Efektif untuk Pasien Kritis, Obat Covid-19 Berbasis Antibodi Sinopharm Jalani Uji Klinis
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Efektif untuk Pasien Kritis, Obat Covid-19 Berbasis Antibodi Sinopharm Jalani Uji Klinis

Minggu, 5 September 2021 | 16:29 WIB
Oleh : LES

Beijing, Beritasatu.com - Otoritas pengawasan obat-obatan makanan di Tiongkok menyetujui uji klinis satu jenis obat Covid-19 berbasis antibodi manusia yang dikembangkan oleh anak perusahaan Sinopharm, CNBG. Persetujuan tersebut telah didapatkan sejak 30 Agustus, demikian CNBG dikutip media Tiongkok, Minggu (5/9/2021).

Antibodi manusia atau human immuneglobulin dikembangkan dari plasma pasien Covid-19 yang sudah sembuh. Beberapa pakar kesehatan menyatakan bahwa obat tersebut efektif merawat pasien Covid-19 yang sedang kritis.

Obat yang baru mendapatkan persetujuan uji coba itu bisa menetralkan antibodi pada virus corona jenis baru, demikian disebutkan CNBG. CNBG memproduksi plasma yang berasal dari donasi para pasien sembuh sejak awal 2020 sehingga dipercaya efektif merawat pasien dalam kondisi parah.

Pakar kesehatan di Tiongkok mencoba menggunakan produk tersebut untuk merawat pasien.

Sayangnya, CNBG tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai tempat dan waktu uji klinis obat terbaru itu.

CNBG sebelumnya mengeklaim telah melakukan penyaringan secara ketat dalam memproses plasma yang disumbangkan oleh para penyintas.

Selain tes rutin, hampir 30 aspek tambahan juga akan diuji, termasuk beberapa bakteri pernapasan dan usus serta patogen untuk lima jenis penyakit menular seperti HIV, HBV, dan sifilis.

Perawatan inaktivasi virus (virus yang sudah dilemahkan) juga akan dilakukan untuk meningkatkan keamanan produk plasma.

CNBG butuh waktu setidaknya sepekan dari pengumpulan plasma hingga menyiapkan produk yang dapat digunakan pada pasien Covid-19.

Rata-rata satu penyintas dapat menyumbangkan 400 mililiter plasma untuk menyelamatkan dua atau tiga pasien dalam kondisi kritis.

Selain obat baru, CNBG juga telah memproduksi enam produk anti epidemi, termasuk dua vaksin yang efektif untuk melawan berbagi jenis mutasi virus dan obat-obatan Covid-19 lainnya berbasis antibodi monoklonal (kekebalan tubuh buatan) yang merupakan hasil kloning sel darah putih.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Terbaru, Indonesia Melarang WNA dari 11 Negara Ini

Peraturan terbaru pemerintah Indonesia melarang WNA dari 11 negara masuk ke Indonesia mencegah penularan variamn Umicron.

KESEHATAN | 28 November 2021

Banggai Raih Penghargaan atas Inovasi Pencegahan Stunting

Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menerima penghargaan atas inovasi pencegahan stunting (kekerdilan) dari BKKBN.

KESEHATAN | 28 November 2021

Para Epidemiolog Pantau Perkembangan Omicron

Para epidemiolog dari berbagai universitas diajak untuk memantau perkembangan varian Omicron (B.1.1.525) asal Afrika

KESEHATAN | 28 November 2021

Cegah Omicron, WNA Khusus Tidak Perlu Karantina

Satgas Covid-19 memberikan pengecualian untuk WNA khusus yang diperbolehkan masuk ke Indonesia di tengah antisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.

KESEHATAN | 28 November 2021

334.620 Vaksin Pfizer Langsung Dikirim ke 7 Dinkes Provinsi

Indonesia kembali kedatangan vaksin tahap ke-136 dan ke-137 guna memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 nasional.

KESEHATAN | 28 November 2021

Cegah Umicron, Karantina 14 Hari bagi WNI dari 10 Negara Ini

Pemerintah Indonesia memberlakukan karantina 14 hari kepada warga negara asing (WNA) yang berasal dari negara yang terkonfirmasi varian Umicron.

KESEHATAN | 28 November 2021

Menkes: Omicron Miliki 50 Mutasi

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, varian Omicron (B.1.1.529) memiliki 50 mutasi

KESEHATAN | 28 November 2021

Menkes Pastikan Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia

Budi Gunadi Sadikin memastikan, sampai saat ini pemerintah belum mendeteksi adanya kasus varian Omicron di Tanah Air

KESEHATAN | 28 November 2021

Pelancong dari Negara-negara Ini Dilarang Masuk Indonesia

Pemerintah melarang WNA yang sempat ke negara-negara ini dalam kurun waktu 14 hari terakhir untuk masuk ke Indonesia demi mencegah varian baru Covid-19 Omicron.

KESEHATAN | 28 November 2021

Antisipasi Omicron, Luhut: Lockdown Tak Selesaikan Masalah

Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, kebijakan lockdown tidak menyelesaikan masalah guna mengantisipasi masuknya varian Omicron ke Tanah Air

KESEHATAN | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Penghinaan Etnis


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Razia Vaksinasi Covid-19


# Omicron



TERKINI
Jadon Sancho Bawa MU Ungguli Chelsea

Jadon Sancho Bawa MU Ungguli Chelsea

BOLA | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings