IDI Dorong Pemerintah Tingkatkan Upaya Testing dan Tracing
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

IDI Dorong Pemerintah Tingkatkan Upaya Testing dan Tracing

Selasa, 3 Agustus 2021 | 08:33 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban, mengatakan, jumlah testing dan tracing saat ini masih belum maksimal. Pasalnya, jumlah orang yang testing untuk menemukan orang dengan Covid-19 masih kurang.

Zubairi menyebutkan, banyak orang dengan Covid-19 atau terinfeksi Covid-19 tidak terdiagnosis, sehingga tidak melakukan isolasi mandiri dan menular ke sekitarnya. Dalam hal ini, testing harus diperbanyak atau dilipatgandakan.

“Jadi memang testing itu bagian yang amat sangat penting dalam upaya penanggulangan Covid-19. Jumlah testing harus banyak,” ujar Zubairi saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (2/8/2021).

Selain testing, Zubairi juga menambahkan, tracing atau telusur kontak juga harus menjadi perhatian dan diperbaiki sistem tracingnya.

Dalam hal ini, ia menyarankan apabila ada kasus positif, seharusnya melakukan tracing selama dua minggu untuk mencari melacak kontak erat orang dengan positif Covid-19 tersebut berinteraksi sehingga semua harus di-testing.

“Sehingga semakin banyak orang dengan Covid-19 terdeteksi diisolasi mandiri dan penularan bisa menurun dan berhenti,” paparnya.

Selanjutnya, Zubairi menuturkan, kontak tracing sangat penting sebagai suatu upaya cepat mengidentifikasi kasus-kasus dan menelusuri siapa saja kontaknya kemungkinan tertular, sehingga dapat mencegah penularan- penularan baru.

“Kontak tracing ini penting karena banyak tertular itu tanpa gejala dan tanpa gejala ini menularkan ke orang sekitarnya. Jadi memang keseluruhan harus pahami dan memang segera tingkatkan jumlah testing dan jumlah telusur kontaknya sesuai dengan target tidak bisa hanya lima orang yang ditelusuri dari satu orang yang positif terlalu sedikit,” ucapnya.

Dalam hal ini, Zubairi menyarankan perbaikan sistem tracing ini juga sekaligus memastikan laboratorium daerah harus berfungsi dengan baik. Pasalnya, hasil testing akan ditindaklanjuti untuk menyiapkan karantina dan perawatan.

“Kita memerlukan juga feedback data dan bagaimana mengidentifikasi yang positif tadi dan menindaklanjuti dengan menyiapkan karantina bagi tanpa gejala dan mengobati untuk yang memerlukan,” ucapnya.

“Kontak tracing ini minimal dikerjakan per orang yang dikontak tracing itu minimal tiga hari, enggak bisa sehari selesai. Jadi sehari dipertanyakan akuratnya,” tambahnya.

Zubairi juga menyebutkan, adapun berbaikan lain yakni harus memastikan berapa lama hasil pemeriksaan testing dan varian baru serta memastikan transportasi untuk menelusuri kontak di daerah pedalaman.

Selain itu, pemerintah harus menjamin keamanan data pribadi masyarakat. Dalam hal ini, data pribadi tidak boleh disalahgunakan atau diabaikan atas nama kesehatan dan respons masyarakat pada kondisi darurat sesuai dengan rekomendasi WHO.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, Makuku Family Berbagi Edukasi

Makuku Family melakukan edukasi mengenai kesuburan guna memeringati Hari Kontrasepsi Sedunia.

KESEHATAN | 24 September 2021

Ashefa Griya Pusaka Berikan Program Rehabilitasi Gratis Bagi Pengguna

Program rehabilitasi gratis diberikan Ashefa Griya Pusaka kepada 100 pengguna narkoba pertama serta memberikan lapangan pekerjaan bagi yang telah pulih.

KESEHATAN | 24 September 2021

Pemenuhan Gizi Anak untuk Wujudkan Generasi Indonesia Emas

Pemenuhan gizi bagi ibu dan anak untuk mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045.

KESEHATAN | 24 September 2021

Sarapan dan Makan Tidak Teratur: Waspadai Kekurangan Nutrisi

Melewatkan sarapan berakibat pada hilangnya nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk aktivitas sepanjang hari.

KESEHATAN | 24 September 2021

Jumlah Pasien Covid-19 Turun, Tempat Tidur RSDC Wisma Atlet Terpakai di Bawah 400

Data per hari ini, Jumat (24/9/2021) jumlah pasien Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran berkurang 27 orang dari hari sebelumnya.

KESEHATAN | 24 September 2021

WHO Anjurkan “Koktail” Antibodi Covid-19 untuk Pasien Berisiko Tinggi

WHO pada Jumat (24/9/2021) merekomendasikan, penggunaan “koktail” antibodi Covid-19 buatan Regeneron dan Roche pada pasien yang berisiko tinggi.

KESEHATAN | 24 September 2021

PT Inti Gelar Sentra Sentra Vaksinasi Covid-19 hingga Akhir Tahun

Vaksin yang digunakan Pfizer atau vaksin lain yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan.

KESEHATAN | 24 September 2021

Kenali Manfaat Kandungan Tranexamic Acid Pada Serum

Kandungan tranexamic acid dipercaya dapat mengatasi tanda penuaan di kulit.

KESEHATAN | 24 September 2021

70% Penduduk Divaksinasi Akhir 2021, Nadia: Kami Optimistis Target Tercapai

Nadia optimistis bahwa sampai akhir tahun ini cakupan vaksinasi Covid-19 dengan target 70% populasi Indonesia sudah menerima vaksinasi.

KESEHATAN | 24 September 2021

Warga Positif Covid-19 Terdeteksi PeduliLindungi, Begini Penjelasan Kemenkes

Nadia mengatakan, data pasien yang melakukan pemeriksaan di laboratorium pemeriksa Covid-19, akan terekam di aplikasi NAR.

KESEHATAN | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Bentuk Anak Usaha Baru, Bali Bintang Sejahtera Garap Bisnis Teknologi

Bentuk Anak Usaha Baru, Bali Bintang Sejahtera Garap Bisnis Teknologi

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings