesia Seharusnya di Posisi ke-3 Kasus Tertinggi Dunia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dilanda Tsunami Covid-19, Indonesia Seharusnya di Posisi ke-3 Kasus Tertinggi Dunia

Sabtu, 31 Juli 2021 | 22:32 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), dr Tri Yunis Miko Wahyono, menyatakan angka kasus positif di Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan apa yang dilaporkan oleh Satgas Covid-19. Miko mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia seharusnya berada di peringkat ke-3 tertinggi di dunia.

“Prevalensi kita sebenarnya tidak sama dengan yang dilaporkan (Satgas). Menurut saya, yang terjadi saat ini adalah tsunami Covid-19,” kata Miko dalam webinar Ikatan Alumni (Iluni) UI bertajuk “Bagaimana Strategi Penanganan Covid-19 Gelombang ke-2”, Sabtu (31/7/2021).

Miko mengatakan, kasus tertinggi Covid-19 saat ini dilaporkan dari Amerika Serikat (AS) sebanyak 34,75 juta kasus, India dengan 31,57 kasus, dan Brasil dengan 19,84 juta kasus.

“Jadi menurut saya, Indonesia seharusnya menduduki peringkat ke-4 bahkan ke-3, tapi menariknya Indonesia di urutan ke-29 dengan 3,33 juta kasus,” katanya.

Miko mengaku telah melakukan tiga kali survei prevalensi kasus Covid-19. Pertama, digelar di Provinsi Bali periode November-Desember 2020 dengan hasil yang mencengangkan. Angka kasus di Pulau Dewata ditemukan 54 kali lebih tinggi dibandingkan data pemerintah.

Kedua, dilakukan di Provinsi DKI Jakarta pada Januari-Maret 2021 yang hasilnya menunjukkan 45% warga ibu kota telah terinfeksi Covid-19.

Ketiga, dilakukan secara nasional di 17 provinsi dan 69 kabupaten/kota di Indonesia oleh UI bersama Universitas Airlangga dan Universitas Hassanudin. Hasil prevalensinya juga jauh lebih tinggi dari data kasus Covid-19 saat ini.

“Jadi menurut saya prevalensi kita tidak seperti dilaporkan Satgas atau Gubernur. Memang kita harus jujur pada diri kita sendiri. Hasil survei ini tidak saya sampaikan di mana pun,” kata Miko, yang saat dikonfirmasi langsung oleh Beritasatu.com enggan memberikan perincian hasil survei kasus secara nasional.

Menurut Miko, berdasarkan hasil survei tersebut seharusnya kasus di Indonesia akan terus naik dan mengalami peningkatan luar biasa pada Juli.

“Hasil survei (nasional) sudah saya laporkan kepada WHO dan WHO sudah tahu prevalensi kita atas survei pada Desember 2020 sampai Januari 2021 itu. Saya juga sudah melaporkan ke Menteri Kesehatan dan Deputi Menko Perekonomian,” katanya.

Miko menegaskan, upaya pengendalian Covid-19 di Indonesia harus dilakukan secara sistematis dengan deteksi dini, bukan sekadar testing. Pemerintah harus berupaya mendeteksi semua kasus dalam populasi, kemudian melakukan isolasi, serta karantina kepada semua kontak erat.

“Pemerintah tidak serius dengan kondisi pandemi saat ini. Jadi seolah-olah politik dinomorsatukan dibandingkan penderitaan masyarakat. Demi politik, kita berdiplomasi, tapi yang menjadi korban adalah penderitaan rakyat,” kata Miko.

“Kalau menangani penyakit itu jangan pakai politik, jangan pakai pertimbangan ekonomi, harusnya pertimbangannya adalah keselamatan rakyat,” lanjutnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Satgas Covid-19: Penggunaan Masker Berlaku untuk Semua Level PPKM

Penggunaan masker berlaku untuk semua level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

KESEHATAN | 22 September 2021

Imunisasi Anak Penting Dilakukan Sesuai Jadwal, Ini Perinciannya

Siloam Hospitals Semarang mengingatkan para orang tua untuk melakukan imunisasi anak sesuai jadwal.

KESEHATAN | 22 September 2021

Kesembuhan Covid-19 Lebih Banyak 2.636 Dibanding Penambahan Positif

Angka kesembuhan di 34 provinsi se-Tanah Air mencapai 5.356 sementara penambahan kasus positif 2.720.

KESEHATAN | 22 September 2021

Jokowi Sebut Dua Kunci Pengendalian Covid-19

Presiden berharap, Vaksinasi Merdeka yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah provinsi di seluruh Tanah Air.

KESEHATAN | 22 September 2021

Update Covid-19: Kasus Aktif Turun di Bawah 50.000

Kasus aktif Covid-19 tercatat sebanyak 49.662 pada hari ini, Rabu (22/9/2021).

KESEHATAN | 22 September 2021

Indonesia Kembali Kedatangan 684.900 Dosis Vaksin Astrazeneca

Pemerintah kembali menambah ketersediaan vaksin Covid-19 dengan menerima kedatangan vaksin tahap ke-73 sebanyak 684.900 dosis vaksin jadi Astrazeneca.

KESEHATAN | 22 September 2021

Pengendalian Asupan Garam Bantu Wujudkan Hidup Lebih Sehat

Penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam dapur biasa.

KESEHATAN | 22 September 2021

Ini 4 Mitos Keaslian Madu

Beberapa mitos tentang madu beredar di masyarakat dan tak semuanya benar.

KESEHATAN | 22 September 2021

Ini Cara Integrasikan Sertifikat Vaksin Luar Negeri dengan PeduliLindungi

Warga negara asing (WNA) maupun WNI yang mendapatkan sertifikat vaksin Covid-19 dari luar negeri, maka sudah dapat terintegrasi dengan PeduliLindung

KESEHATAN | 22 September 2021

Intervensi Pengendalian Pandemi Harus Bersamaan

Wiku Adisasmito mengatakan, pandemi Covid-19 adalah hal yang kompleks sehingga intervensi pengendalian tidak bisa tunggal bahkan harus bersamaan

KESEHATAN | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Akibat Covid-19, Sekitar 20% Warga Nigeria Kehilangan Pekerjaan

Akibat Covid-19, Sekitar 20% Warga Nigeria Kehilangan Pekerjaan

DUNIA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings