Wilayah PPKM Level 1-3 Diizinkan Sekolah Tatap Muka
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wilayah PPKM Level 1-3 Diizinkan Sekolah Tatap Muka

Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:47 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memberikan izin diadakannya sekolah tatap muka untuk wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1-3.

Untuk saat ini pemerintah, Kemdikbudristek berfokus mengembalikan anak-anak ke pembelajaran tatap muka (PTM) dengan cara yang paling aman yakni protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

“Alasannya, kita tidak bisa terus menunggu hingga pandemi Covid-19 ini tidak ada, walaupun angka-angka kasusnya sudah mulai turun di Indonesia. Tetapi pandemi ini tentunya akan menjadi suatu hal yang berkelanjutan. Insyaallah tidak akan ada seperti varian delta lagi, tetapi tetap saja kita tidak bisa terus menunda pembelajaran tatap muka,” katanya dalam "30 Minutes with Mendikbudristek", Nadiem Makarim, Selasa (17/8/2021).

Jadi kebijakannya, lanjut dia, saat ini mengakselerasi untuk PPKM level 1-3 melakukan PTM terbatas yang bisa dilakukan sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri yakni 50% kapasitas dari semua sekolah wajib melaksanakan protokol kesehatan (prokes) ketat 3M, tidak ada aktivitas lainnya seperti makan bersama ataupun hal lainnya. Jadi hanya sekolah masuk kelas dan keluar pulang.

Namun, Nadiem menegaskan langkah tersebut harus dilakukan rotasi karena hanya diizinkan 50% dari kapasitas yang diperbolehkan. Jadi PTM itu sama sekali berbeda dengan pembelajaran tatap muka sebelum pandemi.

“Jadi kita harus mulai mempersiapkan diri dan belajar caranya dengan prokes ketat. Ini tentunya tidak memaksa orangtua yang tidak nyaman untuk anaknya tidak mau ke sekolah. Itu adalah hak orangtua mau memilih melakukan PTM terbatas atau masih tetap memilih belajar dari rumah,” ungkap Nadiem.

Tetapi sesuai dengan SKB 4 Menteri yang terakhir kebijakan pemerintah adalah untuk sekolah-sekolah di wilayah PPKM level 1-3 yang tenaga pengajarnya sudah divaksin lengkap, itu mereka wajib membuka opsi pembelajaran tatap muka. PTM digelar agar anak-anak yang paling membutuhkan yang sudah mengalami berbagai macam isu-isu kesehatan mental, kesepian, learning loss bisa segera diselamatkan dengan adanya sekolah tatap muka namun terbatas.

“Jadi itu adalah kisi-kisi kebijakan mengenai tatap muka untuk daerah-daerah yang akan pindah dari zona PPKM level 4 ke level 3 sudah harus mempersiapkan semuanya daftar periksa dan lainnya. Jadi kebijakan itulah yang harus diamati dan untuk orang tua harus siap-siap sekarang ini untuk bisa melaksanakan PTM terbatas meski itu adalah ujung-ujungnya hak mereka,” urainya.

Diakui ada perbedaan PTM sebelum dan saat pandemi terjadi, yakni sangat sulit beradaptasi baik murid-muridnya maupun orangtua dan gurunya untuk menjaga kesenangan, menjaga ketertarikan terhadap materi pembelajaran kalau hanya dilakukan secara daring (Zoom). Apalagi ditambah dengan daerah yang jaringannya tidak stabil atau bahkan tidak ada sama sekali.

Nadiem menilai dari sisi psikologis anak-anak sudah mulai banyak yang merasakan kesepian, depresi, frustrasi karena harus di rumah saja. Bila hal ini dilanjut terus bisa saja dampaknya permanen dan tidak bisa memberikan kesempatan luas dan makin banyak learning loss dan dampak psikologis yang bisa permanen resiko yang terlalu besar bagi peserta didik.

Langkah Kemdikbudristek
Kemdikbudristek pun selama ini sudah banyak membuat kebijakan dengan merelaksasi dana BOS dan dana PAUD, sehingga kepala sekolah punya diskresi maksimum untuk memudahkan segala kebutuhan untuk pandemi seperti untuk kebutuhan protokol kesehatan dan persiapan tatap muka. Jadi relaksasi dana tersebut untuk menjawab berbagai macam kebutuhan darurat di masa pandemi ini.

“Kita berikan kemerdekaan bagi kepala sekolah untuk menentukan, bahkan juga untuk mendukung guru-guru honorer dan dana BOS pun bisa dipergunakan untuk hal itu, karena kita bukan hanya dampak dari kesehatan, tetapi dampak ekonomi juga sangat terpukul,” jelasnya.

Kemdikbudristek juga mengeluarkan kurikulum darurat untuk mengurangi beban peserta didik. Kurikulum yang jauh lebih fokus kepada numerasi, literasi, dan pendidikan karakter, sehingga bebannya tidak terlalu besar bagi guru yang harus beradaptasi dengan metode baru dan juga murid yang harus belajar dari rumah saat ini.

Salah satu program terbesarnya adalah kuota data yang diberikan kepada siswa, mahasiswa, guru dan dosen dan dilanjutkan sampai akhir tahun ajaran ini. Begitu juga bantuan subsidi upah bagi semua guru-guru honorer yang telah diberikan di masa pandemi serta distribusi bantuan perilaku hidup bersih dan sehat, sanitasi sekolah, masker, hand sanitizer, dan lainnya.

“Kita juga meningkatkan sasaran bantuan TIK untuk beberapa sekolah yang telah diberikan laptop, proyektor, dan akses poin. Untuk mahasiswa kita salah satu program yang dilanjutkan hingga akhir tahun pembelajaran ini adalah bantuan UKT bagi mahasiswa yang secara ekonomi sangat terdampak,” urainya.

Jadi banyak berbagai macam bantuan yang diberikan. Hal ini di luar daripada menyelenggarakan platform-platform digital untuk mendukung guru seperti platform guru mengajar berbagi, layanan belajar dari rumah melalui kanal televisi, layanan belajar daring dengan nama rumah belajar dan berbagai bimtek yang dilakukan untuk meningkakan kemampuan guru-guru berproses transisi melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Omicron Akan Cepat Salip Delta Jadi Varian Dominan

Data terbaru Afsel memperlihatkan, Omicron tampaknya mampu mengatasi beberapa kekebalan. Varian ini dengan cepat akan menyalip Delta menjadi varian dominan.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Pakar: Vaksinasi Nasional Dulu Baru Booster

Cakupan vaksinasi nasional masih perlu ditingkatkan sebelum melakukan vaksinasi booster.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Cegah Omicron, Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri

Luhut Binsar Pandjaitan melarang pejabat negara untuk melakukan perjalanan ke luar negeri guna mencegah penularan varian Omicron.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Menkes: Lansia Perlu Dipaksa Divaksin Secepatnya

Menkes Budi Gunadi mengatakan upaya meningkatkan cakupan vaksinasi pada lansia perlu ada pemaksaan.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Ini Arahan Jokowi Hadapi Varian Omicron

Mensesneg Pratikno mengatakan, Presiden Jokowi telah memberi arahan kepada jajaran menteri untuk menghadapi varian baru Covid-19, Omicron

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Akses Pengobatan Diabetes Diperluas

Prevalensi diabetes melitus di Indonesia masih tinggi di tengah tantangan akses layanan kesehatan.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Vaksinolog: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Efektif

Vaksinolog Dirga Sakti Rambe menyebutkan semua jenis vaksin yang beredar di Indonesia aman dan efektif untuk digunakan.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

PDUI dan Le Minerale Terus Kampanyekan Pola Hidup Sehat

PDUI dan Le Minerale memperpanjang kemitraan strategis untuk mengampanyekan pola hidup sehat.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Kemenkes: Vaksin Booster Belum Diperlukan Saat Ini

Kemenkes mengatakan pemberian vaksinasi booster belum diperlukan saat ini di Indonesia.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Masyarakat Diminta Jangan Pilih-pilih Vaksin

Masyarakat diingatkan jangan pilih-pilih vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
Mau Reuni 212, 4 Pemuda Dibawa ke Mapolresta Tangsel 

Mau Reuni 212, 4 Pemuda Dibawa ke Mapolresta Tangsel 

MEGAPOLITAN | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings