Distribusi Vaksin Tak Merata, Herd Immunity Sulit Terealisasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Distribusi Vaksin Tak Merata, Herd Immunity Sulit Terealisasi

Kamis, 2 September 2021 | 17:14 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WM

Jakarta, Beritasatu.comDistribusi vaksin antardaerah yang belum merata dan pasokannya yang sering terhenti di dinas kesehatan (dinkes) provinsi bahkan menumpuk, menjadi tantangan pencapaian target kekebalan kelompok (herd immunity).

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Andree Surianta mengatakan, herd immunity sulit terwujud apabila kecepatan pendistribusian dan pemberian vaksin di setiap daerah berbeda terlalu jauh.

Ia mengakui, akselerasi vaksinasi masih terbentur oleh dua risiko. Pertama, disrupsi pasokan yang masih bergantung pada internasional sehingga baru bisa memenuhi kebutuhan di Indonesia pada 2021.

Kedua, risiko lainnya adalah jalur distribusi yang mana selama ini jalur impor dan kapasitas rantai dingin di setiap daerah yang belum merata, sehingga kecepatan vaksinasi antardaerah berbeda.

Dia menjelaskan, di Jakarta vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 115,97% dan untuk yang dosis kedua di angka 68,87%. Sedangkan, Lampung menjadi kota dengan distribusi yang paling lambat dengan penetrasi vaksinasi dosis pertama di 12,63% dan vaksinasi dosis kedua yang mencapai 7,8%.

“Ini ada gap yang cukup besar antardaerah dan ini berisiko memperpanjang pandemi Covid-19 karena kita masih harus berhadapan dengan varian yang lebih ganas dan fakta bahwa kekebalan imun masih bisa memudar,” katanya dalam webinar bertema "Bagaimana Sektor Swasta Dapat Mendukung Pemerintah Dalam Meningkatkan Akses Vaksin Covid-19 kepada Masyarakat?", Kamis (2/9/2021).

Berdasarkan riset Oxford, ambang batas ketahanan vaksin pada 90 hari setelah selesai 2 dosis efikasi Pfizer turun dari 85% ke 75% dan Astrazeneca turun dari 68% ke 61%.

“Jika ingin mencapai herd immunity seharusnya ambang batas kekebalan populasi harus merata. Sehingga perlu ada strategi yang tepat, bukan hanya cepat,” tuturnya.

Anggota Komisi IX DPR Nabil Haroen mengatakan, pasokan vaksin di beberapa daerah yang tidak merata disebabkan oleh pendistribusian yang sering kali mandek atau terhenti di dinkes provinsi.

"Distribusi yang tidak lancar itu memang betul ada, antara lain, di dinkes provinsi. Jadi ketika vaksin datang ke provinsi, parkir dulu di situ. Lalu selanjutnya didistribusikan lagi ke dinas kabupaten/kota dan ini tentunya butuh proses lagi," kata Nabil.

Ia mengatakan, banyak tenaga kesehatan (nakes) di dinkes kabupaten/kota mengeluhkan suplai vaksin yang tidak bisa langsung segera diterima oleh pihak mereka, karena pendistribusian memakan waktu yang cukup lama yakni sekitar tiga hari sampai satu minggu.

"Ini kami juga mendengar sebenarnya permohonan dari teman-teman dinkes kabupaten/kota, bagaimana suplai vaksin bisa langsung ke mereka. Jadi tidak melalui provinsinya, ini yang perlu kita pikirkan bersama-sama," ucap dia.

Ia mengungkapkan, dinkes di beberapa daerah seperti Dinkes Surakarta dan Boyolali mengalami kesulitan karena tanggal penerimaan vaksin berbeda dengan tanggal yang tertera di dalam surat tugas.

"Jangan sampai lama. Saya sudah menemukan contohnya di Dinkes Surakarta dan Boyolali itu mereka kesulitan. Padahal suratnya ada, penerimaannya tanggal sekian tapi sampai sekarang belum diterima. Meskipun vaksinasi rutinnya tetap dijalankan ya," kata Nabil.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Satgas Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Signifikan di 3 Provinsi

Satgas Covid-19 mengungkap penyebab meningkatnya kasus Covid-19 di tiga provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten dibandingkan dengan provinsi lainnya.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Cek Varian Omicron, Satgas: Pemeriksaan WGS Dilakukan Acak

Guna mendeteksi varian baru termasuk Omicron pada kasus Covid-19 dilakukan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) secara random.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Indonesia Kembali Terima Hampir 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Pemerintah Indonesia kembali menerima vaksin Covid-19 dengan jumlah hampir tiga juta dosis yang berasal dari donasi Pemerintah Jerman dan Swedia.

KESEHATAN | 26 November 2020

Kasus Covid-19 Melonjak, Forum Pemred Dorong Konferensi Pers Dilakukan Virtual

Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Forum Pemred mengimbau agar kegiatan konferensi pers dilakukan secara daring atau online.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Update Covid-19: Kasus Harian 9.905, Jakarta Sumbang 4.558 Kasus Baru

Hari ini Kementerian Kesehatan melaporkan penambahan 9.905 kasus baru Covid-19 dengan penambahan terbanyak dari DKI Jakarta yang mencapai 4.558 kasus baru

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap Capai 127.164.526 Suntikan

Untuk vaksinasi Covid-19 dosis lengkap telah mencapai 127.164.526 suntikan atau sebesar 61% dari target sasaran vaksinasi

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Ini Cara Mengakses Layanan Telemedisin Bagi Pasien Omicron

Pasien Covid-19 varian Omicron dapat memperoleh layanan telemedisin isolasi mandiri dengan prosedur berikut.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Update Covid-19: Naik 22%, Kasus Harian Dekati 10.000

Hari ini, Jumat (28/1/2022), kasus harian Covid-19 di Indonesia, naik 22% dari kemarin, Kamis (27/1/2022), menjadi 9.905 kasus

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Jokowi: Pemerintah Sudah Siap Hadapi Lonjakan Omicron

Jokowi mengatakan pemerintah sudah melakukan banyak persiapan untuk menghadapi lonjakan varian baru Covid-19, Omicron.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Omicron Meningkat, Presiden: Tetap Tenang, Tidak Panik

Jokowi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyusul kenaikan signifikan kasus Covid-19 varian Omicron di Tanah Air.

KESEHATAN | 28 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Relawan Sigap: Ganjar Layak Didukung Sebagai Calon Presiden

Relawan Sigap: Ganjar Layak Didukung Sebagai Calon Presiden

POLITIK | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings