NTB Kekurangan Dokter Spesialis dan Alami Kelangkaan Oksigen
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

NTB Kekurangan Dokter Spesialis dan Alami Kelangkaan Oksigen

Rabu, 4 Agustus 2021 | 23:38 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) Doddy AK mengeluhkan, kegawatan situasi akibat peningkatan kasus Covid-19 di provinsi itu. Tingginya jumlah kasus di NTB saat ini menyebabkan daerah tersebut mengalami kekurangan dokter khususnya spesialis dan kelangkaan oksigen.

“Kondisi di NTB tidak baik-baik saja. Kasus yang ada di NTB sejauh ini angka positif sudah mencapai 20.905, sembuh 18.000. Kasus aktif 1.807 dan meninggal 702,” kata Doddy dalam konferensi pers secara virtual yang digelar oleh Tim Mitigasi Dokter IDI, Rabu (4/8/2021).

Doddy mengatakan, situasi peningkatan kasus menyebabkan kekurangan SDM dokter khususnya spesialis paru dan anestesi. Di sisi lain, kebutuhan oksigen otomatis meningkat drastis sehingga mengalami kelangkaan.

“Spesialis paru dan anestesi tidak ada apalagi ventilator. Kalau menggunakan high flow nasal cannula (HFNC) itu boros oksigen,” kata Doddy.

Menurut Doddy, RSUD NTB sebagai RS rujukan pertama Covid-19 saat ini hanya mampu melayani emergency saja, tidak untuk perawatan elektif. Tujuannya semata demi penghematan penggunaan oksigen.

“Kalau di Jawa meningkat maka baru 2 minggu atau 1 bulan kemudian merambat ke NTB. Cocok memang, sekarang NTB awalnya kasus positif berkisar 50-100 orang, sekarang sudah mencapai 200-300 orang. Ini peningkatan kasus cukup banyak dari kita,” kata Doddy.

Senada dengan itu, Ketua IDI Cabang Mataram, Rohadi, mengatakan rumah sakit saat ini tidak lagi bisa melayani pasien non-Covid termasuk pasien operasi cito.

“Di bedah syaraf sudah mengantre pasien operasi cito karena oksigen tidak ada. Ini kami minta dengan hormat bantuan menkes, bagaimana solusi di NTB?” tandas Rohadi.

Menurut Rohadi, kondisi kekurangan dokter terjadi khususnya di Pulau Sumbawa terutama spesialis. Pada pertengahan Juli, kepala dinas kesehatan provinsi dan kepala subdinas provinsi telah meminta rekrutmen tenaga dokter umum sebanyak 8 orang di RSUD Dompu, NTB, karena banyaknya dokter yang terpapar Covid-19. Namun, dokter yang melamar hanya seidkit sehingga pemerintah daerah menggerakan tenaga kesehatan terdekat.

“Tenaga kesehatan kecapean, jumlah sudah mulai berkurang. Apalagi Pulau Sumbawa, di Dompu teriak-teriak minta tenaga, sedangkan untuk merekrut relawan juga susah. Ini saya khawatir,” katanya.

Mengenai minimnya oksigen, Rohadi mengatakan stok oksigen tersentral atau oksigen cair juga terbatas. Kondisi itu menyebabkan banyak sekali pelayanan operasi cito pasien yang tertunda.

“Kami minta dikomunikasikan ke Kementerian Kesehatan seperti apa solusinya?” lanjut Rohadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PII Dorong Insinyur Bantu Kembangkan Teknologi Dunia Kesehatan

Persatuan Insinyur Indonesia atau PII mendorong para insinyur untuk membantu mengembangkan teknologi dalam dunia kesehatan.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pemerintah Dapat Izinkan Kegiatan Besar, Asalkan Patuhi Syarat

Pemerintah dapat memberi izin penyelenggaraan kegiatan besar dengan kewajiban mengikuti sejumlah pedoman yang ditetapkan.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pemerintah Pertegas Vaksinasi Booster Hanya untuk Tenaga Kesehatan

Pemerintah menegaskan vaksin booster hanya diberikan untuk nakes untuk melindungi mereka dalam menjalankan tugasnya di tengah pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2021

Wakil Ketua MPR Hadiri Vaksinasi di Ponpes Buntet Cirebon

Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menyaksikan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan terhadap santri dan warga sekitar di lingkungan pondok pesantren Buntet, Cirebon.

KESEHATAN | 25 September 2021

Laju Penularan Covid-19 Melandai, PBNU: Masyarakat Tak Boleh Lengah

PBNU meminta masyarakat tak lengah menerapkan protokol kesehatan kendati angka laju penularan menunjukkan tanda-tanda melandai dalam beberapa pekan terakhir

KESEHATAN | 25 September 2021

LPEI Salurkan Tabung Oksigen untuk RS Soetarto Yogyakarta

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) komitmen membantu fasilitas kesehatan dalam menangani pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 September 2021

Pentingnya Melakukan Premarital Check Up Sebelum Menikah

Premarital check up atau pemeriksaan kesehatan pranikah, dilakukan minimal enam bulan sebelum dilangsungkannya hari pernikahan.

KESEHATAN | 25 September 2021



Angkie Yudistia: Vaksinasi Disabilitas Jabar Jadi Percontohan Nasional

Pelaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas di wilayah Jabar bisa menjadi percontohan vaksinasi untuk disabilitas tingkat nasional

KESEHATAN | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Pengungsi Suriah Tewas Setelah Telan Bensin

Pengungsi Suriah Tewas Setelah Telan Bensin

DUNIA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings