Logo BeritaSatu

Menkes: Manfaat JKN Akan Difokuskan pada Penanganan Promotif dan Preventif

Kamis, 16 September 2021 | 15:40 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, untuk mengimbangkan belanja kesehatan yang saat ini mencapai Rp 490 triliun per tahun, pihaknya sedang merumuskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tambahan dengan fokus pada aspek promotif dan preventif.

Budi menuturkan, fokus pada tindakan promotif dan preventif karena pembiayaan lebih murah dan memberi kenyamanan pada masyarakat. Sementara saat ini anggaran belanja kesehatan dari Rp 490 triliun, sebanyak Rp 133 triliun fokus untuk perawatan di rumah sakit.

“Saat ini, kami bekerja sama dengan Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Keuangan untuk merapikan rencana strategis Kementerian Kesehatan terutama ini disebabkan dengan adanya pandemi memorakporandakan sistem kesehatan dan membuka banyaknya peluang untuk kita melakukan transformasi,” kata Budi pada rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Gedung DPR, Kamis (16/9/2021).

Adapun transformasi ini, lanjut Budi, dari sisi pelayanan primer dan dari sistem pembiayaan kesehatan untuk memastikan program JKN ke depannya fokus pada promotif dan preventif.

Selain itu, memastikan perumusan manfaat JKN secara sistematis bisa meningkatkan efektivitas. “Jadi tepat sasaran efisiensi dan juga rasa keadilan dan keberlanjutan dari mekanisme JKN ini,” kata Budi.

Adapun program promotif dan preventif yang dimaksud, yakni fokus peningkatan imunisasi dan proses skrining lebih dini. Misalnya untuk mencegah kanker atau jantung dengan skrining lebih dini tentu akan jauh lebih nyaman dan murah untuk masyarakat.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga mengusulkan agar sistem kapitasi di puskesmas nanti selain berbasis jumlah orang, juga berbasis aktivitas.

"Jadi makin banyak yang divaksin, semakin banyak dapatnya dia. Makin banyak dia mengunjungi ibu dan anak, makin banyak juga dia dapatnya. Makin banyak yang bersangkutan mengawasi pertumbuhan anak untuk stunting, makin banyak juga puskesmas itu akan dapat, sehingga benar-benar nanti arahnya ke aktivitas yang sifatnya promotif dan preventif," papar Budi.

Dengan begitu, lanjut Budi, ada perubahan konsep dasar keperawatan (KDK). Budi menyebutkan, pihaknya sudah melakukan penyusunan naskah akademik dan telah diserahkan kepada BPJS untuk tahap finalisasi.

Selain itu, pihaknya juga berdiskusi dengan organisasi profesi mengenai definisi KDK. Hal ini diharapkan akan tuntas tahun depan.

Adapun kerangka KDK disusun Kementerian Kesehatan memasuki beberapa manfaat tambahan seperti membuat mekanisme urun biaya atau benefit sharing agar bisa melibatkan pihak swasta.

“Jadi misalnya asuransinya di sini bisa di combine benefit-nya dengan asuransi-asuransi swasta supaya nanti secara keseluruhan kita melihat bebannya Rp 490 triliun itu, bisa terintegrasi mana yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan mana yang bisa ditanggung oleh asuransi swasta ya, sehingga bisa seimbang kita juga nanti akan mengatur mengurangi duplikasi,” paparnya.

Penguatan promotif dan preventif yang akan memasukkan KDK yaitu penyuluhan, pencegahan primer, dan pencegahan sekunder. Dalam hal ini, melakukan skrining sehingga mengetahui lebih awal dan biaya jauh lebih murah dan lebih nyaman.

Untuk mendukung promotif dan preventif ini, Budi menyebutkan, saat ini dengan adanya perkembangan teknologi, pihaknya juga memanfaatkan teknologi bidang kesehatan.

Saat ini untuk penanganan Covid-19 telah ada 11 layanan telemedicine serta bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memberi layanan di daerah menggunakan teknologi seperti telepon maupun WhatsApp, sehingga mengurangi pertemuan secara fisik dan untuk memperluas jangkauan meningkatkan pelayanan dan mengurangi biaya layanan kesehatan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ini Rekomendasi FSGI untuk Tuntaskan Polemik Tunjangan Guru

Polemik tunjangan guru di RUU Sisdiknas karena pemerintah tidak melakukan penghitungan secara terperinci terkait besaran anggaran APBN.

NEWS | 30 September 2022

Legislator Sarankan Pemerintah Menginisiasi Ulang Pokja RUU Sisdiknas

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda menyebutkan Kemendikbudristek sebaiknya menginisiasi ulang pembentukan pokja  RUU Sisdiknas.

NEWS | 30 September 2022

Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet Tidak Bertambah

Pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, tetap berjumlah 25 orang, atau tidak mengalami penambahan.

NEWS | 30 September 2022

Semester 1 2022, Mesir Sudah Dikunjungi 4,9 Juta Turis

Sekitar 4,9 juta turis mengunjungi Mesir dalam enam bulan pertama 2022, meningkat 85,4 persen dibandingkan 2,6 juta turis pada periode yang sama tahun 2021.

NEWS | 30 September 2022

PGRI Minta UU Guru dan Dosen Dicabut dari RUU Sisdiknas

PGRI menyarankan pemerintah untuk mencabut UU Guru dan Dosen dari Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas)

NEWS | 30 September 2022

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober: Bangkit Bergerak Bersama Pancasila

"Bangkit Bergerak Bersama Pancasila", menjadi tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila, yang diperingati pada 1 Oktober.  

NEWS | 30 September 2022

PGRI Ungkap 3 Penyebab Polemik RUU Sisdiknas

RUU Sisdiknas yang disusun oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi polemik

NEWS | 30 September 2022

PDIP: Integrasi Transportasi Publik Era Anies Berhasil

PDIP menyatakan, program integrasi transportasi publik pada era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berhasil.

NEWS | 30 September 2022

Jumat, 3 Wilayah di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jakarta pada hari ini akan diwarnai hujan yang turun hujan ringan hingga sedang

NEWS | 30 September 2022

Pembangunan Permukiman di Pulau G Masih Pengarahan

Kawasan reklamasi pulau G diarahkan untuk kawasan permukiman baru sebatas pengarahan dan belum terwujud

NEWS | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Rekomendasi FSGI untuk Tuntaskan Polemik Tunjangan Guru

Ini Rekomendasi FSGI untuk Tuntaskan Polemik Tunjangan Guru

NEWS | 32 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings